Warga Bongkar dan Kembalikan Paving Bantuan, Merasa Tak Tenang Karena Kerap Diungkit-Ungkit

Iklan Home Page

Pecatu, baliwakenews.com

Salah seorang warga Pecatu, Jro Mangku Made Suwana yang tinggal di Banjar Kauh membongkar dan mengembalikan paving bantuan di depan rumahnya di kawasan Cengiling. Dia bersama adik-adiknya sepakat untuk mengembalikan bantuan tersebut karena kerap ada yang menyinggungnya. Paving yang sudah terpasangpun dibongkar kembali dan selanjutnya dikembalikan melalui pihak Desa Pecatu. Pengembalian melalui pihak Desa karena diyakini Desa mengetahui dari mana datangnya bantuan tersebut. Sedangkan pihaknya mengaku tidak mengetahui pasti pemberi bantuan tersebut.

Didampingi dua adiknya Selasa (10/8) seusai melakukan pembongkaran paving tersebut mengungkapkan kalau keluarganya sudah sepakat mengembalikan bantuan tersebut agar tidak ada permasalahan di kemudian hari. Dia menceritakan keputusan mengembalikan bantuan tersebut ketika mendapat informasi di sebuah grup Whatsup kalau ada yang menyinggung tentang bantuan paving ke lebuh atau depan rumahnya tersebut. Informasi dari salah seorang sepupunya tersebut didapatnya seusai ada pemilihan kelian tempekan Sami Kembar. Diapun berinisiatif untuk mengajak membicarakan permasalahan tersebut dalam pertemuan tempekan. Namun ketika itu tidak ada yang mengungkapkan terkait pernyataan tersebut. Bahkan setelah ditunggu sekian lama tetap tidak ada yang mengklarifikasi. Malahan ternyata wacana menyinggung bantuan tersebut kembali muncul H-3 menjelang dilakukannya paruman ngadegang Bendesa Adat Pecatu. Meski demikian dia menegaskan kalau keputusan yang dia ambil sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan kegiatan Ngadegang bendesa adat tersebut.

Baca Juga:  Rapat Persiapan HUT Mangupura Ke-15 dan Mangupura Award

Namun karena terus ada yang mengungkit dan membuat dirinya sekeluarga merasa tidak tenang sehingga bersama dua adiknya berkomitmen untuk mengembalikan bantuan tersebut. “Ini murni inisiatif saya sendiri bersama adik-adik saya, karena tidak ingin nanti bantuan ini terus menjadi pembicaraan sampai anak cucu kami,” tegasnya.

Dia sendiri mengaku tidak tahu pihak yang memberikan bantuan tersebut. Karena orang yang mencarikan bantuan paving tersebut tidak datang ketika dilakukan pembongkaran. Selain itu ditegaskannya, pihaknya tidak pernah meminta agar jalan di depan rumahnya dipaving. Sebab sebelumnya di bawah paving tersebut sudah diaspal. Pihaknya berinisiatif mengembalikan ke desa karena meyakini desa pasti mengetahui darimana datangnya bantuan tersebut. Dia juga mengungkapkan dengan dikembalikannya bantuan tersebut dalam kondisi bagus, tentu mungkin nantinya bisa disalurkan ke warga lainnya. “Bagi saya kalau badan disakiti masih bisa tahan, tapi kalau hati saya yang disakiti saya tidak bisa diam. Makanya saya putuskan mengembalikan bantuan ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Badung Apresiasi Sinergi KPK RI dan Pemkab Badung dalam Sosialisasi Penguatan Integritas dan Antikorupsi

Karenanya agar tidak rusak, pihaknya mencari buruh untuk membongkar kembali paving tersebut sehingga bisa dikembalikan dalam kondisi baik. Adapun luas paving yang dibongkar dari pengukuran yang dilakukan Panjangnya 126 meter dengan lebar lebar, 70,2 meter. “Saya sudah sempat telpon Pak Perbekel katanya masih sibuk ada penyerahan BLT di kantor desa,” akunya.

Jro Mangku Made Suwana juga berharap ke depannya siapapun itu baik dari legelatif maupun prajuru desa dan lainnya, jikalau ada memberikan bantuan agar janganlah itu diungkit kembali.  “Saya awam soal politik, KTA parpol juga tidak punya. Kalau yang patut didukung sesuai hati nurani pasti kami dukung. Kalau membantu ya iklaslah. Biarkan membantu orang secara tulus iklas kan karmanya yang kita cari,” harapnya.

Baca Juga:  Nekat Bekendara di Pesisir Pantai Kuta, Dua Remaja Diusir Warga

Pengembalian paving bantuan tersebut juga disertai surat penyerahan yang ditandatangani Jro  Mangku Juwana sendiri bersama dua adiknya Nyoman Suwalin dan Ketut Subrata. Surat tersebut juga ditembuskan ke Jro Bendesa Adat Pecatu, Perbekel Desa Pecatu, Ketua LPM Pecatu, Ketua Pecalang serta Ketua Linmas. Sementara itu Perbekel Pecatu, I Made Karyana Yadnya belum bisa diminta tanggapannya terkait persoalan tersebut. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR