Kereneng, baliwakenews.com
Pada Sabtu 10 Juni 2023 tepatnya di Stadion B.J Habibie, dihelat laga penentuan antara Bali United dengan PSM Makassar yang mana mereka akan saling mengalahkan untuk menentukan satu tiket wakil Indonesia di Liga Champions Asia 2023. Di leg kedua ini, PSM dan Bali United memiliki kesempatan yang sama untuk tampil di kompetisi elit antar klub di Benua Asia itu mengingat hasil di leg kedua lalu berakhir imbang 1-1.
Jarak empat hari dari leg pertama lalu, tak banyak yang bisa dilakukan oleh Bali United, terutama soal latihan persiapan. Jarak yang jauh dari Bali menuju Sulawesi Selatan juga cukup menyita waktu. Sehingga, Teco Cugurra hanya bisa memberikan latihan recovery kepada asuhannya sembari menentukan sedikit taktik sekaligus pemilihan pemain yang tepat.
“Lawan juara liga pasti tertantang. PSM adalah lawan yang bagus dan mereka buktikan di leg pertama lalu. Tapi kami tidak akan pantang menyerah dan berusaha keras untuk meraih kemenangan,” kata Teco Cugurra, Jumat 9 Juni 2023.
Teco juga tidak gentar bermain di Kota Parepare meskipun PSM memiliki catatan sangat apik di Stadion B.J Habibie ini dimana Laskar Ayam Jantan tidak pernah kalah sekalipun di liga musim lalu. Hanya saja kekuatan lini depan Serdadu Tridatu sedikit timpang karena Irfan Jaya dipastikan cedera dan tidak ikut diboyong menuju Parepare. Untuk mengisi pos ini, kemungkinan akan diisi oleh Yabes Roni atau M. Rahmat.
“Irfan tidak ikut karena dia cedera. Waktu main di Bali, Irfan saya tarik di babak kedua. Setelah pertandingan dan di cek kondisinya, jalannya tidak bagus,” sebut Teco.
Sementara di kubu PSM Makassar, pelatih Bernardo Tavares nampaknya masih ‘baper’ dengan kejadian di leg pertama lalu dimana harusnya PSM mendapat tendangan pinalti beberapa kali. Oleh karena itu, saat mengawali pre match press conference, Tavares langsung berharap pengadil lapangan melakukan pekerjaannya dengan baik, adil, dan fair.
“Ya dalam leg pertama lalu, pemain kami banyak dilanggar bahkan di kotak pinalti dan kami tidak mendapat itu (pinalti). Saya harap wasit bisa melakukan tugasnya dengan baik di laga penting besok (hari ini),” tegasnya.
Secara umum, pelatih asal Portugal ini juga memuji kekuatan Bali United dan tetap menganggap Bali United adalah ‘musuh’ yang sangat berbahaya dan bisa mematahkan harapan PSM melaju ke Liga Champions Asia. Tapi di satu sisi, dirinya juga optimis PSM bisa menjadi wakil Indonesia sembari berharap dukungan penuh dari masyarakat Makassar baik yang datang ke stadion maupun tidak. BWN-06































