Properti Komersial Bali Mulai Bangkit, Hotel dan Apartemen Masih Tertekan

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Pasar properti komersial di Bali mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan pada triwulan II 2026. Namun, perbaikan tersebut belum cukup untuk mengangkat sektor properti dari tekanan. Harga properti komersial masih terkontraksi, sementara permintaan hotel, apartemen, dan perkantoran terus melemah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani dalam keterangannya mengatakan Bank Indonesia mencatat Indeks Harga Properti Komersial (IHPC) Bali terkontraksi 4,99 persen secara tahunan (yoy) pada triwulan II 2026. Meski masih negatif, angka ini membaik dibandingkan triwulan I 2026 yang terkontraksi lebih dalam hingga 5,85 persen.

“Tekanan harga paling terasa pada sektor perhotelan. Harga hotel turun 5,25 persen, sedangkan harga perkantoran sewa terkoreksi 2,51 persen, ” ungkapnya.

Kondisi berbeda terjadi pada apartemen sewa yang justru mencatat lonjakan harga hingga 20,27 persen. Bank Indonesia menyebut kenaikan tersebut dipengaruhi perubahan pola sewa. Penyewa kini lebih banyak memilih masa tinggal pendek, sekitar satu hingga dua bulan, dibandingkan kontrak enam hingga 12 bulan. Skema sewa jangka pendek membuat tarif bulanan rata-rata lebih tinggi.

Baca Juga:  Sebulan, Polresta Tangkap 30 Penyalahguna Narkoba

Di sisi permintaan, tekanan memang mulai mereda, tetapi belum sepenuhnya pulih.

“Indeks Permintaan Properti Komersial Bali masih terkontraksi 5,50 persen yoy, membaik dari triwulan sebelumnya yang mencapai minus 9,27 persen, ” ujarnya.

Segmen perkantoran sewa menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan permintaan 14,61 persen. Pergeseran kebutuhan menuju ruang kerja fleksibel dengan biaya lebih efisien menjadi salah satu penyebabnya.

Apartemen sewa bahkan mencatat kontraksi permintaan 27,48 persen. Penyewa semakin memilih masa tinggal lebih pendek dan memiliki banyak alternatif akomodasi, termasuk vila dan resort.

Sementara itu, permintaan hotel turun 9,71 persen. Wisatawan disebut semakin sensitif terhadap harga dan cenderung memilih vila maupun resort yang menawarkan harga lebih terjangkau.

Baca Juga:  Lestarikan Aksara Bali, Kelurahan Peguyangan Gelar Pelatihan Nyurat Aksara Bali

Di tengah tekanan tersebut, sektor ritel menjadi titik terang.

Permintaan ritel sewa tumbuh 12,88 persen yoy. Pertumbuhan ini didorong masuknya gerai franchise internasional, terutama di sektor makanan dan minuman (F&B) serta bisnis collectible dan hobbies.

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat Bali masih cukup terjaga dan pelaku usaha tetap melihat peluang ekspansi di pasar Bali.

Dari sisi pasokan, sektor properti komersial juga belum menunjukkan tanda pengereman. Indeks Pasokan Properti Komersial meningkat 4,39 persen yoy.

“Pasokan ritel sewa tumbuh 10,74 persen, sementara pasokan hotel naik 2,35 persen, ” ujarnya.

Sejumlah hotel berbintang bahkan masih menambah kamar sebagai strategi jangka panjang menghadapi prospek pertumbuhan kunjungan wisatawan.

Baca Juga:  DGL Season II, Hadirkan Segmen Baru

Bank Indonesia memperkirakan prospek properti komersial Bali akan membaik pada triwulan III 2026. Harapan terutama bertumpu pada masuknya periode peak season wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia.

“Jika arus wisatawan kembali menguat, tekanan terhadap sektor hotel dan properti komersial kami harapkan ikut mereda,” tandasnya.

Bank Indonesia juga terus mendorong pembiayaan perbankan melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan properti komersial.

Dengan demikian, pasar properti Bali kini berada di persimpangan: harga mulai membaik, tetapi permintaan belum pulih sepenuhnya. Sektor ritel sudah menunjukkan geliat, sementara hotel, apartemen, dan perkantoran masih harus menghadapi perubahan perilaku konsumen serta tekanan kompetisi. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR