Denpasar, baliwakenews.com
Sebanyak 159 Pekerja Migran Indonesia yang tiba di Bali pada Senin (4/5) di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan. Penerimaan para PMI ini diawali uji swab. Perlakuan ini berbeda dengan PMI yang datang sebelumnya, yang menjalani rapid tes.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menerangkan bahwa kedatangan PMI bersama Kapal Pesiar Quantum Of The Seas ini diatensi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional. Termasuk protokol penerimaan PMI di Bali.
“Itu keputusan Gugus Tugas Nasional. Tiga pelabuhan yang digunakan untuk menurunkan ABK (Anak Buah Kapal) ini yaitu di Batam, Tanjung Priok, dan Benoa. Yang Benoa ini, sebagian besar orang Bali. Kalau tidak salah, 120 orang Bali. Kalau sudah keputusan Gugus Tugas (nasional) dan Pemerintah Pusat, pasti kita laksanakan,” terangnya dalam keterangan pers, Senin (4/5) di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Dangin Puri, Denpasar.
Kata dia, kapal yang membawa PMI akan datang lagi. Menurut data Gugus Nasional, kata Koster, akan ada 17 kapal pesiar yang akan tiba ke Indonesia. Apabila kapal itu mengangkut orang Bali, maka akan berlabuh di Benoa.
Seluruh kedatangan kapal pesiar ini akan atensi Gugus Tugas Nasional, termasuk menyiapkan tempat karantina. “Itu (swab) termasuk dilakukan oleh Gugus Tugas nasional. Lebih akurat, bukan lagi rapid, langsung swab. Sekarang dikarantina. Nanti sudah negatif hasil swab-nya, aman sudah,” ujarnya.
Mengenai potensi PMI asal Bali, Koster menerangkan bahwa terdapat 15.400. Sudah pulang 9.000, terhitung sejak 22 Maret hingga April. Sebelumnya, juga ada PMI yang pulang secara mandiri, sekitar 3.000 PMI.
“Jadi kira-kira 12.000 sudah pulang orang Bali-nya. Jadi kalau kita pakai patokan itu, mungkin masih ada sekitar 3.000 an. Tapi saya yakin tidak semua balik, karena kapal itu butuh tenaga merawat kapalnya. Pasti sekian persen (tenaga) dipertahankan,” pungkasnya.
Sementara, di sela menerima kedatangan PMI, Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, berharap agar semua hasil dari uji swab negatif, agar para PMI ini bisa langsung kembali ke rumah masing-masing.
“Sebenarnya ada Dua titik penurunan, setelah di Bali kapal ini akan menuju Jakarta untuk menurunkan sisanya sekitar 104 orang lagi,” ujarnya. Kata dia, PMI yang datang terdiri dari 120 orang asal Bali, 27 orang asal Jawa Timur dan 12 orang berasal dari NTB.
Sambil menunggu hasil dari uji PCR, seluruh PMI ini akan diinapkan di hotel Inna Kuta. Jika nanti hasil uji PCR nya ini negatif, tentu akan diijinkan pulang. Jika nanti ada yang hasilnya positif, maka harus dilanjutkan denga perawatan. Entah dikarantina ditempat yang dikelola oleh Pemprov Bali atau di rumah sakit rujukan, bergantung kondisinya sesuai dengan protokol. BW-06

































