Denpasar, Baliwakenews.com
Universitas Warmadewa (Unwar) memasuki usia ke-42 dengan sederet capaian di bidang akademik, riset, kerja sama hingga pengembangan kampus berkelanjutan. Momentum tersebut dirayakan dalam Puncak Dies Natalis ke-42 Unwar di Auditorium Widya Sabha Uttama, Kamis (17/9/2026).
Peringatan Dies Natalis ke-42 tidak sekadar menjadi ajang perayaan. Momentum tersebut dimanfaatkan Unwar untuk merefleksikan perjalanan 42 tahun sekaligus memperkuat komitmen menuju perguruan tinggi yang bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing global.
Rangkaian acara diawali pemotongan tumpeng dan kue oleh Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., bersama jajaran wakil rektor.
Salah satu sorotan utama dalam perayaan tersebut adalah sederet penghargaan yang diterima Unwar. Di antaranya Anugerah Diktisaintek LLDIKTI Wilayah VIII 2026 untuk kategori Universitas Terproduktif Bidang STEM, Anugerah Humas Diktisaintek 2026, serta Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026.
Tiga dosen Unwar juga meraih prestasi dan rekomendasi sebagai ilmuwan yang mewakili LLDIKTI Wilayah VIII. Mereka adalah Dr. dr. Pande Ayu Naya Kasih Permatananda, M.Biomed. sebagai Ilmuwan Muda Bidang STEM, Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si. sebagai Ilmuwan Senior Bidang STEM, dan Prof. Dr. I Wayan Budiarta, S.S., M.Hum. sebagai Ilmuwan Senior Bidang Sosial Humaniora.
Capaian akademik Unwar juga ditandai dengan lahirnya guru besar baru di bidang penyakit dalam-tropik infeksi. Guru besar tersebut adalah Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian, Prof. Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI.
Selain itu, sebanyak 10 dosen Unwar berhasil meningkatkan jabatan akademiknya menjadi Lektor Kepala.
Di bidang kekayaan intelektual, Unwar mencatat tiga Paten Sederhana Granted. Tiga dosen Unwar juga berhasil lolos dalam Anugerah Saintek Ilmuwan bidang STEM serta Sosial Humaniora.
Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Unwar menjadi PTS terproduktif bidang STEM di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII untuk maju ke tingkat nasional.
Rektor Unwar Prof. Pandit mengatakan usia 42 tahun merupakan fase yang cukup matang bagi perguruan tinggi untuk semakin memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dan dukungan Yayasan Shri Kesari Warmadewa.
“Terima kasih sebesar-besarnya bagi seluruh sivitas akademika atas capaian Warmadewa di usia yang ke-42 tahun. Semoga capaian ini mendorong semangat untuk mencapai visi Warmadewa bermutu, berwawasan ekowisata dan berdaya saing global,” ujar Prof. Pandit.
Selain prestasi akademik, isu keberlanjutan menjadi salah satu perhatian utama Unwar. Kampus ini mulai masuk dalam pemeringkatan UI GreenMetric, yang menilai berbagai aspek keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Prof. Pandit menyebut keikutsertaan tersebut sebagai capaian penting bagi Unwar dalam membangun ekosistem kampus hijau dan berkelanjutan.
“Ini merupakan sebuah capaian yang luar biasa karena UI GreenMetric merupakan pemeringkatan dunia. Saat ini Unwar di Indonesia terafiliasi sebagai 215 perguruan tinggi di Indonesia yang sudah menyubmit berbagai dokumen yang bersifat hijau dan sustainable,” katanya.
Ia menegaskan capaian tersebut tidak akan berhenti pada pemeringkatan. Unwar akan menjadikannya pijakan untuk memperkuat berbagai program kampus hijau dan pembangunan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Perayaan Dies Natalis ke-42 juga diramaikan dengan penganugerahan Warmadewa Award. Penghargaan diberikan kepada fakultas, program studi, dosen, mahasiswa, serta pemenang berbagai perlombaan dalam rangkaian Dies Natalis.
Untuk kategori perorangan, penghargaan antara lain diberikan kepada dosen berprestasi dalam Anugerah Saintek 2026, dosen dengan artikel penelitian Scopus terbanyak di tingkat universitas maupun fakultas, dosen dengan skor Sinta tertinggi, penerima hibah penelitian eksternal nasional, penerima paten, dosen pembimbing kompetisi mahasiswa tingkat internasional terbanyak, serta tenaga kependidikan berprestasi.
Sementara kategori fakultas mencakup sejumlah capaian, mulai dari pengelolaan laporan kerja sama internal terbaik, kerja sama internasional paling berdampak, kerja sama industri paling berdampak, kerja sama dengan pemerintah/LSM paling berdampak, faculty mobility terbaik, mahasiswa internasional full time terbanyak, pengelolaan pangkalan data terbaik, fakultas berdampak dengan pengakuan desa binaan, hingga fakultas dengan prestasi mahasiswa terbanyak.
Dalam W-Elite, Juara Umum I diraih Fakultas Hukum, Juara Umum II FISIP, dan Juara Umum III Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Sedangkan juara umum lomba-lomba rangkaian Dies Natalis Unwar diraih Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan sebagai Juara Umum I, Kantor Pusat sebagai Juara Umum II, dan Fakultas Sastra sebagai Juara Umum III.
Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan usia 42 tahun menjadi momentum bagi Unwar untuk semakin mandiri dan mapan sekaligus meningkatkan kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia mengajak sivitas akademika memaknai Dies Natalis melalui tiga pendekatan, yakni introspeksi, retrospeksi, dan prospeksi.
Introspeksi dilakukan dengan mengevaluasi apa yang telah dikerjakan, hal-hal yang masih perlu dibenahi, serta aspek yang harus ditingkatkan. Retrospeksi dilakukan dengan melihat capaian yang telah diraih dan pekerjaan yang akan dilakukan bersama.
Sedangkan prospeksi diarahkan pada upaya menatap masa depan Unwar yang lebih cerah.
“Dan prospeksi diri yakni menatap masa depan yang lebih gemilang, yang lebih cerah,” katanya.
Prof. Wisnumurti menilai dinamika perguruan tinggi bergerak sangat cepat sehingga Unwar harus mampu mengikuti berbagai perkembangan. Prestasi akademik dan nonakademik yang diraih dosen maupun mahasiswa, menurutnya, menjadi kado istimewa pada Dies Natalis ke-42.
“Hari ini kita melahirkan satu profesor baru di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Ini sebagai penanda bahwa proses itu tidak akan pernah mengingkari hasil dan hasil akan selalu relate dengan proses yang kita lakukan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh sivitas akademika menjaga kebersamaan dan harmonisasi agar Unwar dapat terus berkembang.
“Selamat Dies Natalis, sukses selalu. Mari kita jaga harmonisasi bersama-sama,” pungkasnya. BWN-03

































