Badung, baliwakenews.com
Tim Gabungan Razia Protokol Kesehatan Kuta Selatan (Kutsel), Selasa (10/11) menggelar sidak masker di Pecatu. Tepatnya di kawasan objek wisata Padang-Padang. Dalam sidak yang melibatkan 25 Petugas gabungan dari TNI 10 Personil, POLISI 9 Personil, Trantib KEC.Kutsel 2 Personil, serta POL PP 4 Personil menjaring 13 pelanggar. Dimana 1 tanpa.masker dan 12 pelanggar memakai masker tidak benar. Sehari sebelumnya tima juga melakukan sidak masker di Simpang Sligita Jalan By Pass Ngurah Rai Nusa Dua.
Dimana yang terjaring 2 orang. Yakni 1 tidak memakai masker dan 2 pelanggar memakai masker tidak benar. Camat Kutsel, Ketut Gede Arta dikonfirmasi akan sidak tersebut mengatakan, sidak ini merupakan upaya pihaknya untuk menyadarkan warga akan pentingnya penerapan prokes mencegah penyebaran covid 19 di Kutsel. Dia mengakui memang penggunaan masker dengan tidakl benar masih mendominasi setiap digelar razia. Mantan Sekcam Kuta inipun kembali mengimbau agar masyarakat disiplin mengikuti arahan pemerintah terkait prokes ini. Tujuannya agar penyebaran bisa dicegah atau diminimalisir.
Terpisah Danru Pol.PP Kutsel, Wayan Suharyana memaparkan pihaknya di
BKO Kuta Selatan yang bertugas pagi maupun sore bersama unsur terkait lainnya memang rutin menggelar sidak masker. Hal ini sesuai dengan perbup no 52 th 2020 dlm penerapan disiplin prokes sbg upaya pencegahan covid-19. Dimana kali ini yang menjadi lokasi yakni kawasan Padang Padang Desa Pecatu. “Yang terjaring totalnya ada 13, 1 tanpa masker, sisanya membawa masker tapi tidak dipakai secara benar,” bebernya.
Dia mengimbau kepada masyarkat dan pengusaha agar selalu mengindahkan protokol kesehatan dari pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid 19. Terlebih Kutsel adalah daerah pariwisata yang sangat terdampak oleh wabah ini. “Semua harus berperan aktif melakukan pencegahan agar kita cepat kembali ke suasana normal,” pungkas bapak dua anak ini. BWN-04

































