Kuta, baliwakenews.con
Para Tenaga Kesehatan dan penghuni pos isolasi terpusat (isoter) Bakung Beach ikut melakukan kegiatan pengibaran bendera, memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76, Selasa (17/8).
Kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bahkan para nakes tampak mengenakan APD lengkap, mulai dari baju hazmat, masker, dan face shield.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta dikonfirmasi via telepon mengatakan sesungguhnya peringatan Hut RI bukan hanya terjadi di Bakung Beach. Namun juga pada pos-pos isoter lainnya di wilayah Kabupaten Badung. Seperti di pos isoter Wisma Bima I, Wisma Bima II, Bakung Sari, Fashion Hotel, serta Balai Diklat Gulingan.
Kegiayan tersebut kata dia dilaksanakan atas inisiatif staf diskes yang ada di sana, bersama-sama dengan para penghuni rumah karantina.
Para penghuni pos isoter sesungguhnya tidak diwajibkan untuk mengikuti pelaksanaan pengibaran bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut. Karena hal itu tergantung pula pada kondisi masing-masing. “Peserta terbanyak itu ada di Bakung Sari dan Bakung Beach,” ujarnya sembari mengaku sangat berterimakasih dan bersyukur terhadap adanya inisiatif semacam itu. Meski sederhana, pelaksanaan pengibaran bendera bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI dapat mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. “Momentum kemerdekaan ini kami harap juga meningkatkan semangat para penghuni untuk tetap disiplin menjalani isoter dan menjaga imunitas tubuh masing-masing,” harapnya.
Dutanya ketersediaan kamar di rumah karantina, dia menyebut masih bergerak sangat dinamis.
Dimana hingga Selasa (17/8) pukul 13.00 WITA, tercayat dari total kapasitas 816 bed, hanya 189 bed yang tersisa. “Pemindahan isoman ke isoter, juga masih terus bergerak. Kemarin malam bed yang tersisa sebanyak 251, siang ini sudah 189. Ini artinya ada pergerakan ke isoter, baik oleh Dinkes maupun TNI-Polri,” ungkapnya. BWN-04


































