Pedestrian Pantai Kuta Berbenah, Utilitas Kabel Bakal Ditata ke Bawah Tanah

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com


Penataan pedestrian di Jalan Pantai Kuta, Kecamatan Kuta, Badung, mulai menunjukkan perubahan fisik. Pemasangan batu andesit kini dilakukan bertahap sebagai bagian dari proyek yang tidak hanya menyasar kenyamanan pejalan kaki, tetapi juga pembenahan wajah kawasan wisata dan jaringan utilitas.


Proyek tersebut membentang sekitar 1,03 kilometer, dari eks Hotel Bali Anggrek hingga kawasan depan Hard Rock Kuta. Pedestrian yang ditata memiliki lebar kurang lebih 5,15 meter dan dirancang tidak hanya sebagai jalur pejalan kaki, tetapi juga dilengkapi taman serta sejumlah fasilitas pendukung.


Pantauan di lokasi, pembangunan pedestrian di pintu masuk Beachwalk Shopping Mall sedang berlangsung. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, Putu Teddy Widnyana Putra, mengatakan pekerjaan fisik mulai terlihat melalui pemasangan batu andesit yang dikombinasikan dengan material lainnya.


“Untuk pedestrian di Jalan Pantai Kuta, kita sudah mulai berproses dengan pemasangan andesit, kombinasi material lainnya,” ujar Teddy, Rabu (12/8).

Baca Juga:  Sopir Traktor Langka, Petani Dilatih Menjadi Operator Alsintan  


Menurutnya, penataan kawasan tersebut juga mencakup pembenahan jaringan utilitas. Kabel listrik maupun jaringan milik provider yang selama ini berada di atas dan melintas di kawasan pedestrian nantinya akan diturunkan ke bawah tanah.


Penataan utilitas secara underground tersebut diharapkan membuat ruang publik lebih rapi sekaligus mengurangi keberadaan kabel yang melintang di kawasan pedestrian. “Di dalam pemasangan andesit itu ada pedestrian, ada taman, serta fasilitas lainnya untuk pejalan atau utilitas,” jelasnya.


Selain aspek fungsi, material andesit dipilih untuk memperkuat karakter visual kawasan. Jalan Pantai Kuta merupakan salah satu kawasan pariwisata utama di Bali sehingga penataan pedestrian dinilai perlu memiliki kualitas estetika yang lebih representatif. “Secara estetik, kalau penggunaan paving, kesannya kurang bagus. Ini kan kawasan destinasi pariwisata, kawasan yang berkualitas menuju akses pariwisata,” ujarnya.


Batu andesit yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 5 sentimeter. Material tersebut menjadi bagian dari konsep penataan yang diharapkan mampu memberikan tampilan lebih berkelas sekaligus mendukung fungsi pedestrian.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Buka Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik


Meski pemasangan material utama mulai terlihat, secara keseluruhan progres proyek hingga 7 Agustus 2026 masih berada pada tahap awal. Data PUPR mencatat realisasi fisik mencapai 2,567 persen, sedikit melampaui rencana kumulatif sebesar 1,729 persen. Dengan demikian, proyek mencatat deviasi positif 0,838 persen.


Sementara pekerjaan yang masih harus diselesaikan mencapai 97,433 persen. Sejumlah pekerjaan telah berjalan, mulai dari pekerjaan umum hingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Pekerjaan drainase juga telah dilakukan, antara lain pemasangan saluran U pracetak, tutup U-ditch pracetak, serta unit frame dan manhole.


Pada pekerjaan tanah dan geosintetik, pelaksana telah mengerjakan galian biasa, timbunan pilihan dari sumber galian hingga pemotongan pohon. Pembongkaran kerb dan ubin eksisting juga dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan harian dan pekerjaan lainnya.


Teddy mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dari sejumlah titik di sepanjang lintasan. Hingga kini, tidak terdapat kendala berarti yang menghambat pelaksanaan proyek.


Namun, tantangan masih muncul pada sejumlah titik yang berkaitan dengan bangunan atau area milik masyarakat. Beberapa pemilik atau pengguna area disebut belum siap melakukan pembongkaran untuk mendukung proses penataan pedestrian.

Baca Juga:  Gelar Vaksin Booster, BTDC Targetkan Ini


“Kalau kendala-kendala, belum ada kendala yang berarti. Hanya sepanjang lintasan masih banyak masyarakat yang belum siap untuk membongkar atau mendukung dalam proses penataan pedestrian,” ungkapnya.


Untuk area yang terdampak pekerjaan, pembongkaran dilakukan secara mandiri oleh pihak pelaksana. Salah satu titik yang masuk dalam pekerjaan tersebut berada di depan Beachwalk Shopping Mall.


Dengan pemasangan andesit yang mulai berjalan, proyek penataan pedestrian Pantai Kuta perlahan mulai memperlihatkan bentuk barunya. Tak hanya mengejar kenyamanan pejalan kaki, proyek ini diarahkan untuk membenahi elemen pendukung kawasan, termasuk taman dan utilitas, sehingga ruang publik di salah satu ikon pariwisata Bali tersebut tampil lebih tertata dan representatif. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR