Semarapura, baliwakenews.com
Penyiapan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung sempat terkendala keterbatasan jumlah buruh. Kondisi ini terjadi lantaran kecemasan masyarakat, termasuk buruh, terhadap penularan Covid-19 saat ini. Kendala tersebut akhirnya teratasi, setelah para Tentara Kodim 1610/Klungkung turun tangan. Mereka turut terlibat dalam penyiapan ruang isolasi pada Minggu (5/4).
Penyekatan ruang isolasi itu melibatkan sepuluh orang, dan telah rampung pada Selasa (7/4). Wakil Direktur Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia RSUD Kabupaten Klungkung, dr. Wayan Suatama, M.Kes., mengapresiasi dan berterimakasih atas kesigapan Tentara dalam mendukung fungsi pelayanan kesehatan. “Semoga Keluarga besar Kodim 1610/Klungkung selalu dalam keadaan sehat wal’afiat,” ungkapnya.
Suatama mengatakan, pihaknya sempat cemas karena kesulitan mendapatkan buruh. “Sebelumnya kami pihak RSUD Klungkung sangat kesulitan mencari tukang karena dihantui dengan rasa takut dan was-was terhadap Covid-19,” sebutnya. RSUD Klungkung merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali sebagai rujukan pasien Covid-19. Ruang isolasi tersebut dibangun di basement rumah sakit.
Dandim 1610/ Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr.(Han)., dalam kesempatan ini menyampaikan sangat mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung. “Semoga apa yang diberikan oleh Kodim 1610/Klungkung sangat berguna bagi masyarakat Klungkung,” terangnya. Ia memandang bahwa urusan kemanusiaa merupakan kewajiban bersama.
Ia mengatakan pihaknya senantiasa akan membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan Pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung. “Semoga kita terus bahu membahu dalam mengatasi berbagai permasalahan termasuk dalam situasi menghadapi penanganan Covid-19,” pungkas Dandim. (BW-06)
Buruh Terbatas, Tentara Turun Tangan Siapkan Ruang Isolasi


































