Singaraja, Baliwakenews.com
Jalan sehat memperingati HUT ke-23 PT General Energy Bali (GEB) PLTU Celukan Bawang tak sekadar menjadi ajang olahraga dan berburu hadiah. Sekitar 1.500 peserta juga diajak turun tangan menjaga kebersihan lingkungan dengan memungut sampah plastik di sepanjang rute hingga kawasan pantai.
Kegiatan yang digelar Sabtu (15/8/2026) tersebut menjadi puncak perayaan HUT ke-23 PT GEB. Warga dari kawasan Celukan Bawang dan desa-desa penyangga memadati gerbang PLTU Celukan Bawang sejak pagi.
Ketua Panitia Jalan Sehat HUT ke-23 PT GEB, Bilmard, mengatakan jumlah peserta diperkirakan mencapai 1.500 orang berdasarkan kupon yang dibagikan panitia.
Peserta menempuh rute sekitar tiga kilometer. Dari gerbang PLTU Celukan Bawang, rombongan bergerak ke arah timur, kemudian menuju kawasan pantai sebelum kembali ke titik awal.
Namun, ada misi lain yang dibawa dalam perjalanan tersebut. Saat tiba di kawasan pantai, peserta diminta memungut sampah yang ditemukan di sepanjang area, terutama sampah plastik dan botol plastik.
“Nanti sesampainya di pantai kita juga memungut sampah. Karena pantai itu juga banyak sampah-sampah plastik. Itu kita pungut, lalu balik kembali ke PLTU Celukan Bawang,” ujar Bilmard.
Menurut dia, aksi bersih-bersih tersebut sengaja menjadi bagian dari kegiatan jalan sehat. Perusahaan ingin olahraga sekaligus kepedulian terhadap lingkungan berjalan beriringan.
“PT General Energy Bali mendukung kebersihan lingkungan hidup. Jadi sambil kita mengadakan acara ini, kita peduli juga terhadap lingkungan. Kita targetnya sampah-sampah plastik, paling utama plastik dan botol plastik,” katanya.
Di tengah kegiatan yang berlangsung meriah, PT GEB juga menegaskan komitmennya terhadap ketahanan energi Bali. General Affair PT GEB PLTU Celukan Bawang, Indriati Tanutanto, mengatakan PLTU Celukan Bawang sebagai salah satu pemasok listrik untuk Bali akan tetap mendukung kebutuhan energi daerah.
“Kami sebagai PLTU Celukan Bawang dan merupakan salah satu pemasok energi listrik di Pulau Bali akan selalu mendukung ketahanan energi untuk Bali dengan langkah yang pasti,” ujar Indriati.
Ia menegaskan perusahaan akan mengikuti kebutuhan dan kebijakan pemerintah terkait ketahanan energi Bali.
Untuk kondisi saat ini, suplai energi disebut masih berjalan normal. Begitu pula dengan ketersediaan batu bara yang menjadi bahan bakar PLTU Celukan Bawang.
“Untuk sementara aman-aman saja. Untuk Bali memang kita harus diprioritaskan. Untuk saat ini suplai batu bara tetap seperti biasa, walaupun mungkin dari segi ekonominya yang agak berbeda,” katanya.
Perayaan HUT ke-23 PT GEB juga diramaikan berbagai kegiatan. Sebelum jalan sehat, perusahaan telah menggelar lomba perahu mini dan lomba perahu dayung.
Antusiasme warga semakin tinggi karena panitia menyiapkan ratusan hadiah doorprize. Peserta bahkan rela bertahan hingga siang hari demi menunggu pengundian hadiah.
Dari sekian banyak hadiah, sembilan unit sepeda listrik menjadi salah satu yang paling ditunggu peserta.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun perusahaan, tetapi juga menjadi ruang interaksi PT GEB dengan masyarakat sekitar. Di satu sisi warga diajak hidup sehat, di sisi lain mereka dilibatkan langsung dalam aksi menjaga kebersihan kawasan pesisir.
Bagi PT GEB, pesan yang ingin dibawa cukup jelas: perayaan ulang tahun bukan hanya soal meriah dan hadiah, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan memberi dampak bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. BWN-03

































