Denpasar, Baliwakenews.com
Pemimpin Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, memaparkan kinerja PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar yang semakin moncer. Hal tersebut disampaikan dalam Media Gathering PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Selasa (28/4/2026), di The Gade Cafe, Tamrin Denpasar.
Edy Purwanto mengungkapkan bahwa hingga 26 April 2026, gadai mencapai Rp20, 5 Triliun, penjualan emas 1,47 Triliun dan non gadai 285 Miliar.
Sementara total penjualan cicil emas di wilayah Bali, NTB, dan NTT telah mencapai 334,6 kilogram dengan total 121.303 nasabah. Edy Purwanto, menyebutkan pertumbuhan paling mencolok terjadi di Bali.
“Jumlah nasabah dan penjualan cicil emas mengalami kenaikan signifikan, terutama nasabah aktif di Bali mencapai 47.821 nasabah, sementara penjualan emas melonjak 112,22 persen atau mencapai 172 kilogram. Sehingga target, sudah kami melampaui,” ungkap Edy Purwanto.
Edy menjelaskan tren positif juga terjadi di NTB dan NTT. Di NTB, kontribusi penjualan emas tercatat mencapai 99,7 kilogram dengan 42.002 nasabah. Sementara di NTT, penjualan emas mencapai 63,2 kilogram dengan jumlah nasabah sebanyak 31.480 orang.
Tak hanya dari sektor investasi emas, performa kredit Pegadaian juga melesat tajam. Sepanjang 2025, jumlah uang pinjaman (kredit) tercatat sebesar Rp12,6 triliun. Namun hanya dalam periode Januari hingga April 2026, realisasi kredit sudah menembus Rp15,4 triliun dengan total 1,4 juta nasabah.
Produk yang paling dominan adalah Gadai sebesar 81,4 persen, sisanya berasal dari produk Mikro untuk UMKM dan Tabungan Emas.
“Dari performa ini, Kanwil VII Denpasar berada di posisi lima besar secara nasional. Ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” ujar Edy didampingi Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil VII Denpasar, I Made Suasmarajaya.
Edy juga menyoroti sejumlah produk Pegadaian yang masih belum banyak diketahui masyarakat, salah satunya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon maksimal Rp50 juta, bunga ringan hanya 3 persen per tahun, dan tanpa agunan.
Tak hanya itu, Pegadaian juga memiliki layanan leasing yang disebut sangat kompetitif dibandingkan perusahaan pembiayaan lainnya.
“Pegadaian punya leasing, dan kami berani dibandingkan dengan leasing mana pun. Silakan masyarakat bandingkan. Bahkan jika ada institusi yang bekerja sama, rate-nya masih bisa dinegosiasikan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Edy juga mengungkapkan tak hanya fokus pada bisnis, Pegadaian juga memperkuat komitmen sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 2 Mei 2026 mendatang, Pegadaian Kanwil VII Denpasar akan menyalurkan bantuan ke panti asuhan sekaligus melakukan pelepasliaran tukik di Kabupaten Jembrana. BWN-03


































