Mangupura, baliwakenews.com
Kekurangan alat pelindung diri bagi para medis menjadi prioritas utama dalam logistic bantuan yang dibutuhkan di sejumlah rumah sakit. Untuk membantu hal tersebut anggota DPD RI Dapil Bali, AA Gde Agung bergerak turun ke rumah sakit membantu memberikan alat pelindung diri bagi para medis yang berjuang dalam penaggulangan pasien covid-19. Kalini RSD yang disasar adalah RSD Mangusada Badung. Puluhan alat pelindung diri untuk medis ini diserahkan ke manajemen rumah sakit, Rabu (8/4).
AA Gde Agung mengatakan, penyerahan alat pelindung diri untuk petugas dirumah sakit ini adalah bagian dari gotong-royong dirinya untuk melawan penyebaran Covid-19. “Ada hungungan emosional dan histori saya secara pribadi di RSD Mangusada ini, saya sempat dirawat selama enam hari disini dan sebagai sumbangsih saya selaku wakil rakyat dari Bali dan asal Badung, kami ikut prihatin dengan melihat perjungan para medis disini untuk merawat paisen dengan pengawasan (PDP) wabah covid-19, untuk itu kita bantu sejumlah alat pelindung diri yang terstadar medis ini,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pihaknya mengimbau pada krama Badung bergotong royong melawan wabah covid-19 ini. Taatilah aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah . “Memang selama ini acara adat dan keagaman sudah bisa menyesuaikan dan saya apresiasi . namun tetap perlu saya tegaskan agar masyarakat ikut mendukung maklumat Kapolri agar tidak berkum pul lebih dari lima orang. Mari kita lakukan langkah nyata, jangan hanya bisa mengkritisi pemerintah semata ,”paparnya.
Terkait wacana Nyipeng selama tiga hari ini , Gde Agung yang juga Penglingsir Puri Mengwi ini mengatakan, hal itu sebenarnya belum diputuskan mari kita tunggu keputusan stakeholder pemerintah. “Menurut hemat saya, imbanuan tersebut tidak sama dengan Nyepi, kalau memang sipeng ya sipeng saja, jangan disebut nyepi. Nyepi ini adalah bagian dari kegiatan keagaman sangat sacral, jadi berbeda sipeng dengan nyepi,”tegasnya.
Sementara Dirut RSD Mangusada, dr. Ketut Japa mengatakan, pihaknya berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini, pihaknya mengakui stok APD di RSD mangusada memang sudah menipis dan cukup hanya seminggu. “Kami berterimakasih atas batuan ini dan stok APD kita bisa bertambah atas donator yang diberikan dari AA Gde Agung,”terangnya.
Ia juga mengatakan, yang urgen dibutuhkan saat ini adah alat pelindung diri bagi para medis. “Temen –temen dari hotel dan masyarakat juga ada memberian bantuan berupa makanan dan makanan kering. Dan yang paling dibutuhkan adalah APD ini, kami tidak akan memberikan pelayanan jika ada masyarakat yang terkena covid-19 ini tanpa APD maka dari itu, kami bekerjasama dengan satgas Covid-19 kabupaten Badung untuk memaksimalkan pemberian APD ini,”ungkapnya. (BW-05)
Semakin Langka, Gde Agung Serahkan Logistik APD Ke RSD Mangusada
Astra Motor Bali dan Asia Motor Berikan Paket Sembako ke Pekerja Pariwisata

ASTRA Motor Bali, bersama dealer Asia Motor sebagai salah satu jaringan resmi sepeda motor Honda di Denpasar, menggelar kegiatan sosial, Selasa (7/4/2020). Kegiatan yang merupakan aksi sosial dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah covid-19 merupakan salah satu aktivitas CSR dibawah payung “Honda Untuk Bali” yang kali ini menyasar pekerja pariwisata terutama karyawan jasa penyeberangan, di Dermaga Sanur.
Ditemui di sela-sela kegiatan, PIC Dealer Asia Motor, Mario Pangestu, mengatakan pihaknya membagikan sebanyak 50 paket sembako. Untuk kali ini, sembako diberikan kepada pekerja pariwisata, terutama porter dan pekerja lain yang ada di dermaga penyeberangan Sanur. Pihaknya berharap, apa yang diberikan ini meski sedikit, namun bisa bermanfaat bagi para pekerja di tengah kondisi wabah covid-19. “Semoga apa yang diberikan ini, dapat bermanfaat,” harap Mario Pangestu.
Kedepan lanjut Mario, pihaknya dari Dealer Honda Asia Motor bersama Astra Motor Bali, akan terus melakukan gerakan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah ini. Tidak hanya dari sektor pariwisata, namun juga sektor lainnya.
Sementara salah seorang pekerja pariwisata di Dermaga Sanur, Kadek Juliarta, menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan Honda. Bantuan ini, lanjut dia, sangat membantu di tengah kondisi pariwisata yang sedang sepi akibat wabah covid-19. Bahkan banyak karyawan yang harus dirumahkan. Pihaknya berharap, kondisi ini bisa pulih dan bisa kembali normal. “Terimakasih Honda atas bantuannya, semoga kondisi ini bisa cepat pulih,” ucapnya.
Sebelumnya, Astra Motor Bali juga sudah menyalurkan bantuan berupa wastafel di sejumlah pasar dan tempat umum di Denpasar. Tidak hanya itu, di kawasan Gianyar juga dilakukan kegiatan sama. Sementara untuk membantu meringankan beban masyarakat, juga sudah dilakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, sopir angkot, driver ojek online dan pekerja harian lainnya yang terdampak. (BW-02)
Sopir Angkot dan Petugas Kebersihan Terima Paket Sayur dari Honda Big Bike Bali

TURUT berempati terhadap situasi yang terjadi saat ini, sejak wabah corona membawa dampak ekonomi terhadap warga kurang mampu, khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari. Hal ini menarik perhatian Honda Big Bike untuk melakukan kegiatan sosial, dengan turun langsung ke jalan membagikan paket sayur mayur. Pembagian ini dilakukan di area rank satu Main Dealer Astra Motor Bali, dengan menyasar petugas kebersihan dan sopir angkot.
Aksi bagi-bagi paket sayur mayur tersebut, dilakukan seluruh front line people (FLP) Honda Big Bike Bali.
Paket sayur mayur yang dibagikan tersebut, merupakan hasil panen dari petani di wilayah Bedugul yang dikemas menjadi paket dengan beberapa jenis sayuran, di antaranya kol, sawi, tomat, wortel, paprika merah, daun seledri dan lain-lain.
Big Bike Manager Astra Motor Bali, Arki Prayogi, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan ingin berkontribusi secara langsung kepada masyarakat yang menghadapi situasi ini. “Kami berharap bantuan yang kami berikan ini dapat memotivasi mereka untuk tidak patah semangat menghadapi situasi yang kurang baik ini. Paket sayur mayur yang dibagikan ini, kami beli dari petani binaan dari Honda yang sebelumnya juga pernah di support dalam kegiatan CSR di bawah payung Honda Untuk Bali, dan kini telah memanen hasil ladangnya,” kata Arki.
Sementara salah satu petugas kebersihan, Ketut Ayu, mengaku tak menyangka mendapatkan paket sayur mayur dan mengucapkan terimaksih kepada Honda Big Bike Bali. “Saya tidak menyangka akan diberikan paket sayur mayur oleh Honda. Terimakasih sudah peduli dan memperhatikan kami,” ujar Ketut Ayu. (BW-02)
“Terimakasih Honda”, Ungkapan Pengemudi Ojol yang Diberikan Paket Sembako

AKSI peduli kembali dilakukan Astra Motor Bali, dengan membagikan 200 paket sembako ke pengemudi ojek online (Ojol) wilayah Denpasar. Kegiatan ini sebagai bentuk corporate sosial responsibility (CSR) Honda Untuk Bali, di tengah mewabahnya virus corona (covid-19) yang menghentikan banyak aktivitas orang dan melihat kebijakan physical distanching (jaga jarak fisik), sehingga berdampak pada pendapatan ojol yang turun drastis.
Mengambil dua lokasi di Astra Motor Cokroaminoto dan Astra Motor Gunung Agung, pembagian sembako ini dilakukan secara bertahap dari pukul 09.00 Wita hingga 16.00 Wita, Sabtu (4/4/2020), dengan pembagian sebanyak 100 paket sembako di Astra Cokroaminoto untuk pengemudi Grab, serta 100 paket sembako dibagikan kepada pengemudi Gojek.
Group Customer Supervisor Astra Motor Bali, Abdul Hafiz Mugni, mengatakan ditengah kondisi pandemik corona, mitra ojol saat ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan jasa antarjemput. Untuk meringankan beban para mitra driver ini, Astra Motor Bali membagikan paket sembako gratis yang berisikan beras, minyak, telor dan sayur.
Untuk sembako yang dibagikan lanjut Hafiz, diambil dari para petani yang ada di daerah Bedugul yang juga merupakan binaan Astra. Karena menurut dia, petani di Bedugul mulai kesulitan untuk menyalurkan hasil sayur mayur mereka. “Jadi kita ambil sayur mayur hasil petani di daerah Bedugul,” kata Hafiz Mugni, di sela-sela pembagian sembako.
Ditambahkan Hafiz Mugni, sesuai dengan misi Astra dan kampanye #SatuHatiBerbagi, untuk membantu sesama dan untuk para driver ojol juga tetap #CariAman di jalan. Pihaknya berharap dengan bantuan dari Honda ini, bisa membantu keluarga driver ojol dengan tajuk #bersamaHonda.
Salah seorang driver Grab, Sukarmin, yang menerima bantuan sembako ini menyampaikan terimakasih kepada pihak Honda. Kedepan pihaknya berharap, program seperti ini bisa berlanjut. Karena dengan adanya bantuan ini, tentu sangat membantu di tengah kondisi seperti sekarang.
Hal senada juga disampaikan driver Grab asal Tabanan, Putu Suantika. Dengan adanya bantuan sembako ini, dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada pihak Honda. “Senang sekali, karena sudah dibantu, semoga kedepan ada lagi program serupa. Terimakasih Honda,” ujarnya. (BW-02)
Buruh Terbatas, Tentara Turun Tangan Siapkan Ruang Isolasi

Semarapura, baliwakenews.com
Penyiapan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung sempat terkendala keterbatasan jumlah buruh. Kondisi ini terjadi lantaran kecemasan masyarakat, termasuk buruh, terhadap penularan Covid-19 saat ini. Kendala tersebut akhirnya teratasi, setelah para Tentara Kodim 1610/Klungkung turun tangan. Mereka turut terlibat dalam penyiapan ruang isolasi pada Minggu (5/4).
Penyekatan ruang isolasi itu melibatkan sepuluh orang, dan telah rampung pada Selasa (7/4). Wakil Direktur Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia RSUD Kabupaten Klungkung, dr. Wayan Suatama, M.Kes., mengapresiasi dan berterimakasih atas kesigapan Tentara dalam mendukung fungsi pelayanan kesehatan. “Semoga Keluarga besar Kodim 1610/Klungkung selalu dalam keadaan sehat wal’afiat,” ungkapnya.
Suatama mengatakan, pihaknya sempat cemas karena kesulitan mendapatkan buruh. “Sebelumnya kami pihak RSUD Klungkung sangat kesulitan mencari tukang karena dihantui dengan rasa takut dan was-was terhadap Covid-19,” sebutnya. RSUD Klungkung merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali sebagai rujukan pasien Covid-19. Ruang isolasi tersebut dibangun di basement rumah sakit.
Dandim 1610/ Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr.(Han)., dalam kesempatan ini menyampaikan sangat mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung. “Semoga apa yang diberikan oleh Kodim 1610/Klungkung sangat berguna bagi masyarakat Klungkung,” terangnya. Ia memandang bahwa urusan kemanusiaa merupakan kewajiban bersama.
Ia mengatakan pihaknya senantiasa akan membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan Pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung. “Semoga kita terus bahu membahu dalam mengatasi berbagai permasalahan termasuk dalam situasi menghadapi penanganan Covid-19,” pungkas Dandim. (BW-06)
Badung Siap Sukseskan Grand Strategi Nasional Penanggulangan Covid-19

Mangupura, baliwakenews.com
Persoalan Covid-19 masih menjadi perhatian utama Pemerintah. Disaat pandemik menyerang hampir seluruh negara di dunia, Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus tersebut di tanah air. Berkaitan dengan hal itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa mengikuti rapat terbatas melalui Teleconference yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian terkait seperti Menperin, Kepala BKPM, Mentan, Menteri Perdagangan, Menteri Kelautan, Menaker, Menteri BUMN serta Apindo dan Kadin dari Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung, Selasa (7/4). Rapat terbatas yang juga diikuti oleh Sekda Provinsi dan Bupati/Walikota se-Indonesia ini, membahas tentang strategi optimalisasi industri di bidang kesehatan dan di bidang kebutuhan dasar masyarakat termasuk ketahanan pangan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan berbagai upaya telah dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 diantaranya kebijakan mengeluarkan PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 yang mengatur tentang Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Sejalan dengan kebijakan itu, jajaran Kemendagri juga telah melakukan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19 di daerah dengan mencetuskan Grand Strategi Nasional Hadapi Covid-19. “Persoalan Covid-19, sudah menyebar ke hampir semua wilayah dan berimbas ke berbagai sendi kehidupan sosial dan ekonomi kita. Pandemik Covid-19 sudah menjadi masalah nasional, yang harus ditangani secara komprehensif dan terpadu. “Kita membutuhkan Grand Strategi Nasional untuk menghadapinya,” tegas Tito.
Dijelaskannya, terdapat empat pilar strategi yang satu sama lain saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan dari Grand Strategi Nasional. Pertama adalah strategi pencegahan penularan Covid-19 itu sendiri. Kedua, menyangkut peningkatan sistem ketahanan tubuh, baik di tingkat indvidual maupun di tingkat komunitas masyarakat untuk menghadapi Virus Corona.
Ketiga, peningkatan kapasitas sistem kesehatan, baik di tingkat Pusat maupun di seluruh daerah di Indonesia. Keempat adalah mengoptimalkan kapasitas produksi industri, khususnya di bidang kesehatan serta produksi kebutuhan dasar masyarakat termasuk ketahanan pangan. Dimana petani, peternak dan nelayan harus diproteksi agar mampu melipatgandakan produksi pangan. “Keempat komponen strategi tersebut harus dilakukan secara bersamaan di atas langkah-langkah yang operasional,” kata Mendagri.
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), misalnya, dapat dikategorikan ke dalam strategi nomor satu, yaitu pencegahan penularan. Penerapan strategi ini memiliki implikasi ke bidang lain, seperti sosial dan ekonomi sehingga harus direspon dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat termasuk pangan yang dicakup di dalam strategi keempat.
Disamping itu, untuk mencapai kapasitas sistem kesehatan seperti penyediaan Alat Perlindungan Diri (APD), kecukupan ventilator di rumah sakit rujukan serta alat kesehatan lainnya, maka dibutuhkan optimalisasi industri dalam negeri di bidang kesehatan.
“Artinya, sektor dunia usaha dan industri kesehatan perlu didorong untuk berproduksi mencukupi kebutuhan yang berhubungan dengan Covid-19,” lanjut Mendagri.
Dalam Teleconference tersebut, Bupati Giri Prasta maupun Wabup Suiasa menyatakan kesiapan Pemkab Badung untuk melaksanakan dan menyukseskan Grand Strategi Nasional penanggulangan covid-19 yang dicetuskan oleh pemerintah pusat.
Bahkan dikatakan lebih lanjut bahwa apa yang sudah dilaksanakan dan yang dicanangkan Pemkab Badung sudah sejalan dengan poin-poin arahan yang disampaikan oleh Mendagri.
“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah strategis dan tepat sasaran sebagai komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di saat adanya pandemi Covid-19 ini. Pertama berkaitan dengan strategi industri pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat, Pemkab mendorong sektor UMKM untuk memproduksi masker kain yang akan didistribusikan ke masyarakat dan sentral produksi pangan kita di Badung sudah siap untuk mengantisipasi kondisi ini. Kedua berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat apabila sampai terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kami sudah melakukan realokasi APBD untuk membackup dana desa yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Badung. Kami akan selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Badung,” ungkap Giri Prasta.
Ditambahkan pula oleh Bupati Badung, bahwa sehari sebelumnya pihaknya juga bersama semua Camat dan Perbekel se- Badung dalam rapat kordinasi melalui teleconference untuk memberikan arahan kepada masing-masing desa agar satu komando dengan Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayahnya.
Turut mendampingi Bupati, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan I Made Widiana, Kadis Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana, Kadis Perikanan I Nyoman Suardana, Asisten II dr. Putra Suteja dan Direktur PD Pasar Giri Mangu Sedana I Ketut Golak.(BW-5)
Baru Keluar Penjara Akibat Corona, Residivis Kembali Dibekuk
Denpasar, baliwakenews.com
Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, menggagalkan penyelundupan ganja lintas pulau. Petugas menangkap dua tersangka, Bayu Tama Pangestu (24) dan Ikhlas alias Iqbal (29) saat mengambil paketan di perusahaan jasa ekspedisi di Jalan Pura Demak II, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 11.00.
Kepala BNNP Bali Brigjen Putu Gede Suastawa mengatakan, terungkapnya penyeludupan ganja tersebut berdasarkan informasi dari BNNP Riau dan Direktorat Interdiksi BNN RI. “Ganja seberat dua kilo gram itu dipesan oleh jaringan Fuad napi di LP Kerobokan. Ganja tersebut lantas dikirim menggunakan jasa ekspedisi. Setelah paket tiba, kedua tersangka bertugas mengambil,” ucapnya.
Kemudian mulai Selasa pagi, petugas memantau perusahaan ekspedisi di Jalan Pura Demak II itu. Sekitar pukul 11.00 kedua tersangka mengambil paketan tersebut. Namun sebelum paket diberikan, mereka buru-buru keluar menuju jalan raya. Tak buang kesempatan, petugas lantas menangkap tersangka.
Dari tangan tersangka Bayu Tama Pangestu asal Cirebon dan Iqbal asal Pekanbaru, diamankan dua peket bungkusan besar dibalut lakban warna coklat berisi ganja dengan berat 2.013 gram atau 2 Kg. “Kami masih dalami keterangan kedua tersangka dan memburu napi di LP Kerobokan yang diduga sebagai pengendalinya. Kedua tersangka baru lepas dari lapas karena wabah Covid-19,” tegasnya. (ww)


























