Mangupura, baliwakenews.com
Korban begal, Yashmine Alona Liberachi (26) tiba-tiba menghilang dan tidak ada di tempat tinggalnya saat polisi hendak mendalami keteranganya. Petugas belum mengetahui kemana perginya perempuan asal Jakarta Selatan itu.
Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yoga mengatakan, pihaknya telah mengecek TKP dan memintai keterangan korban usai kejadian. “Menurut keterangan anggota kami di lapangan, usai kejadian korban berbau alkohol. Kemudian anggota kami menunggu kondisi korban stabil untuk melanjutkan pemeriksaan,” ucapnya, Rabu (23/3).
Kemudian, saat hendak melakukan pemeriksaan lanjutan, ternyata perempuan kelahiran Cilandak itu sudah tidak ada di tempat tinggalnya. “Kami ingin memastikan apakah korban benar dibegal atau tidak. Kami tidak bisa hanya berdasar pengakuan satu orang saja,” beber Sugiarta.
Saat ini, sambung Sugiarta, pihaknya masih mencari keberadaan korban. “Ini yang membuat kami kesulitan menyelidiki (korban hilang). Hingga ada kecurigaan apakah dia dibegal atau tidak,” katanya.
Menurut Sugiarta, bila Yashmine benar menjadi korban begal, pasti pihaknya akan menindaklanjuti. “Jika tidak benar dibegal, maka Yashmine dan penyebar video hingga viral (begal) harus meminta maaf,” tegasnya. BWN-01

































