Antisipasi Bencana Alam, Polresta Siapkan 50 Personil Terlatih

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Apel kesiapan antisipasi bencana alam dan pelatihan tangguh hadapi bencana berlangsung di Polresta Denpasar, Selasa (9/3/2021). Kegiatan ini dilaksanakan guna menanggulangi datangnya gempa bumi, stunami, banjir, pohon tumbang hingga tanah longsor.

Turunnya hujan disertai cuaca ekstrem yang terjadi sejak 3 bulan belakangan ini memang sangat mengkuatirkan. Apalagi di beberapa wilayah di Denpasar terjadi banjir hingga menimbulkan genangan air dan pohon tumbang yang setiap mengganggu aktifitas masyarakat.

Sehingga, peristiwa alam ini menjadi atensi khusus jajaran Polresta Denpasar dengan membentuk tim penanggulangan bencana alam yang bersinergi dengan stakeholder terkait.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar, Polda Bali dan Densus 88 Bersinergi Gelar Sosialisasi

Usai kegiatan, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan pihaknya melaksanakan kesiapan dalam penanggulan bencana merupakan prioritas Kapolri dalam melayani masyarakat ditengah-tengah cuaca yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia khususnya di Bali.

“Semoga Bali khususnya Denpasar kita berdoa dan berharap supaya tidak terjadi bencana yang terlalu mengkuatirkan,” ujarnya.

Namun, kata perwira melati tiga dipundak itu ada beberapa lokasi yang menjadi atensi khusus terkait banjir dan banyaknya pohon tumbang. “Ya ada beberapa lokasi yang menjadi atensi kita adalah genangan air, pohon tumbang dan gempa bumi. Ini menjadi atensi kita bersama,” terangnya.

Baca Juga:  Kalaksa BPBD Bali Made Rentin Himbau Masyarakat Lebih Waspada dan Hati-hati

Perwira yang pernah menjabat Wadireskrimsus Polda Papua Barat itu mengatakan langkah yang dilakukan saat ini sebagai wujud bahwa Polisi dan stakeholder terkait siap melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana secara terpadu dan bersinergi.

“Pelatihan ini melibatkan 50 personil. Tapi pada teknisnya dilapangan kegiatan kita sudah siap,” tegasnya.

Diterangkannya, wilayah yang menjadi atensi dalam penanggulangan bencana ini seperti rawan pohon tumbang. Ini cenderung terjadi seperti di daerah Renon, Sidakarya dan genangan air di Panjer dan Bypass.

Baca Juga:  Satroni Hotel Mewah dan Rumah Sakit di Gianyar, Kawanan Garong Diciduk

“Ini hal pokok yang kita antisipasi sehingga aktifitas masyarakat jangan sampai terganggu. Bila ada gangguan kecil tapi sangat berpengaruh dan kita harus cepat melakukan tindakan penangulangan,” tegasnya.

Selesai membuka pelatihan, Kombes Jansen bersama para tamu yang hadir dilanjutkan melihat alat alat penanggulangan bencana seperti

Plampung remot, alat pemadam lontar, kano dan sensor pemotong. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR