Perempuan Polandia Tewas Terlindas Bus di Denpasar

0
Ilustrasi

Denpasar, baliwakenews.com

Seorang perempuan asal Polandia, berinisial HS (23), tewas usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Sutomo, Pemecutan Kaja, Denpasar pada Rabu (24/4) pagi. Motor yang dikendarai turis asing itu, disenggol bus.

Informasi dihimpun, aparat kepolisian masih menyelidiki kronologis kecelakaan itu. Namun saat kejadian HS mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax DK 3915 FCJ warna biru. “Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, HS melaju dari arah Jalan Cokroaminoto, Denpasar Utara menuju arah timur. Setibanya di depan Gereja Kasi Kudus, bus mendahului motor HS. Dan ban depan kiri bus menyenggol motor HS hingga dia terjatuh. Korban jatuh ke kolong Jetbus 5 warna merah dan kepalanya dilindas ban belakang kiri bus. “Bus tersebut mengangkut rombongan tour salah satu SMP dari Bantul,” ujar sumber.

Dan bus tersebut lantas melindas HS. Akibatnya, HS tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah HS dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol I Made Teja Dwi Permana yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan itu. HS terlindas bus dan tewas di TKP. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan kronologi kecelakaan itu secara lengkap. Lantaran dia masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Betul, Anggota Unit Laka masih Olah TKP di lokasi kejadian, hasilnya nanti akan saya informasikan kembali,” tandas mantan Kapolsek Denpasar Selatan tersebut. BWN-01

 

Seorang Perempuan Nyaris Tewas Terseret Arus Usai Nekat Terobos Air Meluap di Jembatan

0
Nekat terobos air yang meluap di jembatan Yeh Matan Klecung Kelod, Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, seorang perempuan, Ni Luh Putu Tika Cahyani (23) terseret arus.

Tabanan, baliwakenews.com

Nekat terobos air yang meluap di jembatan Yeh Matan Klecung Kelod, Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, seorang perempuan, Ni Luh Putu Tika Cahyani (23) terseret arus. Saat kejadian, Tika mengendarai sepeda motor.

Beruntung nyawa gadis asal Banjar Dinas Antap Delod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg itu, selamat karena berpegangan ke ranting pohon setelah sempat hanyut beberapa meter. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pada Selasa (23/4) sekitar pukul 19.30 wita, motornya hanyut dan belum ditemukan.

Berdasarkan keterangan korban, awalnya dia datang dari arah timur karena baru pulang bekerja. Korban bermaksud menyeberangi jembatan atau jalan penghubung Klecung-Bebali. Saat korban menyeberang, air sungai Yeh Matan sudah menutupi atau berada di atas jembatan. “Meski demikian, korban masih tetap menyeberang. Dan saat berada di tengah jembatan, tiba-tiba sepeda motor Honda Scoopy DK 5779 GAA yang dikendarai korban mati. Sedangkan arus sungai semakin deras sehingga sepeda motor dan korban terseret,” kata Kapolsek Seltim AKP I Nyoman Artadana, Rabu (24/3).

Hingga korban sempat terseret arus sungai. Dia akhirnya selamat setelah berpegangan di ranting serta akar pohon sekitar sungai. Sedangkan sepeda motor korban terseret arus dan hilang.

Artadana mengatakan, pencarian sepeda motor korban masih dilakukan pencarian. Menurutnya saat kejadian air sungai cukup deras, usai turun hujan mulai pukul 17.00. “Panjang jembatan atau jalan penghubung Klecung – Bebali kurang lebih 30 meter dan lebar 3,5 meter. Untuk mengantisipasi agar tidak ada warga masyarakat yang melintas di jembatan Personil Polsek Seltim, Bhabinkamtibmas dan warga menutup akses masuk dengan menggunakan bambu,” tegasnya. BWN-01

Irfan Jaya Tak Selebrasi untuk Hormati Mantan Tim, Teco Cugurra Malah Meledak-Ledak

0
Foto: (Bali United)MINTA MAAF: Irfan Jaya (kiri) meminta maaf ketika ia menjebol gawang mantan timnya. Bali United menang 2-0 atas Persebaya Surabaya di laga tersebut.

Kereneng, baliwakenews.com

Ada kejadian unik ketika Irfan Jaya mencetak gol pertama Bali United saat mengalahkan Persebaya Surabaya. Mantan pemain timnas Indonesia itu enggan berselebrasi dan lebih memilih langsung berlari ke area kickoff agar laga bisa dilanjutkan kembali.

Usut punya usut, Irfan Jaya adalah mantan punggawa Persebaya Surabaya. Ia bergabung di musim 2017-2021 sebelum akhirnya pindah ke PSS Sleman.

Dan ketika ia mencetak gol ke mantan timnya tersebut, ia melakukan gestur meminta maaf untuk menghormati klub yang pernah membesarkan namanya tersebut.

Namun lain cerita dengan Teco Cugurra. Sebagai mantan pelatih fisik Persebaya di era 2000 an, Teco Cugurra terlihat emosional di pinggir lapangan. Ia merayakan gol Irfan Jaya dengan kegirangan.

Begitu juga saat Privat Mbarga mencetak gol kedua Bali United. Wajah Teco terlihat sumringah, wajar saja karena perjalanan Bali United menuju babak Championship Series telah dipastikan dengan gol kedua Privat Mbarga tersebut. BWN-06

Tiga Hari ke Depan, Sejumlah Wilayah di Bali Masih Berpotensi HujanWaspada Hujan Disertai Petir

0
Foto: Istimewa (BMKG) Peringatan Dini: Peringtan Dini Kondisi cuaca Wilayah Bali Rabu 24 April 2024.

Kuta, baliwakenews.com

Dalam 2 sampai 3 hari ke depan sejumlah wilayah di Bali masih terjadi hujan. Hal ini dikarenakan cuaca di Bali masih memasuki Pancaroba yakni peralihan dari musim hujan ke kemarau. Hal itu diungkapkan Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah 3, Putu Pradiatma Wahyudi dikonfirmasi akan kondisi cuaca wilayah Bali, Rabu (24/4/2024).

Menurut Wahyudi Bali saat ini masih berada dalam musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau disebut dengan istilah pancaroba. “Karenanya normal bila masih ada hujan yang turun di beberapa daerah,” imbuhnya sembarienambahkan kondisi suhu muka laut yang cenderung hangat dan kelembaban udara yang cukup basah hingga lapisan 500 mb yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif. Berdasarkan model cuaca, kondisi ini diprakirakan masih berlangsung 2 hingga 3 hari ke depan. “Dan akan kami update setiap harinya,” imbuhnya.

Wilayah yang masih berpotensi hujan meliputi Bali bagian barat, tengah, selatan, dan timur. Masyarakat dimintanya agar selalu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi secara tiba-tiba. Seperti hujan yang dapat disertai petir/kilat dan angin kecang berdurasi singkat. “Dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan air, pohon tumbang, tanah longsor, dan kondisi jalan yang licin,” jelasnya.

Sedangkan untuk gelombang laut di Perairan utara Bali masih dalam kategori rendah yaitu berkisar antara 0.5 – 1 meter. Sementara di Perairan selatan Bali dalam kategori sedang yaitu berkisar antara 0.75 – 2 meter.

Di mengimbau msyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di perairan selatan Bali. BWN-04

Permalukan Persebaya di Kandangnya, Bali United Melaju ke Babak Championship Series

0
Foto: (Bali United)MENANG: Winger Bali United, Irfan Jaya (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Persebaya Surabaya. Bali United menang 2-0 di laga ini.

Kereneng, baliwakenews.com

Bali United memastikan diri melaju ke babak Championship Series setelah mempecundangi Persebaya Surabaya di kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya di pekan ke-33 Liga 1, Rabu 24 April 2024. Tambahan 3 poin tersebut sudah cukup bagi asuhan Teco Cugurra untuk menginjakkan kakinya di 4 besar.

Dua gol kemenangan Bali United dicetak oleh Irfan Jaya dan Privat Mbarga. Gol pertama lahir dari kaki Irfan Jaya di menit 34 setelah menerima umpan Eber Bessa.

Mantan pemain timnas Indonesia itu dengan cerdik melepaskan sepakan plessing ke tiang jauh dari jangkauan kiper Persebaya.

Kemudian gol kedua Bali United lahir dari kaki Privat Mbarga di menit 73 lewat skema serangan balik cepat.

Persebaya yang terus menekan, lupa dengan pertahanannya. Bola liar langsung diarahkan ke Privat Mbarga yang berdiri sendiri di areal tengah. Dengan cerdik, Privat mencuri bola dan melesat sendirian hingga kotak pinalti dan menundukkan kiper dengan mudah.

Tambahan 3 poin ini membuat pelatih Stefano Teco Cugurra sumringah. Ia senang karena target yang diinginkan manajemen bisa terwujud.

“Senang karena target 4 besar sudah bisa kami wujudkan. Kini tinggal fokus di laga tersisa, baru ke babak Championship Series,” ujar Teco Cugurra usai laga.

Ia berterima kasih kepada pemain, manajemen, dan staf pelatih lainnya yang sudah memberikan tenaga dan waktunya hingga Bali United mencapai fase ini. BWN-06

Jelang WWF ke-10, Pol.PP Badung Gelar Penertiban di Kuta dan Kutsel

0
Foto: Istimewa (Pol.PP) Sidak: Sidak yang digelar jajaran Pol. PP Badung bersama jajaran terkait di Kuta dan Kutsel.

Kutsel, baliwakenews.com

Jajaran Pol.PP Badung sejak beberapa hari ini gencar menggelar penertiban di Wilayah Kuta dan Kuta Selatan (Kutsel). Mereka menyasar masalah kerawanana sosial seperti Gepeng dan Penduduk Non Permanen (PNP) yang tidak memiliki identitas lengkap. Dikonfirmasi akan hal ini, Rabu (24/4/2024), KasatPol.PP Badung, IGAK Suryanegara tidak menampiknya.

IGAK Suryanegara, menerangkan intensitas penerriban yang meningkat ini terkait menjelang pelaksanaan WWF yang akan diadakan tanggal 18-25 mei 2024 di Nusa Dua. Langkah ini kata dia sudah dilakukan sejak Jumat (19/4/2024) lalu. Untuk di Wilayah Kuta sasaramnya yakmi berkaitan masalah kerawanan sosial seperti gepeng dan lainnya.

Sedangkan mulai minggu ini akan dilakukan bersih-bersih reklame kadaluarsa, reklame liar dan hal-hal yang mungkin diperkirakan akan mengganggu pemandangan/kerawanan tibum tranmas. Penertiban ini dilakukan secara menyeluruh, baik gepeng, reklame dan masalah lainnya yang menganggu estetika dengan prioritas di kecamatan Kuta dan Kuta Selatan.

Pihaknya juga telah melaksanakan sidak Penduduk Non Permanen (PNP) pascaarus balik Hari Raya Idul Fitri. “Sidak kami laksanakan secara bertahap dengan menggandeng instansi terkait dan pemerintah terbawah,” imbuhnya.

Seperti yang dilakukan di Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan, Desa Ayunan Kecamayan Abiansemal, Desa Sembung Kecamatan Mengwi dan Desa Sibang Kaca Kecamatan Abiansemal. Sidak ini dinilainya sangat penting untuk memastikan para pendatang tertib administrasi, pemetaan wilayah dan menjaga situasi kondusifitas ketertiban umum. Dari empat desa itu, hanya di Kutuh yang ada temuan. Itu ada 11 orang yang kedapatan tidak melaporkan diri ke desa. “Mereka memiliki KTP, tapi lupa melaporkan diri,” ungkapnya.

Para pelanggar ini selain diberikan pembinaan juga diminta untuk mrlaporkan dirinya dengan difasilitasi oleh pihak penanggungjawab. Selanjutnya Pemeriksaan PNP di Desa kini diserahkan di masing-masing desa dan diharapkan segera dapat dilaksanakan. “Hasil dari sidak tersebut juga diminta agar dilaporkan ke kami, termasuk jika ada yang bermasalah,” pungkasnya. BWN-04

Widia Utami, Sosok Inspiratif Perempuan Buleleng Pelestari Seni dan Budaya

0
Sumber : (Humas Buleleng) SOSOK INSPIRATIF - Widia Utami, Sosok Inspiratif Perempuan Buleleng Pelestari Seni dan Budaya, Selasa 23 April 2024.

Singaraja, baliwakenews.com

Pengaruh dunia luar dalam era globalisasi sangat rentan menggiring generasi muda untuk menekuni kegiatan-kegiatan yang bersifat modern/kekinian, istilahnya “Agar tidak ketinggalan jaman”. Mungkin terbilang cukup banyak, terlebih di daerah perkotaan, sangat jarang ditemui aktif berpartisipasi dalam bidang seni dan budaya.

Cemas akan kondisi yang lebih parah lagi, salah satu Perempuan Buleleng, Ida Ayu Ketut Widia Utami berjuang keras melestarikan seni dan budaya dalam naungan Sanggar Seni Santhi Budaya Singaraja. Berkesempatan diundang dalam Podcast B-Kom (Bincang Komunikasi) Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, perempuan cantik ini menuturkan kisahnya sebagai salah satu penekun seni tari di Buleleng, Selasa 23 April 2024.

Widia Utami memang memiliki darah seni dari orang tuanya, ia menuturkan awal dirinya mengenal seni tari adalah bersumber dari Ibunya yang juga seorang penari asli Buleleng.

“Saya dari kecil memang sering melihat Ibu menari dan Saya juga diarahkan untuk belajar menari. Dipaksa sih, tapi lama-lama Saya jadi suka dan menjadi hobby sejak usia 5 tahun,” ujarnya.

Namun semenjak mengenyam pendidikan SMP sampai dengan SMA, Widia Utami mengaku sudah sangat jarang menari karena lebih disibukan dengan kegiatan belajar sekolah dan ektrakurikuler yang tidak condong ke bidang kesenian.

Berbeda kondisinya saat perempuan cantik ini mulai mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, kala itu Widia Utami baru tersadar bahwasannya menari dan melakukan kegiatan kesenian lainnya adalah penting, selain untuk melestarikan seni dan budaya, juga untuk mempertahankan jati diri sebagai perempuan asli Buleleng yang kaya akan seni, budaya dan tradisi yang khas.

Semenjak serius menekuni kesenian hingga akhirnya tergabung dalam Sanggar Seni Santhi Budaya Singaraja, Widia Utami laris memeriahkan gelaran event-event di hotel, restoran hingga dalam berbagai event yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Selama perjalanan karirnya, Widia Utami banyak mengikuti event-event bergengsi, seperti mengikuti Pesta Kesenian Bali sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang, menjadi finalis Jegeg Bagus Buleleng tahun 2006, Duta Buleleng diajang Pagelaran Nusantara Jakarta tahun 2007 & 2008, pembina dan penatar tari di Sanggar Seni Santhi Budaya Singaraja sampai sekarang.

Tidak hanya itu, perempuan inspiratif ini juga pernah terjun sebagai Duta Negara dalam beberapa ajang bergengsi tingkat internasional seperti, Jeju Festival di Korea Selatan, Baoshan Festival Cina Shanghai, Pesta Gedang Nusantara Malaysia, WTM London Inggris, Folkart Thailand dan Folkart Manila Filiphines.

Pengalaman luar biasa Widia Utami tidak menjadikan dirinya sombong atau pun berpuas diri, ia tetap bersahaja bergaul dengan semua orang bahkan mengajak banyak generasi muda untuk turut serta melestarikan seni dan budaya khas Buleleng.

Hal ini terbukti dari rutinitas keseharian Widia Utami melatih tari di sanggarnya dan pementasan rutin setiap Minggu malam di Puri Kanginan. Pihaknya mengaku anak didiknya di sanggar sebagian besar masih mengenyam pendidikan, sehingga jadwal latihan disesuaikan agar tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah.

“Kami atur waktu latihan sebaik mungkin agar tidak mengganggu jam sekolah mereka (anak didik, red), jadi mulai jam 4 sore sudah latihan di sanggar sampai malam hari, kadang jam 10 – 11 malam masih ada aktivitas di sanggar. Kecuali ada event tertentu, kami koordinasikan ke sekolah agar mereka mendapat ijin,” terang Widia Utami.

Ditambahkan, pihaknya berkeinginan mengikuti jejak Raden Ajeng Kartini yang berjuang keras mempertahankan emansipasi Perempuan Indonesia. Kini di tengah gempuran digitalisasi yang begitu liar, terlebih di media sosial, pihaknya mengajak seluruh generasi muda khususnya perempuan untuk memperkuat jati diri sebagai Perempuan Buleleng yang kuat dan cinta akan seni, budaya dan tradisi.

Widia Utami berkomitmen untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai kesenian dan budaya warisan nenek moyang kepada anak didiknya, sehingga ke depan menjadi tonggak penerus dan pelestari seni budaya Buleleng. Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mewadahi seluruh pelaku kesenian dalam sebuah event-event yang tentunya dijadikan prioritas utama. BWN-03

Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Krama Desa Dauh Peken

0
Suasana penuh syukur dan khidmat, menyambut kehadiran Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M ketika pihaknya menghadiri Upacara Pujawali yang berlangsung di Pura Manik Selaka, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan

Tabanan, baliwakenews.com

Suasana penuh syukur dan khidmat, menyambut kehadiran Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M ketika pihaknya menghadiri Upacara Pujawali yang berlangsung di Pura Manik Selaka, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan. Kehadirannya saat itu tidak hanya sebagai wujud representasi dari dukungan Pemerintah tetapi juga sebagai manifestasi nyata dari semangat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan Tabanan yang lebih baik, Rabu, (24/4).

Didampingi oleh Sekda dan Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Instansi Vertikal, Camat, Perbekel, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat, rombongan disambut hangat oleh krama setempat, dimana Bupati Sanjaya hadir sebagai murdaning jagat memberikan restu dan dukungan serta turut mendoakan lancarnya keberlangsungan acara.

Dalam rangkaian Pujawali yang puncak acaranya berlangsung pada hari ini, Bupati Sanjaya sampaikan apresiasi yang tulus terhadap semangat gotong-royong yang dilakukan masyarakat Tabanan, dalam membangun karya yang memberikan manfaat positif bagi warga setempat. Bagi Sanjaya, gotong-royong yang dilakukan masyarakat adalah cerminan semangat kebersamaan yang patut untuk terus dijaga dan dikembangkan.

Di samping itu, Sanjaya juga berharap, sikap saling asah, asih dan asuh yang terjalin, dapat menjadi pondasi bagi kemajuan bersama. Dirinya menekankan, persembahyangan Pujawali yang berlangsung, juga menjadi momentum pengabdian kita sebagai umat, kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, senantiasa memperbaiki dan membangun apa yang menjadi manfaat bagi sekala dan niskala.

Lebih lanjut, Politisi Asal Dauh Pala tersebut juga menyorot pentingnya soliditas dan sinergitas yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan yang terus menerus dilakukan di Tabanan. “Saya sangat mengapresiasi krama di sini, sudah sangat kompak membangun, dan nantinya sinergitas yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat ini, semoga bisa memberikan asas manfaat yang baik, kita sama-sama saling bantu, untuk menyukseskan pembangunan Tabanan Era Baru” ujarnya.

Oleh karenanya, usai persembahyangan bersama saat itu, Murdaning Jagat Tabanan yang selain memberikan apresiasi, juga menyampaikan doa restu serta rasa bangganya kepada masyarakat akan kesungguhan krama dalam melaksanakan yadnya. Yang mana, hal ini sejalan dengan kekompakan masyarakat dalam membangun Tabanan, sekaligus pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan tradisi, seni, adat, agama dan budaya.BWN-HT

Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT Ke 43 Perumda Pasar Dan Pangan Mangu Giri Sedana

0
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri Hut ke 43 Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, bertempat di Warung Tegan Jalan Raya Kapal, Mengwi, Rabu (24/4).

Mangupura, baliwakenewsw.com

Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa menghadiri Hut ke 43 Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, bertempat di Warung Tegan Jalan Raya Kapal, Mengwi, Rabu (24/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Perekonomian Kabupaten Badung AA. Sagung Rosyawati, Kabag Pengadaan Barang Dan Jasa Kabupaten Badung I Dewa Gede Sudirawan, Dewan Pengawas Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, Direktur Utama Pasar Mangu Giri Sedana serta jajaran, Tim mutu beras, Tim pengawas dan tim teknis PBJ Pembangunan RMU dan undangan lainnya.

Hut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda Adi Arnawa diserahkan kepada Direktur Utama Wayan Suryantara.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Badung yang bertugas menyelenggarakan kemanfaatan umum bidang pasar dan pangan. Dengan peran strategis tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan perekonomian dan ketahanan pangan di Kabupaten Badung.

Dalam perkembangannya pasar dan pangan MGS diberikan perluasan ruang lingkup kegiatan usaha yang semula hanya bergerak pada jasa perpasaran tetapi saat ini dapat melakukan kegiatan pengadaan barang dan jasa sehingga dapat memberikan peluang besar untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Lebih lanjut Adi Arnawa berharap pasar dan pangan MGS dapat selalu berbenah dalam segala aspek dan memanfaatkan setiap peluang bisnis serta mitigasi risiko termasuk dalam segala pengambilan keputusan yang tidak lagi menggunakan intuisi tetapi berdasarkan pertimbangan rasional yang didukung data yang akurat.

“Saya berharap Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana tidak henti-hentinya melakukan inovasi dan kreasi yang dapat memberikan nilai tambah dengan tidak esensi asas kemanfaatan umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara Direktur Utama Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Wayan Suryantara menyampaikan acara Hut hari ini mengambil tema “Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas kita tingkatkan sasaran kinerja menuju Mangu Giri Sedana sehat dan mandiri”. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Sekda Adi Arnawa beserta jajaran yang selalu memonitor perkembangan perumda karena pada saat ini perumda pasar dan pangan yang selalu dibentengi oleh perda 16 tahun 2022 yaitu sudah menjamah kepada pangan yang artinya perumda pasar dan pangan memiliki andil yang cukup besar dalam ikut bersama-sama untuk mengendalikan inflasi daerah termasuk kesediaan pangan.

Melalui acara Hut hari ini pihaknya berharap kedepan dapat meningkatkan kinerja dan solidaritas sehingga kedepan dapat lebih memajukan perkembangan Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta selalu mendapat dukungan materiil dan nonmaterial dari Pemerintah Kabupaten Badung.BWN-HB

Wabup Suiasa Buka Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

0
Wabup Suiasa saat membuka Kegiatan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota tahun 2024 di Puspem Badung, Rabu (24/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa membuka Kegiatan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota tahun 2024 bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati Puspem Badung, Rabu (24/4). Turut hadir Ketua Satgas Stunting Provinsi Bali Made Ayu Witriasih, Kadis P2KBP3A Nyoman Gunarta, beserta dinas terkait di lingkup Kabupaten Badung.

Selaku Ketua Tim Penurunan Stunting di Kabupaten Badung, Wabup Suiasa dalam arahanya menyampaikan bahwa dirinya selalu memperkuat dan memperteguh tim koordinasi percepatan penurunan stunting untuk secara terus menerus melakukan upaya-upaya dalam rangka penurunan stunting, salah satunya dengan melaksanakan diskusi forum koordinasi percepatan penurunan stunting. ”Hari ini kita membangun komunikasi efektif bersama tim dan seluruh komponen stakeholder terkait, dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Badung, kita bersama tim lakukan rutin setiap bulan, bahkan skala besar dan evaluasi kami lakukan setiap tiga bulan untuk melakukan komunikasi yang efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Badung, pihaknya mengajak seluruh timnya bekerja keras bersama-sama dengan saling mendukung, memberikan kekuatan serta saling terkoneksi.” Mari kita bekerja bersama-sama dan saling terkoneksi dan saling mendukung dengan metode empat tepat, yaitu tepat sasaran, tepat perencanaan, tepat waktu dan tepat tempat. Jika empat tepat ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan saling memberikan kekuatan saya yakin dan percaya bahwa dalam menangani stunting ini kita tidak hanya menurunkan saja tetapi justru bisa melakukan percepatan,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua satgas Stunting Provinsi Bali Made Ayu Witriasih memaparkan dalam upaya percepatan penurunan stunting di indonesia pihaknya telah melakukan upaya-upaya dengan melakukan meningkatkan kualitas berkehidupan berkeluarga serta memperbaiki pola asuh. “Dalam melakukan percepatan penurunan stunting upaya kami dalam pelaksanaan perencanaan kami susun rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga berisiko stunting,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan forum percepatan Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting ini penting sekali dilakukan untuk meningkatkan pemahaman, kemudian menyelaraskan mengintegrasikan serta melakukan evaluasi, apakah program atau kegiatan yang sudah dilaksanakan. “Sasaran lokus yang telah ditetapkan pada forum stunting di Kabupaten Badung, dilihat dari hasil studi kesehatan Indonesia yang disingkat dengan SKI tahun 2023. Provinsi bali telah berada dibawah rata-rata nasional yaitu sebesar 7,2% yang menjadikan bali adalah provinsi terendah nasional di bawah 10 satu-satunya provinsi di bawah 10 di nasional,” jelasnya.BWN-HB

Wabup. Suiasa Buka Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

0
Wabup Suiasa saat membuka sosialisasi keterbukaan informasi publik di Kabupaten Badung tahun di Kantor Kominfo, Puspem Badung, Rabu (24/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka secara resmi sosialisasi keterbukaan informasi publik di kabupaten badung tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Badung di Kantor Kominfo, Puspem Badung, Rabu (24/4). Sosialisasi yang diikuti Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana dari Perangkat Daerah dan 11 Media Pers ini dihadiri Ketua KI Bali, I Made Agus Wirajaya didampingi Komisioner bidang Kelembagaan KI Bali Agus Suryawan, Kadis Kominfo I Gst. Ngr. Jaya Saputra, dan Sekretaris PWI Provinsi Bali I Ketut Joni Suwirya selaku Narasumber.

Dalam sambutannya, Wabup. Suiasa atas nama Pemkab. Badung sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik. Melalui sosialisasi ini diharapkan para peserta dapat menambah pengetahuan yang bermanfaat guna menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pemahaman para PPID dalam mewujudkan keterbukaan informasi di badung. “Sosialisasi keterbukaan informasi publik sangat penting dan strategis, karena pemerintah daerah memiliki posisi sebagai badan atau lembaga layanan informasi publik. Untuk itu diperlukan pengelolaan informasi dengan sebaik-baiknya. Bila informasi publik tidak kita kelola dengan baik, maka itu adalah awal dari kegagalan kita,” tegasnya.

Ditambahkan, pemerintah sebagai wadah layanan publik, bila ingin berhasil dalam perencanaan hingga manajemen organisasi itu sendiri, harus diawali dari hulunya dengan layanan informasi yang baik pula. Karena informasi publik merupakan hak masyarakat dan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kewajiban pemerintah sebagai layanan publik harus memenuhi hak masyarakat akan informasi publik yang sepatutnya dan sepantasnya diterima. “Masyarakat juga harus diajarkan dan diberi pemahaman bahwa tidak keseluruhan informasi publik itu bisa didapatkan, bisa diakses, dan hal-hal sifatnya terbatas. Untuk masyarakat juga wajib memberikan informasi yang memiliki nilai informatif dan proporsional. Sehingga antara pemberi layanan informasi dan penerima informasi, mengenal ruang dan batas kita masing-masing,” tambahnya.

Melalui sosialisasi keterbukaan informasi, Ketua KI Provinsi Bali, Made Agus Wirajaya, mengharapkan adanya kolaborasi antara Pemerintah dengan Media Pers tentang kedudukan informasi publik. Pertama dari sisi pemerintah, seperti apa layanan informasi publik yang sudah dijalankan dan informasi apa saja yang dapat diberikan oleh Dinas Kominfo untuk seluruh OPD termasuk Desa dan masyarakat. Kedua melihat bagaimana perspektif keterbukaan informasi publik dari rekan-rekan media, karena media sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. “Yang terpenting bagaimana masyarakat kita bisa memfilter informasi yang diterima. Sebelum memfilter, tentu sumber informasinya harus jelas. Ini salah satu edukasi yang harus diberikan, mengenai informasi publik yang berkualitas,” terangnya.BWN-HB

TP PKK Badung Ngayah Rejang Giri Putri di Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta

0
PKK Badung yang dipimpin Nyonya Seniasih Giri Prasta ngayah Tari Rejang Giri Putri saat upacara melaspas dan ngenteg linggih di Pura Sanatanagama, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (23/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung ngayah Tari Rejang Giri Putri saat upacara ngenteg linggih di Pura Sanatanagama, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (23/4). TP PKK yang dipimpin oleh Nyonya Seniasih Giri Prasta tersebut juga ngayah Tari Rejang Taman Sari pada Pura yang mendapat dana hibah sebesar Rp 2 miliar dari Pemkab Badung tersebut.

Nyonya Seniasih Giri Prasta mengatakan, selaku PKK ngayah merupakan hal yang wajib. Terlebih, bertepatan dengan hari Purnama Jiyestha yang baik sekali untuk ikut berpartisipasi ngayah pada upacara Ngenteg Linggih di Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta. “Rejang Giri Putri merupakan tari kepunyaan Kabupaten Badung. Tetapi, kebetulan yang bisa ngayah hanya setengah dari seluruh jumlah PKK Badung. Karena bertepatan dengan rahina Purnama ada yang memiliki kesibukan masing-masing,” ujarnya didampingi Ketua Gatriwara Badung, Nyonya Ayu Suartini Parwata

Istri Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta tersebut mengungkapkan, ini merupakan kali pertama TP. PKK Badung ngayah di Yogyakarta. Meski, sebelumnya sudah sering ngayah di luar Bali salah satunya di Lumajang. “Sesuai undangan, jika kami diundang di Pura manapun di Indonesia kami siap ngayah,” terangnya.

Seniasih Giri Prasta berharap, dengan adanya Pura Sanatanagama ini akan mempermudah mahasiswa UGM dan masyarakat Hindu sekitar untuk bersembahyang. “Kami punya anak-anak mahasiswa Hindu disini, dengan adanya Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta ini mereka bisa menyempatkan untuk sembahyang disini. Terutama saat hari besar Agama Hindu seperti Galungan ketika mereka tidak bisa pulang ke Bali, mereka bisa bersembahyang disini. Ini sangat menguntungkan anak-anak kami yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta,” tuturnya.BWN-HB

Made Retha Ajak Warga “Nyikiang Pikayun” Sukseskan Wayan Suyasa Badung 1

0
KARYA-Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa hadir memenuhi undangan masyarakat Perumahan Puri Kampial, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan. Kehadiran Suyasa di Kampial tersebut untuk ikut ngerastiti Karya Pujawali yang dilaksanakan krama perumahan di Pura Giri Natha.

Kuta Selatan, baliwakenews.com

Bertepatan dengan Purnama Djesta, Selasa (23/4) malam, Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa hadir memenuhi undangan masyarakat Perumahan Puri Kampial, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan. Kehadiran Suyasa di Kampial tersebut untuk ikut ngerastiti Karya Pujawali yang dilaksanakan krama perumahan di Pura Giri Natha. Ada peristiwa menarik dalam kedatangannya di Perumahan tersebut, Politisi Golkar asal Penarungan itu disambut layaknya Bupati Badung dengan pagar ayu para ibu PKK perumahan dan pengalungan untaian bunga gumitir.

Bahkan tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Badung I Made Retha secara gamblang mengajak masyarakat yang hadir “Nyikiang Pikayun” mendukung Wayan Suyasa menjadi Bupati Badung melalui Pilkada November mendatang. Bahkan secara gamblang politisi Partai Demokrat ini juga meyakinkan sosok Wayan Suyasa merupakan figur tepat untuk memimpin Badung.”Mari kita sukseskan Pak Wayan Suyasa ddi Pilkada November mendatang, agar jayanthi menjadi Bupati Badung,”ajak Retha.

Tak hanya itu, Ketua DPD Partai Golkar Badung ini juga mendapat kejutan spesial dari Sekaa Gong Wanita diperumahan dengan 200 KK tersebut, dengan membawakan tetabuhan Wayan Suyasa Menuju Badung 1. Turut hadir mendampingi Wayan Suyasa, Anggota DPRD Badung I Nyoman Karyana serta beberapa tokoh masyarakat di Kuta Selatan. Selain berkesempatan melaksanakan persembahyangan bersama krama, wujud apresiasi dan motivasi Wayan Suyasa juga ngaturang punia Rp 10 juta.

Wayan Suyasa menyampaikan kehadirannya pada Pujawali Pura Giri Natha Perumahan Puri Kampial untuk memenuhi undangan masyarakat yang disampaikan kepada dirinya selaku Wakil rakyat di DPRD Badung, sebagai saksi pujawali di Pura Giri Natha. Pihaknya juga menyatakan terima kasih telah diberikan kesempatan untuk tangkil dan magendu wirasa bersama masyarakat. Diakuinya kehadirannya di Puri Kampial merupakan kali ke tiga termasuk sebelumnya hadir dimasa Pandemi Covid -19 lalu.

“Saya berbangga dan bergembira kembali dapat hadir bersama masyarakat di Perumahan Puri Kampial untuk magendu wirasa dan menyerap aspirasi,”ujarnya.

Politisi yang populer disapa WS ini juga mengapresiasi masyarakat yang telah menyalurkan hak pilihnya dalam Pileg dan Pilpres 14 Februari 2024 lalu. “Saya selaku Ketua DPD Partai Golkar Badung juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat telah memberikan kepercayaan 24 persen di legislatif sehingga memungkinkan untuk melahirkan calon kepala daerah dari Partai Golkar,”ungkapnya.

Atas dukungan masyarakat yang diberikan kepada dirinya untuk maju di Pilkada Badung, selain mengucapkan terima kasoh atas kepercayaan yang diberikan, Wayan Suyasa juga mengatakan akan mengikuti proses yang ada di internal Partai Golkar. “Saya menitip diri kepada masyarakat, mohon doa dan restu semoga kita semua diberikan kerahayuan dalam melaksanakan swadarma dalam kehidupan ini,”paparnya.

Lebih lanjut dijelaskan politisi inovatif asal Desa Penarungan, Mengwi ini, pasca berangsur -angsur normalnya pariwisata Badung yang merupakan sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD ) Badung, Pemerintah Kabupaten Badung juga telah mengembalikan uang rakyat berupa pajak yang dikelola melalui berbagai bantuan yang diberikan khususnya kepada masyarakat Kabupaten Badung. “Pendapatan kabupaten Badung yang tinggi bersumber dari Pariwisata. Krama disini telah berperan aktif dengan menunjukkan jati diri yakni berkerja di sektor pariwisata,”bebernya.

Made Arsana mewakil krama menyatakan terima kasih atas kehadiran Wayan Suyasa yang telah hadir memenuhi undangan sebagai upasaksi pujawali sekaligus telah mengaturkan punia. Selain mendoakan Wayan Suyasa menjadi Bupati Badung di tahun 2024, Made Arsana juga mengajak seluruh Warga Perumahan Puri Kampial untuk totalitas memenangkan Wayan Suyasa di Pilkada Badung 27 November 2024 mendatang. “Mari Sikian Kayun (satukan hati) kita dukung dan menangkan Pak Wayan Suyasa menjadi Badung 1,”ajaknya. BWN-05

Izin Tinggal Peralihan Jembatani Proses Transisi Izin Tinggal WNA di RI

0
Foto: Istimewa (imigrasi) Silmy Karim

Kutsel, baliwakenews.com

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memberlakukan kebijakan Izin Tinggal Peralihan, yang juga dikenal sebagai Bridging Visa. Izin tinggal tersebut menjadi ‘jembatan’ antara izin tinggal sebelumnya untuk memperoleh izin tinggal baru.

“Dengan begitu, warga negara asing pemegang Izin Tinggal Kunjungan yang diajukan melalui evisa.imigrasi.go.id dimungkinkan untuk memperoleh Izin Tinggal Terbatas tanpa harus keluar wilayah Indonesia. Begitu juga pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap yang sudah tidak bisa lagi diperpanjang, dapat memperoleh Izin Tinggal baru tanpa harus keluar wilayah Indonesia” tutur Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, Rabu (24/4/2024).

Pelaksanaan Izin Tinggal Peralihan diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 11 Tahun 2024 yang disahkan pada 1 April 2024. Masa berlaku Izin Tinggal Peralihan yakni 60 hari dan hanya berlaku secara onshore, yakni bagi WNA yang sudah berada di wilayah Indonesia. Izin tinggal ini tidak berlaku lagi apabila WNA keluar wilayah Indonesia.

Izin tinggal tersebut dapat digunakan oleh WNA yang akan mengajukan alih status ke Izin Tinggal Terbatas. Warga negara asing pemegang Izin Tinggal Peralihan tidak dikenakan “overstay” jika permohonan Izin Tinggal Peralihannya disetujui setelah masa berlaku izin tinggal sebelumnya berakhir.

Warga negara asing yang ingin menggunakan Izin Tinggal Peralihan harus mengajukan permohonan melalui laman evisa.imigrasi.go.id dan melakukan pembayaran biaya keimigrasian paling lambat 3 (tiga) hari sebelum masa berlaku izin tinggal sebelumnya habis.

Silmy menyebut, dengan Izin Tinggal Peralihan, WNA dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya akomodasi yang seharusnya dikeluarkan apabila Orang Asing harus keluar dari wilayah Indonesia dalam rangka mengajukan permohonan dan menunggu persetujuan visa baru.

“Pemberlakuan Izin Tinggal Peralihan merupakan upaya Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menciptakan kepastian hukum bagi warga negara asing yang berada di wilayah Indonesia serta kemudahan dalam pelayanan,” pungkasnya. BWN-04

Lawatan ke Vietnam, PWI Bahas Tantangan Media dengan VJA

0
Sumber : (Humas PWI) Kunjungan - Delegasi PWI berkunjung ke Kantor VJA di Hanoi, Vietnam, Senin 22 April 2024.

Hanoi, Vietnam, baliwakenews.com

Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bertandang ke Kantor VJA di Hanoi, Vietnam, Senin 22 April 2024. Rombongan disambut Wakil Ketua Vietnam Journalists Association (VJA) Nguyen Duc Loi dan jajaran. Pada kesempatan tersebut tantangan pers di era digital dan teknologi AI menjadi perbincangan hangat.

Selain itu kedua delegasi juga membahas berbagai tantangan media di kedua negara. Dua isu hangat yang dibahas dalam diskusi adalah, terjadinya penurunan bisnis media dan konsumsi informasi yang didapat masyarakat bergeser ke sosial media.

Duc Loi menjelaskan, pers berada dalam arus perkembangan pers dunia, koran cetak produksinya turun begitu juga dengan koran elektronik. Saat ini masyarakat Vietnam mulai mendapatkan informasi dari berbagai bentuk media, khususnya media sosial. Hal ini berdampak pada penurunan bisnis media.

“Sumber pendapatan turun drastis. Sekarang ini seperti kita ketahui pendapatan iklan banyak yang masuk ke media siber dan media sosial,” tegasnya.

Duc Loi menegaskan, mayoritas media-media di Vietnam terus beradaptasi dengan perkembangan digital. Sekarang ini, seluruh media lokal di Vietnam sudah memiliki akun media sosial sendiri untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan mendukung perkembangan medianya.

Hanya saja, lanjut dia, media sosial memiliki dampak negatif terhadap penyebaran informasi. “Masyarakat sekarang dapat dengan mudah mendapatkan informasi melalui media sosial. Namun, dampaknya hoax dan informasi yang tidak seimbang banyak kita temukan di media sosial,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Delegasi PWI yang juga Direktur Pers Pancasila PWI, Sihono HT mengatakan, pers di Indonesia saat ini semakin kebablasan dengan dalih kebebasan. “Seharusnya, kebebasan itu juga bertanggung jawab terhadap kemajuan negara dan bangsa,” paparnya.

Agar wartawan di Indonesia memiliki tanggung jawab terhadap Republik Indonesia, makanya PWI mendirikan Direktorat Pers Pancasila, agar nantinya rumusan itu bisa dijalankan oleh wartawan Indonesia khususnya wartawan yang tegabung dalam PWI.

Dalam kesempatan itu, Sihono mengapresiasi keberadaan Museum Pers Vietnam yang menjaga sejarah perkembangan pers di negara itu. Dia mengaku, museum serupa juga akan segera dibangun di Indonesia.

Dalam diskusi, turut dibahas berbagai masalah perkembangan wartawan di negara masing-masing. Misalnya, persoalan regulasi kebebasan pers, termasuk masalah terkait arus informasi dan sumber pemberitaan dari luar negeri yang dikonsumsi media masing-masing negara.

Di akhir diskusi, kedua delegasi sepakat perlunya penguatan kerja sama pers kedua negara di masa mendatang. Kedua pihak akan terus mendorong agar diskusi serupa tetap berlanjut kedepannya untuk bertukar kemampuan dan pengalaman.

Sebelumnya, kegiatan kunjungan delegasi PWI diisi dengan mengunjungi situs bersejarah Van Mieu, dilanjutkan kunjungan ke situs bersejarah Benteng Kekaisaran Thang Long, serta ke Museum Pers Vietnam Journalists Associarion.

Kunjungan delegasi PWI, dalam rangka mempererat persaudaraan antar wartawan Indonesi dan Vietnam yang sudah terjalin sejak tahun 1980-an. Lima delegasi PWI yang berkunjung, Direktur Pers Pancasila PWI Pusat Sihono HT, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Dwikora Putra, Ketua PWI NTB Nasrudin Zen, Sekretaris PWI Jawa Barat Tantan Sulthon, dan wartawan Pikiran Rakyat Bayu Nurullah.

Sementara mewakil Asosiasi Jurnalis Vietnam, Wakil Ketua VJA Nguyen Duc Loi, Anggota Komisi Eksekutuf Phan Toan Thang dan sejumlah pengurus VJA lainnya.

Delegasi PWI melakukan kunjungan di Vietnam selama sepekan, 21 – 27 April 2024. BWN-03

Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan Bali Wake NewsIklan Nyepi DPRD BadungIklan PDAM BadungIklan Lapor PajakIklan Lapor PajakIklan DPRD BaliIklan DPRD Badung Poling Badung Poling BadungIklan Galungan PDAM