Gianyar, baliwakenews.com – Keheningan malam di Banjar Belong tiba-tiba pecah oleh teriakan “maling!” yang menggema dari arah Pura Dalem Belong. Suara tersebut teriakan oleh salah seorang warga saat menggagalkan aksi pencurian di pura.
Seorang remaja berinisial GJW (16), diduga mencoba mencuri dengan cara memanjat tembok pura. Aksinya terbongkar ketika seorang warga bernama Arta, yang hendak sembahyang di tempat kerjanya di dekat pura, memergoki gerak-gerik mencurigakan sang pelaku. Tanpa ragu, Arta berteriak keras, membangunkan warga yang sedang sibuk dengan persiapan upacara pernikahan tak jauh dari lokasi.
Suasana berubah cepat. Seketika, warga berkumpul dan mengejar pelaku yang berusaha kabur lewat tegalan, bahkan sampai kakinya terbentur tembok belum jadi di bagian luar pura. Motor pelaku yang tertinggal di samping pura menjadi petunjuk penting. Warga berhasil menangkapnya tak lama kemudian, berkat sinergi antara pecalang dan para prajuru adat yang segera turun tangan.
“Begitu diteriaki maling, warga langsung merespons. Kami tidak ingin tempat suci kami dinodai,” ujar Kelian Adat Banjar Belong, Ketut Sari.
Dia mengaku bersyukur karena masyarakat cepat tanggap dan pura tetap aman. Terduga pelaku langsung diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Menurut Ketut Sari, dugaan kuat pelaku mengincar kotak sesari di pura, terlebih dua hari sebelumnya baru selesai upacara wali. “Mungkin dia mengira masih ada sisa uang sesari,” tambahnya. BWN-01

































