Macet Simpang PDAM Siligita Jadi Sorotan, Muncul Usulan Jalan Tembus Tol

Iklan Home Page

Kutsel, baliwakenews.com

Sejumlah tokoh masyarakat di Kutsel menyoroti Kemacetan hampir setiap sore terjadi di simpang PDAM Jl. Siligita Selatan. Kemacetan ini terjadi di simpang dari arah By Pass Ngurah Rai menuju RS Surya Huada tepat nya di persimpangan PDAM menuju Puja Mandala Ke arah kampial.

Salah satu tokoh yang menyoroti masalah ini adalah Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Benoa I Wayan Ambara Putra. Tokoh Nusa Dua ini mengungkapkan kemacetan ini sudah cukup lama terjadi. “Ini terjadi semenjak setelah covid ketika mulai pariwisata ramai atau normal,” ucapnya sembari mengungkapkan usulan dipasang traffic ligth di lokasi, dinilainya justru akan membuat kemacetan ksemakin parah.

“sewaktu rapat di kantor camat bahkan di rapat musrenbang kami selalu mengusulkan untuk memperlebar jalan yang dari arah barat dengan menggunakan lahan PDAM. Sedanhkan kemdaraan dari arah barat atau Puja Mandala bisa langsung belok kiri. “Padahal sudah di check ke PDAM langsung. Kenapa susah ya? kan itu aset Pemda, yang eksekusi juga pemda… kenapa kok susah?,” tanyanya. Dia juga menambahkan paling tidak ada sebuah upaya solusi yang di tawarkan dan dilakukan. “Itu saja saran saya atau di buatkan jalan tembusan ke Tol sampai kampial,” uncapnya.

Baca Juga:  Sekda Wayan Adi Arnawa Hadiri FGD Perlindungan Strategis Terintegrasi Badung 2023

Terkait prosesnya yang cenderung lambat Padahal sudah dilakukan pengecekan ke lapangan, kemungkinman akta dia karena pembangunan jalan lingkar sudah menjadi solusi dan pemecah kemacetan. “Maka dari itu untuk solusi jangka pendek tiang rasa nike yang saya usulkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi,” harapnya

Usulan sejumlah tokoh masyarkat Kutsel disambut positif Camat Kutsel, I Ketut Gede Arta dikonfirmasi terpisah. Karena hal ini dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di simpang PDAM Siligita, Nusa Dua. sebenarnya hal ini sudah sempat menjadi pembahasan. Hanya saja diakuinya memang perlu proses dan kajian oleh instansi teknis secara mendalam.

Baca Juga:  Perayaan Tumpek Uye di Uluwatu Dimeriahkan 100 Panari Cilik, Disambut Antusias Wisatawan

Menurut Gede Arta jika pintu tol Nusa Dua disambungkan ke arah Kampial akan membuat arus lalin keluar dari kawasan atas (bukit) menjadi lebih lancar. Bahkan jalur ini akan menjadi kawasan jalur bertaraf internasional. Karena wisatawan yang hendak ke Bandara ataupun ke Denpsar bisa langsung melalui jalur ini tanpa melewati jalan eksisting di Siligita. “Jadi kalau dari kawasan Kutuh, Kampial atau Nusa Dua Selatan hendak ke Bandara akan lebih cepat tanpa harus melewati lingkar barat di kawasan Jalan Uluwatu,” paparnya.

Mantan sekcam Kuta ini membandarkan apa yang disampaikan sejumlah tokoh msyarakat Kutsel kalau hampir setiap sore terjadi kemacetan di Simpang PDAM Siligita. Hal ini dikarenakan volume kendaraan menuju Jalan Dharmawangsa sangat ramai. Belum lagi kendaraan bus-bus besar yang menuju sejumlah objek wisata. Selain itu di kawasan Kampial juga terdapat banyak pemukiman penduduk serta atau tempat peribadatan Lima Agama yaitu Puja Mandala.

Baca Juga:  Plt. Bupati Badung Ketut Suiasa Kunjungi Yayasan Anak Anak Bali

Belum lagi tikungan di perempatan ini yang begitu tajam dan menanjak. Pihak Kepolisian Kutsel mellaui Bagian Lalu Lintas sebenarnya sudah melakukan gerak cepat melakukan antisipasi. Namun karena volume kendaraan yang cukup banyak tentu tidak bisa diatasi dengan cepat. Dia juga mendukung solusi pelebaran sisi kiri dari arah Kampial untuk memperlancar belok kiri dari Jaln Dharmawangsa. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR