Mangupura, baliwakenews.com
Penataan pedestrian di Jalan Pantai Kuta, Badung, tidak hanya berfokus pada pemasangan batu andesit sebagai material trotoar. Kawasan wisata andalan Bali tersebut juga disiapkan menjadi lebih hijau dan nyaman melalui penanaman pohon flamboyan, pemasangan lampu penerangan, hingga penyediaan bangku bagi pejalan kaki.
Proyek penataan sepanjang sekitar 1,3 kilometer, mulai dari kawasan Bali Anggrek hingga Hard Rock, terus dikebut. Hingga periode 22–31 Oktober 2026, progres pengerjaan telah mencapai 46,177 persen atau lebih cepat 8,066 persen dibandingkan dengan rencana.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, mengatakan sejumlah pekerjaan menunjukkan perkembangan positif. Pemasangan batu andesit sebagai material utama pedestrian bahkan telah menjangkau kawasan di depan Hard Rock.
“Progres terkini positif 8,066 persen dari progres minggu ke-20. Totalnya sudah 46,177 persen,” ujar Teddy, Senin (2/11/2026).
Selain pengerjaan trotoar, penataan taman juga mulai dipersiapkan. Menurut Teddy, saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melakukan penghijauan karena masih memasuki musim hujan. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan tanaman yang akan ditanam di sepanjang pedestrian.
“Karena kesiapan taman sudah siap untuk dilakukan penanaman. Mumpung masih musim hujan, untuk penghijauan supaya nampak hijau juga,” katanya.
Pohon flamboyan direncanakan ditanam di sisi timur jalan sepanjang pedestrian. Kawasan tersebut nantinya juga dilengkapi lampu penerangan jalan dan bangku-bangku untuk menunjang kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang berjalan kaki.
Meski demikian, pelaksanaan proyek masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya berkaitan dengan pemindahan tiang beton dan kabel milik PT PLN yang hingga kini masih berproses.
“Namun, ada beberapa hambatan yang masih ditemui di lapangan, yaitu dari PLN masih berprogres untuk pemindahan tiang-tiang beton serta kabel-kabel yang harus dipindahkan sehingga tidak mengganggu pedestrian,” jelasnya.
Teddy menambahkan, pekerjaan pengaspalan jalan juga dilakukan dengan menyesuaikan kesiapan penataan taman. Sementara itu, jaringan kabel PLN dan penyedia layanan (provider) direncanakan ditata melalui saluran khusus berupa u-ditch yang terpisah agar tidak mengganggu konstruksi maupun fungsi pedestrian.
Progres pengerjaan saat ini meningkat dibandingkan dengan September 2026, ketika realisasi proyek masih berada di angka 30 persen. Penataan tahap pertama ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Pembenahan pedestrian Kuta juga akan dilanjutkan pada 2027. Tahap berikutnya mencakup ruas dari kawasan Hard Rock menuju Pullman dengan anggaran yang disiapkan sekitar Rp25 miliar.
Melalui penataan secara bertahap tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kawasan Pantai Kuta memiliki fasilitas pedestrian yang lebih tertata, hijau, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. Penataan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kawasan wisata sekaligus mendukung kenyamanan pejalan kaki. BWN-04
































