Gelar Tajen di Perkampungan, Duo Bebotoh Terancam 10 Tahun Bui

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Puluhan bebotoh tajen (pemain judi sambung ayam) di Banjar Buana Kerti, Desa Ularan, Seririt, Buleleng, Bali, tunggang-langgang saat digerebek polisi. Dua penyelengara tajen, I Nyoman MS dan I Made Ar dijebloskan ke jeruji besi.

Baca Juga:  Jejak Mistis di Balik Keindahan Gunung Tapak

Keduanya terbukti melanggar Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. “Kedua pelaku menggelar tajen di tengah pandemi Covid-19. Anggota kami membubarkan tajen di Buana Kerti, Rabu 3 Pebruari 2021 siang,” kata Kapolsek Seririt,l Kompol Gede Juli, Jumat 5 Pebruari 2021.

Baca Juga:  Pemkab. Buleleng Komitmen Jaga Ketahanan Pangan dengan Pemeliharaan Irigasi Pertanian

Saat penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, uang hasil taruhan Rp 200 ribu, dua bilah taji, kurungan ayam, seekor ayam aduan yang telah mati dan ayam aduan yang hidup. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR