Tabanan, Baliwakenews.com
Ribuan umat kristiani dari Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Bali memadati kawasan Kebun Raya Bedugul, Kamis (14/5/2026), dalam Ibadah Padang memperingati Kenaikan Yesus Kristus. Kegiatan ini tak sekadar menjadi perayaan iman, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan lintas jemaat GKII se-Bali sekaligus menegaskan komitmen gereja dalam membangun kehidupan sosial di Pulau Dewata.
Sekitar 2.500 jemaat hadir dari berbagai wilayah, mulai dari Gilimanuk, Singaraja, hingga Nusa Penida dan Ungasan. Mereka datang bersama dalam suasana penuh sukacita, memenuhi kawasan pegunungan Bedugul yang dipilih sebagai lokasi ibadah untuk menghadirkan nuansa spiritual peristiwa kenaikan Yesus ke surga di Bukit Zaitun.
Ketua Daerah GKII Bali, Pendeta Margo Adi menegaskan, peringatan Kenaikan Yesus Kristus menjadi agenda penting bagi GKII Bali karena menumbuhkan semangat kebersamaan antarjemaat yang tersebar di seluruh Bali.
Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama gereja dalam membangun hubungan harmonis dengan pemerintah maupun masyarakat Bali.
“Kebersamaan itu penting karena dengan kebersamaan semua bisa dikerjakan untuk membangun Bali, khususnya dalam hubungan gereja, pemerintah, dan masyarakat. GKII yang tersebar di seluruh Bali sampai Nusa Penida harus menjadi berkat bagi masyarakat Bali,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemilihan lokasi ibadah di kawasan Bedugul juga memiliki makna simbolis yang kuat. Suasana perbukitan dianggap mampu menghadirkan refleksi spiritual tentang peristiwa Yesus naik ke surga yang disaksikan para murid di Bukit Zaitun.
“Ini menjadi momen penting karena suasana alam di sini menghadirkan rasa kebersamaan dan suasana hati yang mendalam dalam memaknai kenaikan Yesus Kristus,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Made Adnyana mengatakan, perayaan ini menjadi pengingat bagi umat kristiani untuk terus menyebarkan kabar sukacita dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Hari ini kami datang bersama-sama dari seluruh pelosok Bali untuk merayakan Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga. Ini menjadi pengingat agar gereja terus menjadi berkat bagi dunia,” ungkapnya. Tak hanya menjadi ruang ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat relasi antargenerasi di tubuh GKII Bali.
Tokoh muda GKII Bali, Bagus Hischak Maulana menilai kegiatan itu sangat dinantikan kalangan generasi muda karena membuka ruang perjumpaan antarjemaat dari berbagai daerah.
“Kegiatan ini membuat generasi muda saling mengenal, saling menyapa, dan memperkuat semangat pelayanan. Ini luar biasa karena dihadiri ribuan jemaat dari seluruh Bali,” ujarnya.
Ia berharap momentum kebersamaan tersebut mampu mendorong generasi muda GKII Bali semakin aktif dalam pelayanan dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
Ibadah Padang GKII Bali di Bedugul pun menjadi lebih dari sekadar seremoni keagamaan. Di tengah keberagaman Bali, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana semangat persaudaraan, pelayanan, dan toleransi terus dirawat melalui kebersamaan lintas jemaat. BWN-05


































