Rencana Insentif Bankamda, DPRD Badung Dorong Penyusunan Perda

Iklan Home Page

Mangupura, Baliwakenews.com


Rencana Bupati Badung untuk memberikan insentif kepada Bantuan Keamanan Desa Adat (Bankamda) yang membantu pengawasan di wilayah pariwisata kini ditanggapi DPRD Badung. Bahkan Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Wijaya pun mendukung upaya tersebut. Namun dalam pelaksanananya politisi asal Tanjung Benoa ini mendorong pembuatan Peraturan Daerah (Perda), agar lebih terarah.


Wijaya mengatakan, untuk menjalankan kebijakan tersebut diperlukan sebuah acuan yang jelas. Untuknitu, dirinya mendorong untuk membuat panitia khusus (Pansus) untuk menyusun Ranperda pemberian insentif kepada Bankamda, yang nantinya dapat menjadi Perda. “Kita buatkan Perda-nya bersama pemerintah, dan sebelumnya konsultasikan dengan Majelis Desa Adat (MDA). Karena kita bicara di Bali,” ujar politisi yang akrab disapa Yonda, Senin (21/9).

Baca Juga:  Jambret Sasar Turis Asing Diciduk


Pihaknya menyebutkan, pemberian insentif ini pun penting bagi petugas yang membantu pemerintah dalam menjaga keamanan wilayah. Tentunya ia menilai hal ini dapat diterapkan didahului di daerah wisata.


“Kalau bisa kan di daerah-daerah wisata dulu kita buat konsepnya. Kalau semuanya, saya rasa akan panjang, ya. Fungsinya kan berbeda,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tanjakan Goa Gong Lincin Karena Tumpahan BBM, Beberapa Pemotor Tergelincir


Namun Yonda menyampaiakan, insentif yang diberikan tidak dilihat besar nilainya. Terpenting adalah, terutama kembali kepada pengamanan, mulai dari Pecalang, Linmas, maupun Bankamda dilakukan secara terpadu. “Pemerintah membuat regulasi mengatur bagaimana insentif yang cocok untuk diberikan, itu saja. Walaupun tidak banyak, yang penting ada sentuhan,” jelasnya.


Politisi Partai Gerindra ini pun menerangkan, menjaga keamanan wilayah pariwisata pun sangat penting. Terlebih belakangan ini banyak tindak kriminalitas yang muncul di wilayah pariwisata, bahkan ada juga kasus yang pelakunya warga Bali sendiri.

Baca Juga:  ST Taman Swastika Bagikan “Face Shield” di Pasar Desa Adat Mengwi


“Orang Bali kok bisa begini? Nyoman ya mencopet, Made, I Wayan, Ketut, kan gitu. Kan jangan-jangan Ngurah besok yang, Gusti Ngurah gitu merampok di vila? Aduh, rusak,” pungkasnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR