Denpasar, Baliwakenews.com
KONI Kota Denpasar akan segera melakukan kajian terkait beberapa cabang olahraga yang gagal memenuhi ekspektasi dalam ajang Porprov Bali XV/2022 lalu. Sebelum Porprov, seluruh cabor menandatangani fakta integritas terkait target mereka di Porprov tersebut.
Dalam perjalanannya, nyatanya ada beberapa cabang olahraga yang gagal total atau jumlah emasnya tak sesuai harapan. Oleh karena itu KONI Denpasar akan bertatap muka langsung dengan cabor tersebut.
“Rencana akan dibahas dalam raker di bulan Februari 2023 mendatang. Kami tidak menyalahkan kenapa mereka gagal, tapi kita cari solusi bersama. Kami tetap apresiasi perjuangan mereka di Porprov Bali lalu,” tegas Sekum KONI Denpasar, I Made Darmiyasa, Selasa (29/11).
Meski Kota Denpasar kalah dalam perburuan juara umum dalam perolehan medali dengan Badung, tapi setidaknya ada 14 cabang olahraga Denpasar justru sukses menjadi juara umum seperti halnya panahan, menembak, dan lainnya.
“Tidak etis kami sebutkan cabor mana saja itu (yang gagal). Tapi kami akan segera mengkaji dengan cabor bersangkutan apa yang membuat mereka gagal merealisasikan targetnya,” kata Darmiasa.
Ia mencontohkan ada cabor yang terlalu mematok target emas namun hasilnya untuk meraih setengahnya saja tidak bisa. Di sisi lain, Darmiyasa mengaku raihan emas Kota Denpasar di Porprov Bali kali ini bertambah cukup signifikan. Di hari terakhir, Denpasar mengumpulkan 146 emas, sedangkan di Porprov Bali 2019 hanya 106 emas. Soal bonus, KONI Denpasar belum bisa memberikan keterangan kapan dan dimana akan diserahkan kepada atlet maupun pelatih. BWN-06

































