Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari KemenPAN-RB

0
Bupati Adi Arnawa saat menerima penghargaan yang diraih 3 OPD di Pemkab Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari KemenPAN-RB, Rabu (18/2).

Mangupura, baliwakenews.com

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang telah menetapkan tiga Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.

Bupati Adi Arnawa saat menerima penghargaan dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Camat Kuta Selatan, dan Kepala UPTD Puskesmas Abiansemal III di Kantor Bupati Badung, Rabu (18/2) mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Badung.

“Tentu ini akan menjadi cambuk bagi kami di Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus berinovasi dan mengasah diri, serta senantiasa berbenah dalam memberikan layanan terbaik kepada krama Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada jajaran pimpinan perangkat daerah yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi sehingga mampu mengantarkan instansinya meraih predikat WBBM dari KemenPAN-RB. Menurutnya, pencapaian tersebut bukanlah hal yang mudah, melainkan hasil kerja keras, konsistensi, dan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh Kepala OPD di Badung beserta jajaran untuk terus bertumbuh dengan berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh stakeholder, dan yang tak kalah penting kepada krama Badung,” tegas Adi Arnawa.

Penghargaan WBBM ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus meningkatkan reformasi birokrasi, memperkuat integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan responsif.BWN-HB

DJP Keluarkan Peringatan Resmi: Modus Penipuan Pajak via WhatsApp dan Aplikasi Palsu Kian Marak

0
Sumber: (Humas) WASPADA PENIPUAN - DJP resmi mengeluarkan pengumuman kewaspadaan terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan pejabat dan pegawai pajak, 15 Februari 2026.

Jakarta, Baliwakenews.com

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi mengeluarkan pengumuman kewaspadaan terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan pejabat dan pegawai pajak. Peringatan itu tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-18/PJ.09/2026 tertanggal 15 Februari 2026.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menegaskan bahwa masyarakat harus ekstra hati-hati terhadap berbagai modus baru yang kini semakin beragam dan sistematis.

Gunakan Isu NIK-NPWP hingga Coretax

Dalam pengumuman tersebut, DJP mengungkap sejumlah latar belakang yang kerap dipakai pelaku untuk meyakinkan korban, antara lain:

Pemadanan NIK dan NPWP serta konfirmasi data perpajakan

Implementasi aplikasi Coretax DJP

Mutasi atau promosi pejabat/pegawai DJP


“Isu-isu tersebut sengaja dipilih karena sedang hangat dan dekat dengan aktivitas wajib pajak, ” ungkapnya.

Modus: Kirim File APK hingga Minta Transfer

DJP mencatat sedikitnya enam pola penipuan yang sering terjadi:

1. Mengirim pesan WhatsApp agar korban mengunduh file berformat .apk

2. Mengirim tautan palsu aplikasi M-Pajak

3. Meminta pelunasan tagihan pajak melalui transfer

4. Menawarkan pengembalian kelebihan pajak (refund) palsu

5. Mengirim tautan palsu pembayaran meterai elektronik

6. Menelepon dan meminta transfer uang mengatasnamakan pejabat DJP


DJP menegaskan, pegawai pajak tidak pernah meminta transfer uang melalui WhatsApp atau telepon pribadi, apalagi mengirim file aplikasi di luar kanal resmi.

Saluran Resmi Konfirmasi dan Pengaduan

Apabila masyarakat menerima pesan mencurigakan, DJP meminta untuk segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi:

Kantor pajak terdekat

Kring Pajak 1500200

Email: pengaduan@pajak.go.id

Akun X @kring_pajak

Situs pengaduan.pajak.go.id

Live chat di www.pajak.go.id


“Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan nomor atau konten penipuan melalui kanal Kementerian Komunikasi dan Digital seperti aduannomor.id dan aduankonten.id, atau langsung ke aparat penegak hukum, ” tandas Rismawanti.

Imbauan Tegas

DJP menekankan agar masyarakat tidak sembarang mengklik tautan, mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi, atau memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak terverifikasi.

“Jika ragu, jangan ditanggapi. Segera konfirmasi ke saluran resmi DJP,” demikian pesan tegas dalam pengumuman tersebut.

Peringatan ini menjadi sinyal bahwa kejahatan digital di sektor perpajakan terus berkembang. Kewaspadaan dan literasi digital wajib pajak menjadi kunci utama agar tidak menjadi korban penipuan. BWN-03

Sutjidra Targetkan Desa Mandiri Sampah, 67 Desa–Kelurahan Buleleng Digembleng Bimtek 3 Hari

0
Sumber: (HumasBll) BIMTEK - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat membuka Bimtek Pengelolaan Sampah bagi Desa/Kelurahan se-Buleleng, Rabu 18 Februari 2026, di Rumah Plastik Mandiri, Desa Petandakan.

Singaraja, Baliwakenews.com

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng mampu mengelola sampahnya secara mandiri tanpa membebani wilayah lain. Optimisme itu ditegaskan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah bagi Desa/Kelurahan se-Buleleng, Rabu 18 Februari 2026, di Rumah Plastik Mandiri, Desa Petandakan.

Menurut Sutjidra, produksi sampah di Buleleng tergolong tinggi. Namun, melalui sosialisasi berkelanjutan dan penguatan pengelolaan berbasis sumber, persoalan tersebut diyakini bisa diurai secara bertahap.

“Kami ingin desa dan kelurahan benar-benar mampu mengelola sampahnya sendiri dengan semangat Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Rumah Plastik Mandiri difokuskan pada pengolahan sampah plastik dan residu agar memiliki nilai tambah. Sementara sampah organik didorong untuk dikelola menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, melaporkan Bimtek diikuti 177 peserta dari 58 desa dan 9 kelurahan selama tiga hari.

Peserta terdiri dari perbekel, lurah, kelian adat, serta pengurus BUMDes dan TPS3R. Mereka dibekali pemahaman manajerial dan keterampilan teknis dasar pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Tujuannya agar desa mampu menyusun perencanaan dan strategi pengelolaan sampah yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sutjidra menekankan, pengelolaan sampah bukan semata isu kebersihan, tetapi juga peluang ekonomi. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah plastik dan organik dapat diolah menjadi produk bernilai jual yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan ini sekaligus memperkuat peran desa sebagai garda terdepan pengurangan sampah, sejalan dengan kebijakan pengelolaan berbasis sumber yang kini terus digencarkan pemerintah daerah.

Pembukaan Bimtek turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, unsur DPRD Buleleng, Polres Buleleng, Kodim 1609/Buleleng, serta Kejaksaan Negeri Singaraja.

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab dinas teknis, melainkan gerakan kolektif yang membutuhkan komitmen pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Dengan Bimtek ini, Pemkab Buleleng memasang target ambisius: setiap desa dan kelurahan memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri, terencana, dan berkelanjutan—sehingga tak ada lagi praktik buang sampah lintas wilayah yang memicu persoalan baru. BWN-03

Koster Dorong KB 4 Anak dan Program 1 Keluarga 1 Sarjana, Soroti Langkanya Nyoman dan Ketut

0
Sumber: (Humas) DISKUSI - Gubernur Bali, Wayan Koster saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa di Universitas Udayana, Rabu (18/2/2026).

Mangupura, Baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster melontarkan gagasan strategis sekaligus kontroversial dalam Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa di Universitas Udayana, Rabu (18/2/2026).

Di hadapan mahasiswa dan akademisi, Koster memaparkan program 1 Keluarga 1 Sarjana, insentif kelahiran anak ketiga (Nyoman) dan keempat (Ketut), hingga dorongan perubahan paradigma KB 2 anak cukup menjadi 4 anak atau lebih di Bali.

Nyoman dan Ketut Kian Langka

Koster mengaku prihatin dengan semakin jarangnya anak Bali yang menyandang nama Nyoman dan Ketut—penanda anak ketiga dan keempat dalam sistem penamaan tradisional Bali.

Menurutnya, jika tren ini dibiarkan, Bali berpotensi menghadapi defisit populasi pada 2050 yang berdampak pada keberlanjutan budaya.

“Untuk melestarikan suku Bali dan menjaga ketahanan budaya, ibu-ibu yang hamil anak ke-3 dan ke-4 akan diberikan insentif sejak masa kehamilan hingga melahirkan, bahkan dibantu pendidikannya sampai sarjana melalui program 1 Keluarga 1 Sarjana,” tegasnya.

Program tersebut, kata Koster, tidak hanya menyasar isu demografi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bali.

Jawaban atas Stunting dan Pengangguran

Dalam forum yang diinisiasi BEM Unud itu, Koster juga mengaitkan kebijakan tersebut dengan upaya menekan angka stunting, pengangguran, dan putus sekolah.

Ia menilai persoalan Bali hari ini bukan semata soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas generasi penerus di tengah tekanan globalisasi dan investasi besar-besaran.

Namun, di balik pertumbuhan ekonomi yang tinggi, Koster mengakui Bali menghadapi tantangan serius: alih fungsi lahan sawah, lonjakan sampah, kerusakan ekosistem, ancaman krisis air bersih, kemacetan, hingga kesenjangan wilayah Sarbagita dan luar Sarbagita.

Ia juga menyoroti meningkatnya pembelian aset dengan meminjam nama warga lokal, maraknya narkoba dan prostitusi, komunitas asing eksklusif, hingga penodaan tempat suci serta degradasi keaslian budaya Bali.

“Pembangunan harus memberi kesejahteraan, tapi jangan sampai merusak alam, manusia, dan kebudayaan Bali,” tegasnya.

Haluan 100 Tahun Bali Era Baru

Koster menegaskan arah kebijakan periode 2025–2030 akan berlandaskan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.

Pendekatan pembangunan, katanya, harus tematik, menyeluruh, dan terintegrasi antara alam, manusia, dan kebudayaan.

Spirit gilik-saguluk, salunglung sabayantaka menjadi fondasi menjaga keseimbangan ekosistem gunung, laut, danau, sungai, kawasan konservasi, hutan, serta lahan pertanian dari alih fungsi dan alih kepemilikan.

Kampus Diminta Jadi Mitra Kritis

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, menyambut baik diskusi tersebut. Ia menegaskan kampus tidak boleh menjadi “menara gading”, tetapi harus menjadi ruang refleksi kritis sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.

“Forum ini penting untuk membangun dialog, merumuskan rekomendasi kebijakan, dan memperkuat transparansi serta akuntabilitas pemerintah,” ujarnya.

Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” menjadi ajang evaluasi setahun kepemimpinan Pemprov Bali dan DPRD Bali. Forum ini juga menegaskan peran mahasiswa sebagai pengawal kebijakan publik melalui kajian akademis dan kritik konstruktif.

Di tengah dinamika pembangunan dan derasnya arus globalisasi, gagasan KB 4 anak plus insentif pendidikan hingga sarjana yang disampaikan Koster dipastikan akan memantik diskursus luas.

Apakah kebijakan ini menjadi solusi demografi dan pelestarian budaya, atau justru memunculkan tantangan baru? Waktu dan implementasi di lapangan akan menjawabnya. BWN-03

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Penuh Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali, Tabanan Jadi Titik Awal 2026

0

Tabanan, baliwakenews.com

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menunjukkan dukungan penuh terhadap program kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Tahun 2026 yang dikemas dalam aksi sosial bertajuk “Bergerak dan Berbagi” di 9 Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan aksi sosial ini menjadikan Kabupaten Tabanan sebagai tujuan utama, Rabu, (18/2), yakni di 3 (tiga) Kecamatan, diantaranya Kecamatan Marga, Kediri dan Tabanan.

Giat pertama dilaksanakan di Wantilan Desa Kukuh, Kecamatan Marga, kemudian berlanjut di Balai Banjar Tenten, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, dan ditutup di Wantilan Pura Dalem Purwa Kubontingguh, Denbatas, Tabanan. Kegiatan dipimpin langsung Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, yang saat itu didampingi Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali, serta jajaran pengurus PKK Provinsi Bali. Turut hadir, Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Pengurus PKK Kabupaten dan Ketua TP PKK Kecamatan, unsur Forkopimcam, Perbekel dan jajaran Pemerintah Desa terkait.

Sebanyak 50 penerima bantuan disiapkan di masing-masing Kecamatan, yang terdiri dari 10 lansia, 10 ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), 10 penyandang disabilitas, 10 kader PKK yang membutuhkan, serta 10 balita. Bantuan yang diserahkan berupa sembako, seperti beras, telur, susu kotak, paket multivitamin, bibit tanaman, serta paket ikan segar meliputi ikan tuna, ikan nila dan ikan kembung.

“Bergerak dan Berbagi” dikatakan Ny. Putri Koster sebagai upaya menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan potensi wilayah. “Kami bergerak untuk menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing guna mewujudkan visi dan misi pemerintahan. Kita, masyarakat harus bergerak di semua bidang, baik di lingkungan, sosial, dan kesehatan. Di tahun 2026, saya akan memulai kegiatan keliling Bali, semua kabupaten akan saya kunjungi sepanjang tahun,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Ia juga menyoroti persoalan sampah yang menjadi isu krusial di Bali. Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara serius, kolektif dan berkelanjutan. “Ketika semua orang turut membersihkan rumahnya, dilakukan secara bergotong-royong, bersihlah desa itu,” tegasnya, sembari mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama demi lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, sosialisasi posyandu turut digencarkan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting, bahaya virus rabies, serta pentingnya vaksinasi hewan peliharaan. Dalam aksi sosial ini juga dihadirkan pelayanan kesehatan langsung, demo masak, hingga layanan vaksin rabies, dengan menggandeng berbagai pihak di bidang kesehatan, pertanian, perikanan dan sosial.

Dukungan kuat datang dari Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Tabanan sebagai lokasi perdana kegiatan. Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong kemajuan program yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. “Merupakan suatu kehormatan bagi kami karena Kabupaten Tabanan kembali menjadi tujuan pertama diselenggarakannya Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Selain itu, program ini dikatakannya sangat sejalan dengan agenda kerja TP PKK Kabupaten Tabanan. “Kami TP PKK Kabupaten Tabanan juga telah menyusun program aksi sosial yang menyasar seluruh Kecamatan dan rutin setiap tahun kami lakukan. Pada tahun ini akan kami serahkan di pertengahan tahun 2026 dan kami akan terus menyelaraskan kegiatan di Kabupaten dengan program Provinsi agar berkesinambungan,” tegas Bunda Rai.

Di sela-sela kegiatan, Bunda Rai juga menyinggung terkait lomba-lomba yang akan diselenggarakan dalam rangka menyambut HKG PKK ke-54. Pihaknya menyatakan kesiapan Kabupaten Tabanan untuk berpartisipasi dan ikut serta secara optimal dalam ajang tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua atas semua bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Dampaknya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tabanan. Kami berharap aksi sosial ini terus berkelanjutan,” ucapnya.BWN-HT

Bupati Adi Arnawa Hadiri Melaspas Pelinggih dan Balai Banjar Tegal Saat Delodan Kapal

0
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara Melaspas Pelinggih Ratu Begawan Penyarikan dan Balai Banjar Adat Tegal Saat Delodan, Rabu (18/2).

Mangupura, baliwakenews.com

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri upacara Melaspas Pelinggih Ratu Begawan Penyarikan dan Balai Banjar Adat Tegal Saat Delodan sekaligus menandatangani Prasasti, Rabu (18/2) di Balai Banjar Adat Tegal Saat Delodan, Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung.

Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana serta tripika kecamatan mengwi, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, tokoh serta masyarakat setempat.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat, kekompakan, dan gotong royong masyarakat dalam melaksanakan upacara Melaspas Pelinggih Ratu Begawan Penyarikan dan Balai Banjar Adat Tegal Saat Delodan. “Semangat dan kekompakan ngayah mencerminkan nilai luhur yang terus dijaga dan diwariskan. Saya selaku Bupati Badung dan Pemkab Badung hadir ditengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban masyarakat, untuk itu kami membantu dana pembangunan Pura Begawan Penyarikan serta Balai Banjar ini sebesar Rp 3 miliar serta untuk dana aci kami bantu sebesar Rp 25 juta. Kami juga senantiasa mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya serta dalam pelaksanaan upacara ini berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Sementara itu Manggala karya I Wayan Kontre, mengucapkan banyak terima kasih kehadiran Bupati bersama undangan lainnya. Pembangunan ini bertujuan untuk menyediakan tempat pertemuan yang layak dan nyaman sebagai kreativitas seni, kegiatan sosial, kegiatan adat dan keagamaan bagi semua krama Banjar Tegal Saat Delodan.

“Upacara melaspas balai banjar ini bertujuan untuk mensucikan bangunan balai banjar yang baru terselesaikan secara sekala dan niskala serta memohon kerahayuan dan keselamatan. Untuk pembangunan bersumber dari dana hibah APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran induk 2025 sebesar Rp 3 miliar dan dari dana kas Banjar Tegal Saat Delodan sebesar Rp 140 juta, serta iuran wajib dari banjar adat perKK sebesar Rp 200 ribu dan ada punia- punia dari masyarakat,”jelasnya.BWN-HB

Bupati Adi Arnawa Hadiri Melaspas di Pura Dalem Kahyangan dan Pura Penataran Kuta

0
Bupati Wayan Adi Arnawa mendampingi Wagub Bali Nyoman Giri Prasta saat hadir di karya Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Kahyangan dan Pura Penataran Desa Adat Kuta, Rabu (18/2).

Mangupura, baliwakenews.com

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Kahyangan dan Pura Penataran Desa Adat Kuta, Rabu (18/2). Pada kesempatan tersebut Bupati melaksanakan prosesi mendem pedagingan di Madya Pelinggih Padmasana, dilanjutkan persembahyangan bersama dan penandatanganan prasasti.

Rangkaian karya dipuput oleh Ida Pandita Bhagawan Pradnyan SidiYogi Griya Agung Karang Semaja Kuta, Ida Pandita Jaya Wijaya Nanda Griya Kutuh Kuta, serta Ida Pandita Budha Griya Kasogatan Kuta.

Sebagai bentuk komitmen Pemkab Badung dalam menjaga dan melestarikan seni, adat, dan budaya, Bupati Badung menyerahkan bantuan hibah secara simbolis yang bersumber dari APBD Induk Tahun 2025 sebesar Rp 14 miliar. Selain itu, secara pribadi Bupati juga menyerahkan dana punia sebesar Rp 25 juta yang diterima Bendesa Adat Kuta.

Turut hadir Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana, Ketua PHDI Kabupaten Badung, perwakilan MDA Kabupaten Badung, Camat Kuta, Lurah Kuta, Ketua LPM Kecamatan Kuta, Bendesa Adat Kuta, tokoh masyarakat, serta krama agung Desa Adat Kuta.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dapat hadir sebagai upasaksi dan ngrastiti bhakti dalam rangkaian upacara tersebut. Ia menegaskan, Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan merupakan bagian dari prosesi penyucian stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang secara sekala dan niskala wajib dilaksanakan sebagai wujud bakti umat.

“Rangkaian karya ini merupakan bagian dari penyucian stana Ida Batara secara sekala. Semoga melalui pelaksanaan karya ini, krama Desa Adat Kuta senantiasa dilimpahkan keselamatan dan kedamaian oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh krama Desa Adat Kuta untuk terus menjaga dan melestarikan seni, budaya, serta tradisi. Terlebih, Kuta sebagai destinasi wisata mancanegara menjadi salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung yang menopang berbagai program pembangunan guna mewujudkan masyarakat Badung yang bahagia dan sejahtera.

Sementara itu, Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana, melaporkan bahwa rampungnya pemugaran dan pembangunan Pura Dalem Kahyangan serta Pura Penataran perlu disertai pelaksanaan Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan sebagai proses penyucian dan pembersihan secara sekala terhadap stana Ida Betara.

Ia menjelaskan, pembangunan kedua pura tersebut didukung Dana Hibah Fisik APBD Induk Tahun 2025 sebesar Rp 14 miliar. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan bantuan untuk Pura Desa Desa Adat Kuta sebesar Rp 9,5 miliar serta Pura Puseh sebesar Rp 15 miliar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung atas perhatian dan dukungan kepada krama Desa Adat Kuta yang senantiasa hadir dalam setiap pembangunan di Kuta. Ke depan, kami berharap dukungan dan fasilitasi pemerintah dapat terus berlanjut,” ujarnya.BWN-HB

Pelantikan Pengurus KONI Badung Masa Bakti 2025-2029

0
Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri Pelantikan Pengurus KONI Badung Masa Bakti 2025-2029 di di Puspem Badung, Rabu (18/2).

Mangupura, baliwakenews.com

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung masa bakti tahun 2025-2029 secara resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan di Puspem Badung, Rabu (18/2). I Made Sutama dikukuhkan sebagai Ketua Umum KONI Badung. Acara pelantikan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung diwakili anggota Komisi IV DPRD Badung I Gede Suraharja, Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Bali serta Pimpinan Cabang Olahraga.

Dalam sambutannya Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sekaligus sebagai pelindung KONI Badung menegaskan, pengurus KONI Badung yang baru dilantik agar membuat program kerja yang difokuskan pada pembinaan atlet sejak dini serta pengadaan sarana prasarana cabang olahraga. Sehingga kedepan diharapkan badung semakin banyak memiliki atlet-atlet yang berprestasi. “Kami ingin prestasi yang diraih para atlet berangkat dari hasil pembinaan, bukan secara instan. Untuk itu kami minta jajaran pengurus KONI mulai membuat perencanaan terutama dalam rangka melakukan pembinaan atlet usia dini dan menyiapkan sarana prasarana,” tegasnya.

Untuk kebutuhan sarana prasarana olahraga, KONI dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga untuk menyiapkan sarana prasarana olahraga. Dengan sarana prasarana yang memadai akan mampu memotivasi para atlet untuk berlatih lebih tekun. Dengan harapan nanti KONI Badung mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas dan mampu membawa nama harum Kabupaten Badung di berbagai cabang olahraga baik di Provinsi Bali, Nasional maupun Internasional. Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus KONI Badung sebelumnya yang penuh dedikasi, berkontribusi besar bagi badung dengan diraihnya juara umum Porprov Bali ke-10 kalinya serta membawa atlet Badung berprestasi di level Nasional hingga Internasional.

Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama mengatakan, setelah dilantik pihaknya akan melakukan konsolidasi ke dalam, menata tata kelola organisasi. Sesuai arahan Bupati, Pengurus KONI Badung akan fokus melakukan pembinaan atlet usia dini dan segera berkoordinasi dengan Disdikpora dan Bappeda terkait dengan sarana prasarana olahraga. Selain itu akan dilakukan rapat kerja KONI untuk merencanakan program-program selanjutnya. Sutama mengakui, di Badung sebagian besar atlet berprestasi merupakan hasil dari pembinaan sejak dini. “Kedepan kami meyakini mampu lebih berprestasi dari atlet hasil binaan KONI Badung bekerjasama dengan seluruh Cabor,” ungkapnya.

Sementara Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan mengapresiasi Pengurus KONI Badung sebelumnya, karena telah berprestasi luar biasa, dengan raihan 10 kali juara umum Porprov Bali. Menurutnya, apa yang diraih ini tidaklah mudah, membutuhkan proses panjang dan dukungan pendanaan. Untuk itu kepada Pengurus KONI yang baru dapat melanjutkan pembinaan para atlet, terlebih dalam waktu dekat event PON telah menanti di tahun 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT. “PON nanti sistemnya akan berubah. Akan mempertandingkan Olympic Sport dan cabor yang berprestasi di Sea Games dan Asian Games. Untuk itu mari bersama-sama bekerja keras memberikan yang terbaik bagi Bali,” pintanya.BWN-HB

Dewan Apresiasi Program Bupati dalam Penguatan Parahyangan dan Kesejahteraan Krama

0
KARYA-Anggota DPRD Badung Putu Dendy Astra Wijaya bersama Bupati Badung saat menyerahkan Punia untuk karya melaspas dan mendem pedagingan di Pura Desa lan Puseh, Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.

Mangupura, Baliwakenews.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menghadiri rangkaian upacara melaspas dan mendem pedagingan di Pura Desa lan Puseh, Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (17/2). Kehadiran DPRD diwakili anggota DPRD Badung Putu Dendy Astra Wijaya dan I Gusti Ngurah Shaskara sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan adat, budaya, dan spiritual masyarakat.

Kegiatan karya tersebut juga dihadiri Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama istri, serta unsur PHDI, Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten dan Kecamatan, Camat Abiansemal beserta Tripika, Perbekel, Bendesa Adat, BPD, LPM, kelian dinas dan adat, serta krama Desa Blahkiuh.

Anggota DPRD Badung Putu Dendy Astra Wijaya menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Badung yang secara konsisten mendukung pembangunan parahyangan di desa adat. Ia menilai, kebijakan hibah yang dialokasikan untuk perbaikan Pura Desa lan Puseh, Pura Penataran, dan Pura Merajapati Gede di Blahkiuh dengan total Rp 12,9 miliar merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya Bali.

“DPRD Badung sangat mengapresiasi program Bupati Badung yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek niskala melalui dukungan terhadap karya keagamaan. Ini sejalan dengan semangat menjaga keseimbangan sekala dan niskala,” ujarnya.

Selain hibah pembangunan, DPRD Badung juga mendukung bantuan mepunia untuk pelaksanaan upacara melaspas. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif perlu terus diperkuat agar program-program yang menyentuh langsung kepentingan krama desa dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa upacara melaspas dan mendem pedagingan merupakan simbol penyucian stana Ida Bhatara serta pembersihan bangunan suci secara niskala. Ia berharap, melalui karya ini seluruh krama senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan perlindungan.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pemerintah daerah, termasuk penanganan sampah berbasis sumber melalui teba modern, TPS3R, dan TPST, serta berbagai kebijakan sosial seperti bantuan hari besar keagamaan, bantuan lansia, penyandang disabilitas, hingga rencana beasiswa dan sekolah gratis.

Bendesa Adat Blahkiuh, Gusti Ngurah Made Oka, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah serta DPRD Badung. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut guna menuntaskan berbagai program pembangunan dan karya di Desa Adat Blahkiuh ke depan. BWN-05

Faisal Tabrak Plang Pertashop di Tabanan, Bungkus Misterius Ditemukan Berserakan

0
Foto: (istimewa/Humas Polres Tabanan)TKP: Kondisi TKP korban OC di Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, pada Selasa malam.

Tabanan, baliwakenews.com

Kejadian kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan pada Selasa 17 Februari 2026 malam. Faisal asal Jember ditemukan terkapar dengan kondisi kaki patah setelah menabrak plang Pertashop dengan keras.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, Rabu 18 Februari 2026 menjelaskan, saat dilakukan olah TKP dan keterangan para saksi, polisi mendapati fakta bahwa Faisal mengalami Out of Control (OC) yang diduga karena mengantuk.

“Korban datang dari arah utara jurusan Desa Gubug menuju selatan jurusan Desa Sudimara. Korban mengendarai motor dengan kondisi mengantuk dan menabrak plang Pertashop di sebelah barat jalan,” papar Gusti Made Berata.

Dengan hantaman keras, sepeda motor korban mengalami bengkok dan pecah body dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta. Sedangkan kondisi korban mengalami patah kaki kiri, lecet di bagian wajah serta tangan.

“Saat ini korban tengah dirawat intensif di RSU Tabanan,” ujarnya menambahkan.

Kejadian lakalantas yang dialami pria asal Jember ini sempat viral di media sosial lantaran terdapat beberapa bungkusan misterius yang berserakan di sekitar motor korban.

Benda tersebut berupa pil dan serbuk putih yang terbungkus plastik klip. Warga yang merekam kejadian tak berani menyentuh karena khawatir akan resiko tertentu.

Mengenai benda misterius itu, Gusti Made Berata belum bisa mengungkapkan barang tersebut. “Petugas masih menyelidiki. Ditunggu saja,” pungkasnya. BWN-06

Langgar Rambu, Truk Bermuatan Pasir Terguling di Jalur Rawan Goa Gong

0
Terguling: Truk angkut pasir melintang setelah teguling karena tidak kuat naik di tanjakan Goa Gong.

Mangupura, baliwakenews.com

Pelanggaran rambu larangan truk kembali berujung insiden di jalur ekstrem Jalan Goa Gong, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan. Sebuah truk Hino bermuatan pasir terguling saat berupaya menanjak di ruas curam tersebut, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Truk bernomor polisi DK 8603 TC itu diketahui melaju dari arah Karangasem menuju Ungasan. Saat memasuki tanjakan tajam yang selama ini dikenal rawan bagi kendaraan bertonase besar, kendaraan tidak kuat menanjak, mundur, lalu terguling. Muatan pasir tumpah ke badan jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

Kanit Lantas Polsek Kuta Selatan, Iptu Ida Bagus Suardika, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Kendaraan tidak kuat menanjak sehingga mundur dan terguling. Kerugian hanya material,” jelasnya.

Petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas dan mendatangkan alat berat untuk proses evakuasi. Material pasir dipindahkan secara bertahap agar badan truk bisa segera dievakuasi dan akses jalan kembali normal.

Jalur Goa Gong sendiri sejak lama dipasang rambu larangan melintas bagi kendaraan truk. Kemiringan tanjakan yang tajam serta tikungan sempit membuat ruas ini berisiko tinggi bagi kendaraan berat, terutama dalam kondisi bermuatan penuh. Namun demikian, pelanggaran masih kerap terjadi.

Selain faktor kelalaian pengemudi, penggunaan navigasi digital seperti Google Maps juga kerap disebut menjadi pemicu, karena sistem cenderung merekomendasikan jalur tercepat tanpa mempertimbangkan pembatasan tonase maupun karakter medan ekstrem.

Meningkatnya aktivitas pembangunan di Kuta Selatan turut mendorong mobilitas truk material. Demi efisiensi waktu dan jarak tempuh, sebagian pengemudi tetap memilih jalur alternatif yang sebenarnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan berat.

Atas pelanggaran tersebut, sopir truk langsung dikenakan sanksi tilang sesuai Pasal 287 ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan kepatuhan terhadap rambu pembatasan tonase di jalur rawan. Tanpa disiplin pengemudi serta penegakan aturan yang konsisten, jalur ekstrem Goa Gong berpotensi kembali memakan korban dengan risiko yang lebih besar. BWN-04

Kecelakaan di Pecatu Jadi Momentum Penertiban Kabel Utilitas di Kuta Selatan

0
Made Tomy Martana Putra

Mangupura, baliwakenews.com

Insiden kecelakaan lalu lintas akibat kabel provider yang menjuntai rendah di Jalan Puta Kulat, Pecatu, Senin (16/2/2026), menjadi momentum mendesak untuk melakukan penertiban menyeluruh jaringan utilitas di wilayah Kuta Selatan. Seorang pengendara dilaporkan mengalami luka serius di bagian kepala setelah tersangkut kabel yang menggantung di badan jalan.

Peristiwa ini kembali membuka persoalan klasik penataan kabel udara yang dinilai belum tertib dan berstandar keamanan memadai. Anggota DPRD Badung asal Pecatu, Made Tomy Martana Putra, menilai kejadian tersebut harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama perusahaan provider pemilik jaringan.

“Ini bukan lagi soal estetika atau pemandangan yang semrawut. Ini menyangkut keselamatan jiwa. Ketika sudah ada korban, artinya sistem pengawasan dan tanggung jawab harus dievaluasi total,” tegas Tomy.

Ia menyoroti masih banyaknya kabel yang terpasang tanpa pengamanan memadai, bahkan dibiarkan menjuntai ketika rusak atau terlepas dari tiang penyangga. Menurutnya, ekspansi jaringan layanan harus dibarengi dengan komitmen perawatan rutin dan kepatuhan terhadap standar keselamatan.

Tomy mendesak dilakukan perbaikan darurat di titik kejadian sekaligus audit menyeluruh terhadap seluruh jaringan utilitas di Kuta Selatan. Ia menegaskan, ruang publik tidak boleh menjadi area berisiko akibat kelalaian teknis.

“Jangan hanya fokus memperluas jaringan, tetapi lalai dalam pemeliharaan. Kabel itu berada di ruang publik. Jika mencelakai warga, tanggung jawabnya jelas,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan dan tidak ragu menjatuhkan sanksi kepada provider yang terbukti abai. Penataan kabel sebelumnya memang telah dibahas dalam forum koordinasi di tingkat kecamatan, namun insiden ini menunjukkan perlunya langkah yang lebih tegas dan terukur.

Sebagai kawasan destinasi pariwisata internasional, Kuta Selatan dinilai harus menghadirkan infrastruktur yang aman dan tertata. Kondisi kabel semrawut tidak hanya membahayakan warga lokal, tetapi juga berpotensi mencoreng citra kawasan di mata wisatawan.

“Keamanan kawasan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai infrastruktur yang seharusnya mendukung konektivitas justru menjadi ancaman di destinasi kelas dunia,” pungkasnya.

Insiden di Pecatu kini diharapkan menjadi titik balik percepatan penataan utilitas, agar keselamatan masyarakat dan citra pariwisata tetap terjaga. BWN-04

Bandara Ngurah Rai Perkuat Citra Destinasi Dunia Lewat Semarak Imlek dan Atraksi Barongsai

0
Imlek:Suasana Imlek di Bandara Ngurah Rai.

Mangupura, baliwakenews.com

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tidak hanya menjadi simpul transportasi udara, tetapi juga panggung budaya yang menyambut wisatawan dengan nuansa perayaan Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili. Melalui pertunjukan barongsai dan dekorasi tematik, bandara menghadirkan pengalaman berbeda bagi para penumpang di tengah momentum libur panjang.

Riuh genderang dan atraksi dua barongsai memeriahkan terminal keberangkatan dan kedatangan pada Selasa (18/2). Pertunjukan digelar dalam empat sesi, menyasar seluruh area utama terminal, mulai dari keberangkatan domestik dan internasional hingga kedatangan internasional dan domestik. Tak hanya tampil atraktif, barongsai juga membagikan jeruk mandarin kepada penumpang sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran.

Pelaksana Harian (PH) General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Purna Irawan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan customer experience sekaligus memperkuat citra bandara sebagai wajah pariwisata Bali.

“Momentum Tahun Baru Imlek menjadi kesempatan bagi kami untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan. Tidak hanya layanan operasional yang optimal, tetapi juga sentuhan budaya yang menghadirkan kebahagiaan dan makna keberkahan bagi para pengguna jasa,” ujar Purna.

Menurutnya, bandara sebagai gerbang utama Bali memiliki peran strategis dalam menampilkan keberagaman budaya Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Kehadiran thematic event seperti ini menjadi bentuk komitmen dalam mempromosikan nilai toleransi dan kekayaan tradisi di ruang publik internasional.

Selain atraksi barongsai, manajemen bandara juga mempercantik terminal dengan dekorasi bernuansa Tahun Kuda Api di sejumlah titik strategis dan area komersial. Ornamen khas Imlek tersebut memperkuat atmosfer perayaan sekaligus menciptakan suasana hangat bagi penumpang yang bepergian selama periode libur.

Purna menambahkan, semangat Tahun Kuda Api yang melambangkan energi besar dan pergerakan cepat sejalan dengan komitmen manajemen dalam menjaga performa operasional bandara.

“Kami akan membawa semangat tersebut dalam setiap langkah pelayanan, memastikan operasional dan kenyamanan penumpang tetap terjaga sesuai ekspektasi,” tutupnya.

Dengan sentuhan budaya di ruang keberangkatan dan kedatangan, Bandara Ngurah Rai kembali menegaskan posisinya bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan juga etalase pariwisata Indonesia di mata dunia. BWN-04

Bupati Tabanan Resmikan Tower Beji Abianlalang, Wanasari, Tabanan

0
Tabanan, baliwakenews.com
 
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menghadiri undangan Upacara Pemelaspasan Tower Air Bersih sekaligus meresmikan dan membuka secara simbolis kran pertama Toya Beji Abianlalang yang berlokasi di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Tabanan, Selasa (17/2). Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Perbekel dan Bendesa Adat Wanasari, serta tokoh dan masyarakat setempat.
 
Pembukaan tower ini disambut penuh antusias oleh masyarakat. Meski diguyur hujan, prosesi peresmian tetap berlangsung khidmat dan semarak. Turunnya hujan dimaknai sebagai pertanda alam berupa berkah atas pelaksanaan upacara pemelaspasan sumber air suci yang diharapkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Diharapkan pula keberadaan tower ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat pelayanan serta mendukung kebutuhan masyarakat ke depan.
 
“Dulu salah satu aspirasi masyarakat di sini adalah pengadaan air, karena beberapa warga belum teraliri air karena tower nya kurang tinggi dan tidak cukup dalam pengadaan air. Apalagi, beji di belakang atau di bawah niki sangat curam, sehingga secara gravitasi menaikkan air sangat susah. Maka dari itu, solusi yang terbaik adalah tower, sehingga tower mengaliri air kepada krama masyarakat dalam rangka untuk kehidupan masyarakat sehari-hari.” jelas Bupati Sanjaya seraya mengucap syukur tower ini terwujud.
 
Menjawab kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama jajaran terkait mengalokasikan bantuan melalui APBD sebesar Rp.350.000.000,- untuk pembangunan tower dan pengelolaan sumber air sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab. 
 
“Inilah bagian dari kontribusi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat,” imbuh Sanjaya. Sekaligus menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus merealisasikan program pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar dalam lima tahun ke depan. Begitupun, pemerintah berkomitmen untuk senantiasa mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
 
Sementara itu, Ida Bagus Yudhi Surya Wiarsa selaku Ketua Panitia Acara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta jajaran serta bantuan yang telah diberikan dalam pembangunan Beji Abianlalang. Fasilitas air bersih ini direncanakan melayani 75 Kepala Keluarga, namun sebelumnya baru sekitar 60 KK yang dapat menikmati manfaat air bersih karena masyarakat di sisi barat jalan utama belum terjangkau distribusi air. 
 
Kini, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui peninggian tower tandon, seluruh masyarakat dapat merasakan akses air bersih secara merata. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan desa. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun warga yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pembangunan.BWN-HT

Bupati Sanjaya Serahkan Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi Porprov Bali XVI Tahun 2025

0

Tabanan, baliwakenews.com

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M menyerahkan secara resmi penghargaan kepada atlet, pelatih cabang olahraga berprestasi yang mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Bali XVI Tahun 2025. Penyerahan berlangsung di Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian membanggakan kontingen Tabanan di tingkat Provinsi, Senin, (16/2).

Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali XVI yang berlangsung pada 9–17 September 2025, Kabupaten Tabanan berhasil menorehkan prestasi dengan mengumpulkan total 128 medali dan menempati peringkat ke-6 dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras, semangat juang, serta dedikasi tinggi para atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang mengharumkan nama Tabanan di kancah olahraga tingkat provinsi.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga di Tabanan, sekaligus menjadi pijakan menuju hasil yang lebih gemilang pada ajang-ajang berikutnya. Penyerahan juga turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, Sekda, para Pimpinan Perangkat Daerah terkait, hadir juga Dewan Kehormatan, Dewan Penyantun dan Ketua Umum KONI Tabanan, para pelatih, official, atlet peraih medali, serta undangan lainnya.

“Saya atas nama Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI, seluruh cabang olahraga, pelatih, dan para atlet yang telah berjuang luar biasa. Kita patut bangga sebagai orang Tabanan, bangga sebagai atlet Tabanan. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Sebagaimana diketahui bersama, Porprov Bali XVI Tahun 2025 diselenggarakan di Denpasar, Badung, dan Tabanan, dengan pusat kegiatan di Stadion Ngurah Rai Denpasar. Tabanan mengikuti 36 cabang olahraga dari total 49 cabang yang dipertandingkan. Partisipasi ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengembangan potensi atlet di berbagai cabang olahraga. Sanjaya menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

Kontingen Tabanan pada Porprov Bali XVI diperkuat 409 atlet yang terdiri dari 166 atlet tertanggung dan 243 atlet mandiri. Sebanyak 122 pelatih dan official turut mendampingi, dengan rincian 51 orang tertanggung dan 71 orang mandiri. Dari total atlet yang berlaga, 198 atlet berhasil menyumbangkan medali, baik dari nomor perorangan maupun beregu. Adapun rincian perolehan medali meliputi 25 medali emas dari 13 cabang olahraga, 34 medali perak dari 17 cabang olahraga, serta 69 medali perunggu dari 29 cabang olahraga.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Saya berharap penghargaan hari ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan prestasi ke jenjang nasional bahkan internasional,” imbuh Sanjaya. Seraya berpesan kepada para atlet agar terus berlatih disiplin, menjunjung sportivitas, dan tetap rendah hati.

Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Olahraga dikatakannya bukan sekadar kompetisi, medali, dan juara. Olahraga mampu membentuk karakter masyarakat yang lebih positif. Olahraga wajib mendukung pembangunan daerah serta berhubungan dengan pelestarian lingkungan dan budaya. Pihaknya berupaya menerjemahkan program kerja yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan.

Keberhasilan meraih 128 medali dan menempati peringkat ke-6 menjadi motivasi bagi Kabupaten Tabanan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga. Evaluasi serta penguatan program latihan diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi pada ajang Porprov berikutnya. Dengan semangat kebersamaan, konsisten dan sportivitas, Tabanan optimistis dapat meraih hasil yang lebih gemilang di masa mendatang.BWN-HT