Koster Pastikan Hadir di Puncak Karya Pura Ulun Danu Batur, Panitia: Terima Kasih atas Hibah Rp1,5 Miliar

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster memastikan akan menghadiri puncak Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September 2026. Kepastian itu disampaikan saat menerima audiensi panitia penyelenggara di Jayasabha, Denpasar, Rabu 22 Juli 2026.

Selain menyatakan kesediaannya hadir, Koster juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mendukung pelestarian adat, agama, seni, dan budaya melalui bantuan nyata, termasuk hibah untuk renovasi kawasan suci Pura Ulun Danu Batur.

Ketua Panitia Karya, I Gede Darmawa, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Pemprov Bali yang dinilai sangat membantu kelancaran persiapan karya besar yang hanya digelar setiap sepuluh tahun sekali tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali. Hibah tahun 2023 telah kami terima, demikian juga bantuan tahun 2026 sebesar Rp1,5 miliar yang digunakan untuk memperbaiki Bale Panjang dan Bale Gong,” ujar Darmawa.

Baca Juga:  Bali Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Menurutnya, Karya Tawur Agung Manca Wali Krama merupakan upacara suci yang memiliki makna penting, bukan hanya bagi umat Hindu di Bali, tetapi juga sebagai simbol pelestarian sistem religius dan keseimbangan alam yang selama ini dijaga melalui keberadaan Pura Ulun Danu Batur sebagai salah satu Kahyangan Jagat.

Karena itu, panitia secara khusus mengundang Gubernur Koster untuk hadir sebagai saksi dari unsur pemerintah sekaligus memohon doa restu agar seluruh rangkaian karya berjalan lancar.

“Kehadiran Bapak Gubernur menjadi kehormatan bagi kami. Kami juga memohon doa restu agar seluruh rangkaian karya berlangsung lancar,” katanya.

Baca Juga:  2,2 Juta Hektar Hutan Mangrove Indonesia Dibabat Secara Ilegal

Darmawa menambahkan, rangkaian upacara juga meliputi pelaksanaan Wana Kerthi dan Danu Kerthi yang sejalan dengan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, terutama dalam menjaga kelestarian hutan, sumber air, dan keseimbangan lingkungan.

Ia menyebut pelaksanaan karya mendapat dukungan luas dari krama adat se-Bali. Berbagai desa adat dan masyarakat dari seluruh kabupaten/kota turut memberikan bhakti penganyar sebagai wujud gotong royong menyukseskan upacara suci tersebut.

Menanggapi undangan itu, Gubernur Wayan Koster memastikan dirinya akan hadir pada puncak karya. Ia menilai Karya Tawur Agung Manca Wali Krama merupakan manifestasi nyata pelestarian nilai-nilai luhur budaya Bali yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pelaksanaan Karya Tawur Agung Manca Wali Krama merupakan bukti nyata implementasi kearifan lokal, adat istiadat, tradisi, dan budaya Bali yang harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang,” tegas Koster.

Baca Juga:  Progres Meningkat, Balap Motor Optimis Tatap Emas di PON XXI

Koster menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali akan terus hadir mendukung pelaksanaan upacara adat dan keagamaan yang memiliki nilai strategis dalam menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta sesuai filosofi Sad Kerthi yang menjadi fondasi pembangunan Bali Era Baru.

Dengan dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan semangat gotong royong krama Bali, Koster berharap Karya Tawur Agung Manca Wali Krama 2026 menjadi momentum memperkuat pelestarian warisan budaya, memperteguh spiritualitas, sekaligus menjaga keseimbangan alam Bali secara berkelanjutan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR