Tabanan, baliwakenews.com
Aksi pencurian kotak sesari terjadi di Pura Luhur Pucak Petali, Banjar Dinas Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan. Kotak sesari di pura tersebut dibobol maling pada Jumat 13 Maret 2026. Atas kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 200 ribu.
Kapolsek Penebel AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, dalam keterangan tertulis, Senin 16 Maret 2026 menjelaskan, kasus pencurian tersebut kini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Penebel untuk mengungkap pelaku.
Kata Murdiasa, aksi pencurian pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 Wita oleh saksi I Ketut Ratnawan yang menerima notifikasi dari kamera pengawas (CCTV) di ponselnya. Setelah membuka rekaman, terlihat seorang pria masuk ke areal pura sekitar pukul 00.33 Wita.
Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak menuju sebuah bangunan di arena utama pura tempat kotak sesari berada. Pelaku kemudian mencongkel gembok dan membuka paksa penutupnya untuk mengambil uang sesari.
Setelah berhasil menggasak uang, pelaku sempat menuju pintu keluar namun kembali ke lokasi kotak sesari untuk mengambil telepon genggam miliknya yang tertinggal di atas kotak punia.
“Pelaku kembali untuk mengambil telepon yang sebelumnya digunakan sebagai senter. Setelah itu pelaku kembali keluar dari areal pura melalui gapura,” jelasnya.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi Ratnawan kemudian menghubungi Perbekel Desa Jatiluwih serta Jro Mangku Gede Pura Luhur Pucak Petali dan mengirimkan rekaman CCTV sebagai bukti awal.
Kemudian pada pukul 07.53 Wita menuju pura dan menemukan beberapa kotak punia dalam kondisi gembok rusak.
“Diperkirakan total uang di dalam kotak tersebut sekitar Rp200 ribu,” jelas Murdiasa.
Setelah menerima laporan, polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus meminta keterangan saksi, serta mengamankan rekaman CCTV.
“Kasus masih dalam lidik, serta kami masih lakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Tabanan,” pungkasnya. BWN-06


































