KSP Guna Prima Dana Terima Kucuran Dana LPDB-KUMKM Diharapkan akan Geliatkan Anggota

Istimewa Serahkan Dana LPDB: Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat secara simbolis menyerahkan Dana LPDB-KUMKM kepada Manajer Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Dana (GPD), I Wayan Suyatna.

Badung, baliwakenews.com

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Dana dipercaya menyalurkan dana bergulir Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari LPDB-KUMKM sebesar Rp 10 miliar. Kegiatan penyerahan dilakukan, Jumat (11/9/2020) di Kantor Pusat KSP Guna Prima Dana Jl. Uluwatu 333 Ungasan, Kabupaten Badung. Manajer Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Dana (GPD), I Wayan Suyatna, merasa sangat bersyukur, dihari jadi yang ke-18 tahun, mendapat kepercayaan pemerintah untuk ikut ambil bagian dalam program PEN. KSP GPD mendapat kucuran dana dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM sebesar Rp 10 Miliar. Dengan bunga yang sangat ringan 0,8 persen menurun.

“Ini akan menggeliatkan UMKM anggota kita dan hari ini kita undang 10 anggota yang berpotensi mendapatkan dana LPDB dan ditargetkan minimal 100 anggota hingga akhir tahun. Maksimal kita salurkan dana PEN Rp 250 juta per anggota,” ucapnya sembari menyebut KSP Guna Prima Dana juga memiliki program KUR. Dikatakannya, anggota yang bisa mamanfaatkan program PEN ini adalah mereka yang memiliki usaha dan keterangan tempat usaha. Ia berharap program PEN dari LPDB ini bisa berjalan dengan baik, sehingga tahun depan bisa top up lagi.

Baca Juga:  Siap Cetak Pengusaha Muda, Koperasi Subhakti Targetkan Bertumbuh 9,6 Persen

Di samping pemberian dana LPDB, pihaknya juga penyalur KUR. Ditanya tentang perkembangan koperasi GPD diakuinya memang sedikit terkoreksi. Karena yang namanya lembaga apapun saat ini pasti terdampak. Cuma ditegaskannya dampaknya tidak terlalu jauh. “Karena kita sebagai penyalur KUR yang mana untuk bunga KUR saat ini masih ditanggung pemerintah. Untuk kur sudah disiapkan pemerintah dengan bunga 6 persen. saat ini kita sudah bersyukur, bunganya ditanggung pemerintah, alias nol psersen bunga sampai bulan desember. Mudah-mudahan UMKM anggota bisa muter ekonominya,” harapnya.

KSP Guna Prima Dana saat ini beraset Rp 166 Miliar dengan jumlah anggota sebanyak 1.000 anggota. Saat ini KSP Guna Prima Dana juga sudah memiliki aplikasi online dengan nama GPD Online. “Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi secara online bahkan kartu anggota juga sudah berbasis e-money,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dealer Artha Karya Mandiri Bagikan Sembako ke Perajin dan Pedagang Seni

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Made Widiana mengapresiasi positif KSP Guna Prima Dana. Selain dipercaya sebagai koperasi satu-satunya penyalur KUR di Bali, KSP Guna Prima Dana juga mendapat kucuran dana bergulir LPDB-KUMKM program PEN. “Ini sangat luar biasa, memang penilaian dari LPDB memberikan atau memfasilitasi dana bergulir kepada koperasi itu sangat ketat. Hal ini diakuinya karena manajemen di KSP Guna Prima Dana ini memang sangat profesional. ini perlu dipetik hikmah oleh gerakan koperasi di Badung, bahkan di Bali umumnya,” ucap Widiana.

Widana berharap kepada KSP Guna Prima Dana untuk bisa menggunakan kepercayaan diberikan LPDB. Demikian juga diharapkan anggota memanfaatkan dana program PEN dengan baik serta dipertangung jawabkan dengan baik pula, sehinga kepercayaan kepada koperasi bisa meningkat yang bermuara pada kesejahteraan anggota. Kepala Divisi Bisnis 1 LPDB KUMKM Purwanto mengatakan dana dalam program PEN ini sifatnya pinjaman dengan bunga sangat rendah. Pihaknya sudah berkomitemen kepada koperasi yang melaksanakan program PEN agar anggota mereka diberikan bunga khusus. Sehingga anggota bisa diringankan tentunya dengan syarat disalurkan ke sektor produktif saja.

Baca Juga:  Cegah Penularan Covid-19 di Lingkungan Pasar

“Kami ingin ada multiplayer effect. Hampir 90 persen perekonomian di Bali tergantung pada pariwisata. Tentu situasi seperti sekrang ini dampaknya sangat dirasakan. Dengan disalurkannya dana program PEN ini diharpkan bisa membantu anggota KSP Guna Prima Dana,” ucapnya. Program PEN dari LPDB-KUMKM ini prosesnya transparan sehingga anggota koperasi bisa dengan mudah mengakses dana dari program PEN tentunya dengan memenuhi syarat-syarat yang ada di KSP Guna Prima Dana. BWN-04

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: