Denpasar, baliwakenews.com
Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry, Rabu 19 Januari 2022, memimpin rapat Banggar dengan TAPD Provinsi Bali. Rapat membahas tahap awal persiapan penyusunan RAPBD 2023. Hadir pula dalam rapat tersebut anggota yaitu Dewa Jack, Kd Setiawan, Kresna Budi, Rawan Atmaja, Budastra, Budi Utama dan Md Darmini. Dari TAPD dipimpin oleh Sekda bersama BPKAD, BAPPEDA, BAPEMDA dan ITWILPROV.
Dalam rapat berkembang berbagai masukan. Selain itu Sekda menginformasikan bahwa tahun anggaran 2023 banyak kewajiban- kewajiban yang harus disiapkan seperti anggaran pemilu (KPUD, Bawaslu dan keamanan), kewajiban pembayaran cicilan pinjaman daerah, kewajiban penyediaan modal penyertaan untuk BPD Bali dan lain-lain. “Disisi lain, tingkat pertumbuhan ekonomi, walaupun sudah trend positif tetapi masih di bawah rata-rata nasional, ” ucap Sekda Dewa Indra.
Namun demikian respon banggar tetap optimis dan mengapresiasi capaian- capaian pihak eksekutif. Berkembang juga masukan terkait usulan untuk beri perhatian dalam bentuk insentif kepada perangkat desa. Terkait dengan hal tersebut, pimpinan rapat meminta agar di berikan perhatian melalui kajian yang konfrehensif terkait pengertian perangkat desa.
“Sifatnya adalah insentif yang sudah besarnya sangat tergantung dari kemampuan anggaran daerah, dan hal ini di bahas secara detail pada rapat pembahasan selanjutnya. Kami bersyukur selama ini, pembahasan APBD di Provinsi Bali berjalan dengan kondusif dan diputuskan dengan tepat waktu, karena mekanisme komunikasi dan pembahasan dilaksanakan transparan dan mengikuti mekanisme dan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Kami berharap pembahasan RAPBD 2023 juga berjalan spt itu, ” ucap Sugawa Korry. *BWN-03

































