Mangupura, Baliwakenews.com
Biasanya, Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung identik dengan urusan air. Namun pada Rabu (23/9/2026), yang “dialirkan” bukan hanya air, melainkan juga kepedulian dan setetes darah untuk mereka yang membutuhkan.
Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan untuk Kemanusiaan”, Perumda Air Minum Tirta Mangutama menggelar donor darah, pemeriksaan serta konsultasi kesehatan di Kantor Perumda Tirta Mangutama, Jalan Raya Kapal, Badung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-50 Perumda Air Minum Tirta Mangutama. Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit Mata Ramata, Rumah Sakit Puri Raharja dan Badung Peduli turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Targetnya tidak main-main. Sekitar 100 kantong darah diharapkan terkumpul dari kegiatan sosial yang rutin digelar setiap tahun tersebut.
Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Wayan Suyasa, mengatakan donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial. Sebab, darah yang disumbangkan hari ini bisa menjadi bagian penting bagi pasien yang sedang membutuhkan transfusi.
Di sisi lain, pegawai juga diajak tidak hanya sibuk bekerja, tetapi mulai “berteman” dengan pemeriksaan kesehatan.
Menurut Suyasa, kesehatan pegawai menjadi bagian penting karena tubuh yang sehat diperlukan untuk menjalankan tugas dan kewajiban secara optimal.
“Dengan sehat itu kita bisa melakukan tugas dan kewajiban. Karena itu, kami meminta seluruh pegawai melakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan mata juga sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan mata,” ujar Suyasa.
Dalam kegiatan tersebut, pegawai mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan mata.
Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa terkadang orang justru rajin memeriksa kondisi kendaraan, rekening hingga meteran air, tetapi urusan kesehatan sendiri masih suka ditunda.
Padahal, pemeriksaan kesehatan sejak dini penting untuk mengetahui kondisi tubuh dan melakukan langkah pencegahan.
Suyasa hadir didampingi Direktur Umum Perumda Tirta Mangutama I Made Putra Wijaya dan Direktur Teknik I Made Suarsa.
Tak Hanya Donor Darah, Mangrove Ikut Jadi Perhatian
Memasuki usia setengah abad, Perumda Air Minum Tirta Mangutama juga memperluas kegiatan sosialnya. Tidak hanya menyentuh bidang kesehatan, tetapi juga lingkungan dan edukasi.
Salah satunya melalui kegiatan penghijauan dan penanaman mangrove.
Mangrove dipandang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem sekaligus menjadi salah satu benteng alami kawasan pesisir dari abrasi dan masuknya air laut ke daratan.
“Harapannya bagaimana ekosistem hayati tetap lestari. Mangrove juga merupakan salah satu benteng untuk menjaga daratan,” ujarnya.
Kepedulian terhadap lingkungan juga dibawa ke ruang pendidikan.
Perumda Tirta Mangutama memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya menjaga air. Edukasi tidak hanya soal bagaimana air bisa diolah, tetapi juga bagaimana sumber daya air yang terbatas harus dijaga.
Sebab, kebutuhan terhadap air terus meningkat, sementara ketersediaannya tidak tak terbatas.
“Air itu sangat sedikit, tetapi kebutuhan air sangat banyak. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana air harus dijaga,” tegasnya.
Pesan tentang air dan lingkungan juga dikemas melalui lomba poster tingkat nasional.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menuangkan kreativitas sekaligus menyampaikan pesan edukasi mengenai air, lingkungan dan pentingnya menjaga sumber daya alam.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-50 Tirta Mangutama tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia perusahaan.
Ada darah yang disumbangkan, kesehatan yang diperiksa, mangrove yang ditanam, hingga pesan tentang pentingnya menjaga air yang ditanamkan kepada generasi muda.
Karena pada akhirnya, perusahaan yang bergerak mengelola air juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga kehidupan yang bergantung pada air.
Hari itu, Tirta Mangutama membuktikan: bukan hanya air yang harus terus mengalir. Kepedulian juga harus mengalir. Dan setetes darah yang diberikan, bisa menjadi sejuta harapan bagi sesama. BWN-03
































