Kereneng, baliwakenews.com
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra sudah bergabung sejak musim 2018/2019. Dua gelar Liga 1 telah ia berikan untuk Serdadu Tridatu. Namun kini, dirinya diguncang rumor jika jasanya tak akan digunakan oleh Bali United musim depan.
Pelatih asal Brasil ini ditenggarai gagal membawa Serdadu Tridatu menjadi juara di dua musim terakhir. Namun, tak ada salahnya membahas statistik Teco Cugurra selama 6 tahun di Serdadu Tridatu.
Sejak didatangkan musim 2018/2019, pelatih yang karib disapa Teco ini sempat membawa Bali United berjaya di dua musim.
Stefano Cugurra telah menjalani sebanyak 162 match bersama Bali United baik di kompetisi domestik, level ASEAN, maupun Asia (Liga Champions Asia). Sayangnya, Bali United hanya jago ‘kandang’ alias Singa yang mengamuk di kompetisi dalam negeri saja.
Sementara di kancah internasional, Serdadu Tridatu hanya jadi kucing manis yang menjadi bahan ‘mainan’ klub seperti Australia, Taiwan, Malaysia, dan Vietnam.
Selama ratusan laga itu, Bali United dibawanya meraih 88 kali kemenangan, 33 hasil imbang, dan 41 kali kekalahan.
Di dua musim terakhir, Stefano Cugurra kerap mendapat cibiran dari Semeton Dewata karena gaya permainan yang monoton. Hanya mengandalkan serangan cepat yang berpusat di sisi sayap. Selain itu, mantan pelatih Persija ini juga kerap mendapat teguran dari fans karena lebih sering mengandalkan pemain tua atau berumur. BWN-06
































