Mangupura, Baliwakenews.com
Penemuan jasad seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial YR (24) di Villa Jalak Bali, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Sabtu (29/8) malam, mendadak gempar. Korban ditemukan tewas terlentang dalam kondisi tubuh sudah kaku dan mulut bercampur serbuk putih serta darah.
Kejanggalan makin mencuat setelah Satresnarkoba Polres Badung menggeledah kamar korban yang berantakan. Di dalam dua koper milik korban, petugas menemukan puluhan paket serbuk putih misterius beserta seperangkat alat yang mengarah pada aktivitas pengolahan atau pengemasan bahan tertentu.
“Petugas menemukan total 50 bungkus plastik berisi serbuk putih di dalam dua koper korban. Jenis dan kandungannya masih menunggu pemeriksaan laboratorium forensik,” ungkap Ps Sihumas Polsek Kuta Utara, Aiptu Wayan Seloka, Minggu (30/8).
“Petugas menemukan total 50 bungkus plastik berisi serbuk putih di dalam dua koper korban. Jenis dan kandungannya masih menunggu pemeriksaan laboratorium forensik,” ungkap Ps Sihumas Polsek Kuta Utara, Aiptu Wayan Seloka, Minggu (30/8).
Selain paket serbuk misterius, polisi menyita sejumlah barang bukti mengejutkan dari TKP, blender merek Klaz, timbangan elektrik, mesin press hidrolik dan mesin vakum plastik. Termasuk dua kunci Inggris, dua set kunci L, saringan tepung, serta 18 botol suplemen NOW Inositol 500 mg.
Kronologi penemuan berawal dari kecurigaan pengelola villa karena korban tidak kunjung keluar kamar sejak pagi hari. Korban terakhir kali terlihat beraktivitas sekitar pukul 03.00 WITA. Karena pesan singkat tak berbalas dan pintu tidak direspons hingga pukul 20.00 WITA, petugas keamanan bersama Pecalang setempat akhirnya membuka pintu menggunakan kunci duplikat.
Saat pintu terbuka, YR ditemukan sudah tidak bernyawa di atas kasur mengenakan kaus dan celana pendek hitam. Dari hasil pemeriksaan medis awal dokter Puskesmas Kuta Utara, perkiraan waktu kematian korban lebih dari lima jam sebelum ditemukan. Meski ditemukan lebam mayat dan cairan dari mulut serta organ vital, tim identifikasi menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik luar pada tubuh korban.
Jenazah YR saat ini telah dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar. Polisi masih menunggu hasil otopsi dan uji laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta asal-usul 50 paket serbuk putih tersebut. BWN-01

































