Fokus Rebut Tiket Pra-PON, Angkat Besi Siapkan Lifter Terbaik

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Bukan soal medali, tapi soal tiket menuju PON XIX/Aceh-Sumut lah yang menjadi prioritas Pengprov Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Bali dalam ajang Pra-PON yang digelar pada awal Juli 2023 mendatang.

Untuk memuluskan target itu, saat ini ada 6 lifter putra dan putri yang tengah bersaing untuk memperebutkan kuota tim Pra-PON Bali. Keenam lifter itu kini tengah dipantau karena mereka masih berlatih di pengkab/pengkot masing-masing.

Hal itu dijelaskan Ketua Umum Pengprov PABSI Bali, I Wayan Bun Setiadi saat ditemui di KONI Bali, Senin (3/4). Kata Bun Setiadi, enam orang tersebut merupakan lifter yang hasil angkatannya mampu bersaing di tingkat nasional. “Kami tegaskan mereka ini merupakan pantauan hasil Porprov Bali XV, kejurnas 2022, dan PON Papua. Meski ada lifter yang dapat emas di Porprov Bali lalu tapi angkatannya tidak bisa bersaing di nasional, tidak kami kirim,” tegas Bun Setiadi.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Tutup Lomba Bapang Barong dan Makendang Tunggal Yowana Desa Adat Peguyangan

Kata pria yang akrab disapa Obit ini, dalam Pra-PON prioritas utamanya adalah merebut tiket PON Aceh-Sumut terlebih dahulu tanpa pasang target medali. Oleh karena itu, pihaknya kini harus berhitung secara sistematis untuk menentukan lifter dan kelas yang akan diturunkan. “Karena poin nya ketika benar memasang lifter yang kelasnya menguntungkan untuk Bali. Sehingga tiket PON itu bisa kami raih,” tegasnya.

Baca Juga:  Satgas PMK Kota Denpasar Gerak Cepat Tangani dan Cegah PMK

Lantas kapan tim definitive itu terbentuk? Kata Obit, karena pra-PON di bulan Juli, paling tidak di pertengahan bulan April ini tim inti sudah terbentuk. Dengan begitu, di bulan berikutnya bisa fokus untuk mengetes angkatan di kelas masing-masing sampai menjelang Pra-PON. Dan kabar baiknya, untuk PON Aceh-Sumut mendatang dipastikan ada penambahan nomor dibandingkan PON Papua lalu. “Kalau di Papua kemarin ada 7 nomor putra-putri, sedangkan di Aceh-Sumut nanti ada 10 nomor putra-putri. Gambaran sudah ada, kini tinggal hitung-hitungan peluang, karena peluang menuju PON tahun depan cukup besar jika kami tepat melakukan kalkulasi,” bebernya.

Baca Juga:  Pria Penjagal Penyu Asal Abiansemal Nafkahi Keluarganya dari Bisnis Ilegal

Obit menuturkan lifter yang kini dalam pantauan itu diantaranya ada dua lifter muda yakni David serta Dewa Ayu Melly. Sementara lifter yang sudah senior ada nama Ketut ‘Banat’ Ariana yang notabene peraih medali perunggu di PON Papua lalu. “Untuk rival nanti ada Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Jambi,” tutup Obit. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR