Mangupura, Baliwakenews.com
Pengundian nomor urut calon perbekel menjadi salah satu tahapan penting menjelang Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di Kabupaten Badung. Di Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, kontestasi dipastikan diikuti dua kandidat, yakni I Ketut Tirtayasa dan I Wayan Karmita.
Dalam pengundian yang berlangsung Rabu (4/11), I Ketut Tirtayasa memperoleh nomor urut 1, sedangkan I Wayan Karmita mendapatkan nomor urut 2. Hasil pengundian tersebut sekaligus menandai semakin dekatnya tahapan persaingan kedua calon untuk memperebutkan kepercayaan masyarakat Sobangan.
Suasana pengundian di Desa Sobangan berlangsung semarak. Tirtayasa hadir dengan iringan tiga baleganjur yang turut menarik perhatian. Sejumlah tokoh masyarakat dan ratusan pendukung juga tampak mengiringi kehadirannya. Sementara itu, kandidat lainnya, I Wayan Karmita, juga hadir didampingi sejumlah pendukung.
Usai pengundian, Tirtayasa menyambut perolehan nomor urut 1 dengan penuh rasa syukur. Baginya, angka tersebut bukan sekadar identitas dalam kontestasi Pilkel, melainkan memiliki makna persatuan dan harapan baru bagi kemajuan desa.
“Bagi kami dan para pendukung, angka satu melambangkan simbol persatuan dan awal baru untuk kemajuan desa,” ungkapnya.
Tirtayasa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari prajuru adat, tokoh masyarakat hingga para seniman sekaa gong. Menurutnya, kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam tahapan pengundian mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap adat dan budaya di Desa Sobangan.
“Perolehan nomor urut 1 ini adalah amanah dan simbol persatuan bagi kita semua di Desa Sobangan. Kehadiran para prajuru adat, tokoh masyarakat, serta iringan tiga baleganjur hari ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kecintaan pada adat budaya masih sangat kuat. Mari kita sukseskan Pilkel Sobangan ini dengan aman, damai, dan bermartabat,” ujarnya.
Dengan telah ditetapkannya nomor urut, tahapan selanjutnya akan diisi dengan penyampaian visi, misi, serta program kerja masing-masing calon. Masyarakat diharapkan dapat mencermati gagasan dan program yang ditawarkan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pemimpin desa ke depan.
Selain Desa Sobangan, Pilkel Serentak di Kabupaten Badung juga akan digelar di Desa Munggu dan Desa Baha. Pelaksanaan seluruh tahapan diharapkan berlangsung kondusif dengan tetap mengedepankan demokrasi, persaudaraan, dan keharmonisan masyarakat desa. BWN-05































