PWI Pusat Gelar Lomba “Puisi Multimedia 2024”

Iklan Home Page

Jakarta, baliwakenews.com

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali menggelar lomba puisi multimedia secara nasional. Lomba mengusung tema “Indonesia Bangkit, Bersemi di Tengah Keterpurukan” ini untuk kalangan wartawan maupun masyarakat umum di Indonesia.

Ketua PWI Pusat, H. Hendry Ch Bangun di Jakarta Jumat 1 Desember 2023 mengatakan, ini adalah lomba yang kedua, setelah tahun sebelumnya, PWI mengadakan perlombaan yang sama.

“Kita berharap seluruh pecinta puisi di Indonesia bisa ikut. Baik dari kalangan wartawan maupun masyarakat pecinta seni,” ucap Hendry.

Puisi multimedia atau puisi audiovisual ini banyak mendapat kepedulian dari masyarakat. Tahun lalu pesertanya mencapai ratusan orang dan kelompok. “Makanya, tahun ini, karena banyaknya permintaan masyarakat, kita gelar kembali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Nusa Dua Bidik Pasar Premium Water Blow Disiapkan Jadi Spot Pra Wedding Kelas Dunia

Hendry menyebut, sudah sejak dulu, puisi selain seni, sudah menjadi bahasa universal dan peradaban. Melalui puisi orang bisa menyuarakan keinginannya dan menyampaikan isi hatinya yang paling dalam. Jika puisi ini dibuat secara audiovisual, jelas akan menambah nilainya dan pemahamannya.

“Puisi adalah bahasa peradaban dan wartawan adalah saksi peradaban. Maka PWI mengajak rakyat Indonesia untuk bangkit melalui puisi. Kita berharap keterpurukan di bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, kemanusiaan dan lainnya, bisa bersemi kembali melalui ekspresi puisi,” tegas Hendry.

Lebih lanjut dikatakan PWI Pusat mengadakan sayembara dengan konsep multi media atau audiovisual. Konsep ini selaras dengan semangat era digital yang kini tengah menjadi “trend”. Sayembara terbuka secara luas untuk masyarakat dan wartawan se-Indonesia.

Baca Juga:  Bawa 23 IKM ke Kriyanusa 2026, Putri Koster Bidik Pasar Internasional untuk Kerajinan Bali

Ketua Komisi Anugerah PWI, H. Dheni Kurnia di tempat terpisah menjelaskan, sayembara ini boleh secara perorangan, boleh juga berkelompok. Tapi maksimal 1 kelompok tiga orang. Sayembara tidak memungut biaya pendaftaran dan biaya apapun. Caranya cukup mudah, peserta membacakan serta memproduksi puisi dengan konsep audiovisual atau video.

Dalam lomba, PWI akan mengundang Penyair Indonesia sebagai Dewan Juri. Dheni memaparkan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi peserta. Beberapa ketentuan itu antara lain;
– Menggunakan medium pendukung artistik-estetik seperti musik, tari, seni rupa dan lain-lain. Jika pendukung (latar belakang) puisi menggunakan ciptaan orang lain, harus menyebutkan sumbernya.
– Boleh memiliki berbagai gambar, video atau film. Puisi bisa karya sendiri atau karya orang lain. Direkam dalam durasi maksimal 5 menit.
– Puisi memilih tema; “Indonesia Bangkit, Bersemi di Tengah Keterpurukan.” Mengajak rakyat Indonesia bangkit di tengah keterpurukan ekonomi, politik, sosial, hukum, budaya dan kemanusiaan.
– File video puisi multimedia dikirim menggunakan format MP4, dengan resolusi rekaman minimal 15 Mb, full HD.
– Batas waktu pengiriman video hasil karya hingga 25 Desember 2023, pukul 23.59 WIB. Di sudut kanan atas video, dibuat Logo HPN 2024. Hasil karya dikirimkan ke anugerahpwi2024@gmail.com atau winapwipusat@yahoo.com. BWN-03

Baca Juga:  Cegah Penyebaran, Babinsa dan Satgas Covid-19 Kecamatan Manggis Sentuh Pasar

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR