Nusa Dua Bidik Pasar Premium Water Blow Disiapkan Jadi Spot Pra Wedding Kelas Dunia

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com
Kawasan Water Blow di Pulau Peninsula, Nusa Dua, tak lagi sekadar destinasi menikmati deburan ombak. ITDC kini mengarahkannya sebagai produk wisata bernilai tinggi dengan membidik pasar premium, salah satunya melalui pengembangan spot pra wedding eksklusif berstandar internasional.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk menjaga daya saing Bali, khususnya Nusa Dua, di tengah ketatnya kompetisi destinasi global yang semakin mengandalkan pengalaman unik dan berkelas.
Pantauan di lokasi, Senin (20/4/2026), penataan kawasan terus berjalan secara bertahap, terutama pada akses masuk ke Pulau Peninsula. Meski dalam proses revitalisasi, kawasan tetap dibuka tanpa pembatasan bagi wisatawan.
General Manager The Nusa Dua, Made Agus Dwiatmika (Apong), menjelaskan bahwa rejuvenasi difokuskan pada dua titik utama, yakni Water Blow dan Peninsula, dengan konsep peningkatan kualitas pengalaman wisata.
“Penataan dilakukan bertahap tanpa menutup kawasan. Ini penting agar aktivitas wisata tetap berjalan normal,” ujarnya.
Sorotan utama kini tertuju pada ujung Water Blow yang disiapkan sebagai spot pra wedding ikonik. Lanskap tebing karang dengan semburan ombak alami dinilai memiliki daya tarik visual kuat yang cocok untuk pasar fotografi premium. Namun, pemanfaatannya tetap mempertimbangkan faktor keamanan seperti cuaca dan kondisi ombak.
Tak hanya itu, kawasan Peninsula juga mengalami transformasi signifikan. Area panggung pementasan ditata ulang, termasuk perubahan orientasi pintu masuk yang kini menghadap langsung ke laut, menciptakan pengalaman visual yang lebih eksklusif dan terbuka.
Di sisi lain, aspek perlindungan lingkungan juga menjadi perhatian. ITDC tengah membangun pelindung pesisir di antara Peninsula dan Nusa Dharma, mengingat kawasan tersebut merupakan titik dengan tingkat abrasi tertinggi.
Meski berbenah, identitas khas Nusa Dua tetap dipertahankan. Lanskap hijau yang tertata, taman tematik, serta sentuhan arsitektur Bali tetap menjadi ruh utama kawasan.
Transformasi ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju perayaan HUT ke-53 The Nusa Dua pada Oktober mendatang, sekaligus memperkuat positioning sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan berbasis pengalaman outdoor seperti jogging dan walking track terintegrasi.
Apong menambahkan, proyek rejuvenasi ini merupakan program multiyears yang dirancang berlangsung selama 4–5 tahun ke depan, sebagai upaya pembenahan kawasan secara menyeluruh.
Sementara itu, Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menegaskan bahwa pengembangan ini merupakan langkah strategis jangka panjang.
“Fokus saat ini di Peninsula, mulai dari pemasangan batu andesit hingga penataan akses jalan yang ditargetkan rampung pada Juni,” jelasnya.
Selain meningkatkan estetika, pembenahan juga menyasar aspek fungsional dan mitigasi lingkungan, termasuk penanganan abrasi melalui peninggian kontur tanah. Fasilitas publik seperti parkir dan toilet turut ditingkatkan guna memenuhi standar wisatawan internasional.
Dengan arah pengembangan ini, Nusa Dua tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga mengunci posisi sebagai destinasi premium yang menawarkan pengalaman eksklusif dan berkelas di panggung pariwisata dunia. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR