Raih Juara Dunia di Las Vegas, Bartender Bali Siap Bawa Arak Bali ke Polandia

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Prestasi bartender Bali di panggung internasional membuka peluang baru bagi promosi Arak Bali ke pasar global. Setelah Gede Rico Hardiana Widnyana meraih juara kedua dunia dalam The TDuB World Championship – Grand Finals di Las Vegas, Amerika Serikat, tiga bartender asal Bali kini bersiap berlaga di FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia pada 18–19 November 2026.

Misi mereka bukan sekadar mengejar prestasi. Ketiganya juga membawa semangat memperkenalkan Arak Bali sebagai produk lokal yang memiliki potensi bersaing di industri minuman internasional.

Dukungan terhadap langkah tersebut disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima para bartender berprestasi di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (26/10/2026). Pertemuan itu turut didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata.

Koster mengapresiasi pencapaian Rico di Las Vegas sekaligus mendukung upaya generasi muda Bali mengangkat produk lokal melalui kreativitas dan keterampilan profesional.

Menurutnya, kompetisi internasional dapat menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan Arak Bali kepada masyarakat dunia. Seni meracik minuman atau mixology dan pertunjukan flair bartending dinilai mampu menghadirkan pendekatan promosi yang kreatif dengan tetap mengangkat karakter serta identitas Bali.

Prestasi tersebut juga diharapkan mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan berani bersaing di tingkat internasional.

Tiga Bartender Bali Bidik Prestasi di Polandia

Tiga bartender yang dijadwalkan mengikuti FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia adalah Gede Rico Hardiana Widnyana, I Wayan Eka Darmawan, dan I Kadek Suniantara.

Ketiganya direncanakan berangkat pada 16 November 2026 untuk mengikuti kompetisi yang berlangsung pada 18–19 November 2026.

Baca Juga:  Debut di PKB, Wayang Genjek Bungkulan Curi Perhatian! Tradisi Buleleng Ini Bertahan di Tengah Modernisasi

Keikutsertaan mereka menjadi kelanjutan dari kiprah bartender Bali di kompetisi internasional. Selain menguji keterampilan meracik minuman dan menampilkan atraksi botol, ajang tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Arak Bali kepada audiens internasional.

Dukungan Pemerintah Provinsi Bali diharapkan dapat memperkuat langkah para bartender dalam membawa nama daerah sekaligus memperluas pengenalan produk lokal ke luar negeri.

Tantangannya tidak berhenti pada kemampuan tampil di arena kompetisi. Arak Bali juga perlu diperkenalkan melalui kualitas racikan, kreativitas penyajian, serta identitas produk yang mampu menarik perhatian pasar internasional.

Rico Bawa Pulang Sabuk Perak dan Hadiah US$4.000

Prestasi Rico di Las Vegas menjadi modal penting bagi misi berikutnya.

Dalam The TDuB World Championship – Grand Finals yang berlangsung pada 4–5 Oktober 2026 di Circus Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Rico berhasil menempati posisi kedua dunia.

Kompetisi tersebut diikuti 33 peserta dari 18 negara dan merupakan bagian dari ajang Grand Slam World Flair Association.

Indonesia mengirimkan dua wakil asal Bali, yakni Rico dan I Wayan Eka Darmawan. Dari kompetisi tersebut, Rico berhasil membawa pulang sabuk perak atau silver championship belt serta hadiah sebesar US$4.000.

Pencapaian ini memperlihatkan kemampuan bartender Bali untuk bersaing dengan peserta dari berbagai negara dalam kompetisi yang mengandalkan keterampilan teknis, kreativitas, dan penguasaan pertunjukan.

Rico menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali atas dukungan yang diberikan sehingga dirinya dapat berangkat ke Las Vegas dan mewujudkan impian meraih prestasi di tingkat dunia.

Baca Juga:  Koster Tancap Gas di Periode Kedua, Enam Pejabat Tinggi Dilantik dan Diminta Kerja Cepat serta Berintegritas

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali atas dukungan, doa, dan support yang diberikan sehingga saya bisa berangkat ke Las Vegas. Berkat dukungan Bapak Gubernur, mimpi saya bisa terwujud,” ungkap Rico.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali agar terus mengembangkan kemampuan dan berani bersaing di tingkat internasional.

“Semangat untuk anak muda, karena Bali itu keren. Arak Bali, local to global,” ujarnya.

Arak Bali Diperkenalkan Lewat Aksi Amal di Las Vegas

Di Las Vegas, promosi Arak Bali tidak hanya dilakukan melalui kompetisi. Rico bersama I Wayan Eka Darmawan juga memanfaatkan kegiatan amal di Circus Circus Hotel untuk memperkenalkan minuman berbahan Arak Bali.

Keduanya menampilkan keterampilan meracik minuman kepada peserta dan pengunjung. Pendekatan ini mempertemukan keterampilan bartender dengan promosi produk lokal dalam suasana yang lebih interaktif.

Hasilnya, empat botol minuman berbahan Arak Bali yang diracik keduanya berhasil dilelang dengan nilai total US$400 atau sekitar Rp7,22 juta. Seluruh hasil lelang tersebut kemudian disumbangkan untuk kegiatan amal.

Langkah ini menunjukkan bahwa promosi produk daerah dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari kompetisi profesional hingga kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat internasional.

Pendiri Doctorbar, Gede Ngurah Udayana, menjelaskan bahwa partisipasi bartender Bali di Las Vegas tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi.

Menurutnya, kompetisi dan kegiatan amal tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Arak Bali melalui pertunjukan keterampilan meracik minuman.

Penggunaan Arak Bali dalam berbagai racikan, lanjutnya, menunjukkan potensi produk tradisional tersebut untuk dikembangkan dalam industri mixology modern. Kreativitas bartender dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas pengenalan produk lokal di pasar internasional.

Baca Juga:  Deflasi Menghantam Bali di Awal 2026, Inflasi Tahunan Melandai

Dari Prestasi Bartender Menuju Peluang Pasar Global

Capaian di Las Vegas dan persiapan menuju Polandia membuka peluang bagi Arak Bali untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, prestasi individu dan promosi di panggung internasional perlu diikuti langkah berkelanjutan agar pengenalan produk dapat berkembang menjadi peluang pasar yang nyata.

Konsistensi kualitas, inovasi racikan, penguatan identitas produk, serta pemahaman terhadap ketentuan perdagangan dan regulasi di negara tujuan menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan produk lokal.

Dukungan pemerintah, pelaku industri, dan komunitas bartender juga dapat berperan dalam membangun promosi yang lebih terarah.

Bagi Bali, kiprah Rico, Eka, dan Suniantara memperlihatkan bahwa potensi daerah tidak hanya terletak pada pariwisata dan kekayaan budaya, tetapi juga pada keterampilan sumber daya manusia yang mampu membawa identitas lokal ke panggung dunia.

Kini, FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia menjadi panggung berikutnya bagi tiga bartender Bali untuk melanjutkan kiprah internasional mereka.

Misi yang dibawa pun lebih luas daripada sekadar meraih gelar juara: memperlihatkan bahwa kreativitas anak muda Bali dapat menjadi kekuatan promosi produk lokal dengan semangat “Arak Bali, local to global.” BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR