Tidur Sendiri di Kos, Mahasiswi Dibekap Perampok di Denpasar

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Seorang mahasiswi yang kos di Jalan Tukad Pancoran IV Blok A 1, Nomor 6, Banjar Bekul, Panjer, Denpasar Selatan, Bali, menjadi korban perampokan. Korban berinisial NK (22) dibekap oleh pelaku.

Akhirnya pelaku bernama Carles Rangga Mone (29) ditangkap di bedeng proyek tak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku sempat diamuk masa. “Pelaku ditangkap usai mencuri. Dia diteriaki maling oleh korban,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Ida Ayu Made Kalpika Sari, Jumat (2/2).

Baca Juga:  Awal Tahun 2025, Polres Buleleng Bongkar Sindikat Narkoba

Kasus perampokan itu terjadi pada Minggu (28/1) sekitar pukul 05.00. Awalnya tersangka masuk ke halaman kos korban dengan memanjat tembok. Kemudian masuk ke kamar melalui jendela.

Mulanya korban mengira bayangan tersebut adalah kakak kandungnya yang sedang mengambil laptop. Saat dia memanggil nama kakaknya, ternyata orang itu diam. Korban lantas bangun, dan tersangka langsung membekap mulut korban. “Saat itu tersangka mengambil laptop dan handphone korban,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sukseskan Program Pelestarian dan Revitalisasi Bahasa Daerah, Gubernur Bali Raih Penghargaan

Korban lantas meronta-ronta melakukan perlawanan. Saat bekapan tangan tersangka terlepas, korban berteriak histeris. “Teriakan korban membuat pelaku ketakutan dan melarikan diri,” ucapnya.

Carles kemudian kabur melalui jendela kamar, lalu memanjat tembok rumah yang langsung tembus ke lokasi proyek bangunan. “Warga yang mendengar teriakan korban melalukan pengejaran dan tersangka ditangkap saat bersembunyi di bedeng. Tersangka lantas diserahkan ke Polsek Densel,” tegas Kalpika. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR