Kuta Darurat Sampah Liar, Kadis LHK Badung: Tekanan Terberat Ada di Jantung Pariwisata Bali

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Aksi pembuangan sampah liar masih menjadi persoalan serius di kawasan Kuta. Meski sejumlah gang telah ditutup dan dipasangi larangan, masih saja ada oknum yang nekat membuang sampah sembarangan, terutama pada malam hari.

“Barusan masih ada yang membuang sampah lagi, cuma motornya tanpa plat. Nanti tunggu kita pasang CCTV biar ketangkap pelakunya,” ujar Sekretaris Camat Kuta, Made Agus Suantara, Jumat (1/5/2026).

Ia menyayangkan tindakan tersebut karena mengabaikan larangan yang telah dipasang pemerintah. Beberapa titik memang sudah dilengkapi CCTV, namun lokasi pembuangan terbaru berada di gang yang belum terpasang kamera pengawas. “Masih kita proses, semoga segera bisa dipasang CCTV di sana,” imbuhnya.

Persoalan sampah di Kuta memang bukan sekadar soal sampah liar. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung, Made Agus Aryawan, menegaskan bahwa Kuta saat ini menjadi wilayah dengan tekanan sampah tertinggi di Kabupaten Badung.

Baca Juga:  Tanjung Benoa Dikukuhkan sebagai Tsunami Ready Community

Hal itu disampaikannya saat koordinasi dan evaluasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) di Kantor Camat Kuta, Selasa (28/4/2026) lalu.

“Kuta saat ini menjadi wilayah dengan tekanan sampah tertinggi di Badung. Sebagai kawasan pariwisata, kondisi ini tentu harus menjadi perhatian serius seluruh pihak,” tegas Agus Aryawan.

Dari total timbulan sampah Badung yang mencapai sekitar 876 ton per hari, Kecamatan Kuta menyumbang sekitar 145 ton setiap harinya. Ironisnya, tingkat pemilahan sampah di kawasan wisata ini baru mencapai 34 persen.

Selain volume sampah yang tinggi, keterbatasan kapasitas pengolahan juga menjadi tantangan besar. Penumpukan sampah di TPST Mengwitani bahkan telah menyentuh sekitar 1.000 ton dalam waktu kurang dari sebulan.

“Sampah organik yang masuk sekitar 50 ton per hari, namun yang dapat diolah baru 20 ton. Untuk sampah campuran, dari 110 ton yang masuk, baru sekitar 40 ton yang tertangani. Sisanya berpotensi terus menumpuk,” jelasnya.

Baca Juga:  Pengukuhan Relawan Pemadam Kebakaran dan Pembukaan Diklat Pemadam I

Menurut Agus, tantangan terbesar tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat dan pelaku usaha. Sampah liar masih kerap ditemukan di sejumlah titik strategis, bahkan ada indikasi sebagian berasal dari sektor usaha yang belum mengelola limbahnya secara mandiri.

“Masih ada pelaku usaha yang belum menjalankan kewajibannya. Paradigma lama, yakni ambil-angkut-buang, harus segera diubah menjadi ambil-angkut-olah,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat implementasi program PSBS. Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bahkan turun langsung memimpin koordinasi percepatan penanganan sampah, sekaligus menyerahkan 15 ribu unit bag composter kepada masyarakat.

Wabup Bagus Alit menekankan bahwa persoalan sampah di Kuta tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. “Kuta adalah wajah Bali. Sekecil apa pun persoalan sampah, dampaknya bisa besar terhadap citra pariwisata kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Memanas, Rapat Pembahasan Tata Tertib DPRD Provinsi Bali di Skors Sampai Terbentuk Ketua Definitif

Senada, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengingatkan bahwa pola lama pengelolaan sampah sudah tidak lagi relevan. “Harus dimulai dari rumah tangga. Minimal memilah dan mengurangi volume sampah. Tanpa partisipasi masyarakat, persoalan ini tidak akan pernah selesai,” katanya.

Ke depan, Pemkab Badung akan memperketat pengawasan terhadap sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), mendorong pengolahan mandiri, serta menyiapkan teknologi RDF untuk mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

Langkah ini diharapkan mampu menekan persoalan sampah di Kuta sekaligus menjaga citra kawasan wisata andalan Bali tetap bersih, nyaman, dan mendunia. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR