Denpasar, baliwakenews.com
Memiliki KTP bukan berarti anda bisa memilih dimana saja, demikian ditegaskan Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Provinsi Bali dalam Media Gathering Jurnalis Pemilu, Selasa 19 Desember 2023, di Duta Orchid Garden, Denpasar. Pada kegiatan yang mengusung tema “Pemilu Sudah Dekat, Ini Datanya”, Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawa memaparkan tahapan pemilu telah berjalan sesuai rencana.
Dikatakan tahapan pemilu berjalan beririsanaq dimana saat ini tahapan kampanye sudah berjalan, dan juga pada masa pembuatan laporan dana kampanye dan berbarengan juga dengan memutakhirkan DPTB (daftar pemilih yang pindahan,red).
“Yang terakhir barulah kita melakukan persiapan untuk pemungutan dan penghitungan termasuk pengadaan logistik, nah sampai hari ini untuk tahap 1 hampir semua sudah 100%. Hampir dipastikan akhir bulan ini semua persiapan,” ucapnya didampingi Anggota KPU, I Gede John Darmawan, Luh Putu Sri Widyastini dan I Gusti Ngurah Darma Sanjaya.
Yang masih menjadi kendala adalah persiapan KPPS sampai hari ini masih banyak yang kurang. “Nah inilah kalau dulu 2020 itu kan covid jadi masyarakat banyak yang di rumah dan sekarang dengan sudah mulai lagi pariwisata tinggi, berdampak pada sulitnya mencari KPPS,” tukasnya.
Meski demikian pihaknya telah menyiapkan tiga alternatif, satu diumumkan sudah. Bila masih tidak terpenuhi kuota maka akan melakukan kerjasama dengan karang taruna/ STT, kemudian Guru PGRI dan lain sebagainya. “Kita juga mengajak teman-teman di kampus beberapa memang sudah membuat program kampus merdeka merdeka belajar itu dengan KKN tematik dan mereka akan disebar dan bisa rekrut menjadi KPPS di desanya masing-masing. Kalau masih juga kekurangan maka kita minta bantuan kepada teman-teman di desa,” tandasnya.
Sementara mutasi data pemilih, I Gusti Ngurah Darma Sanjaya, mengingatkan masyarakat bahwa memiliki KTP bukan berarti bebas memilih dimana saja. “Banyak masyarakat memiliki pemahaman yang salah, bahwa bisa bebas memilih dimana saja. Namun sebenarnya masyarakat harus mendaftarkan diri akan pindah tempat memilih, baru bisa memilih di tempat lain bukan di DPT-nya ,” ucapnya.
Dikatakan dari pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 Provinsi Bali tercatat 3.269.516 DPT ( daftar pemilih tetap). Sementara pemutakhiran mutasi data pemilih, pindah masuk 1.066 dan pindah ke luar 1.022.
“Saya berharap masyarakat segera melaporkan diri bila akan pindah tempat memilih, agar dapat terlayani. Saya khawatir seperti pemilu sebelumnya, pada H-1 banyak masyarakat yang baru melapor sehingga tidak mampu terlayani maksimal,” ungkapnya. BWN-03

































