20 Startup Pilihan Ikuti “Bootcamp” Inkubasi Usaha dari KemenkopUKM dan INBIS UNHI Denpasar

Iklan Home Page

Pemogan, baliwakenews. com

Setelah lolos tahapan seleksi, 20 Tenant Program Peningkatan Kapasitas Startup kerjasama Inkubator Bisnis Universitas Hindu Indonesia (INBIS UNHI) dengan Asdep Pengembangan IT dan Inkubasi Usaha dari Kementerian Koperasi dan UKM, Selasa 13 Juni 2023 mengikuti tahapan bootcamp selama 3 hari.

Ketua INBIS UNHI, Dr. Ida I Dewa Ayu Yayati Wilyadewi, SE., MM,Ak., mengatakan dalam bootcamp ini para startup akan dibimbing oleh para narasumber yang kompeten. Materi yang diberikan yang memang berkaitan dengan peningkatan kapasitas mereka sebagai startup IT dan sektor riil yang berbasis IT.

“Karena tenant yang dipilih dalam program pengembangan kapasitas startup ini hanya tenant berbasis IT dan tenant sektoral riil yang berbasis teknologi,” ungkap Wilyadewi usai pembukaan Bootcamp inkubasi usaha, Selasa 13 Juni 2023, di Hotel Grand Mega, Jl. By Pas Ngurah Rai, Pemogan, Denpasar.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Inginkan Desa/Kelurahan Jadi Zona Integritas dan Desa Presisi

Dalam bootcamp yang dibuka Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Ir. Siti Azizah, MBA secara daring, Wilyadewi mengatakan dari sekitar 50 peserta yang mengikuti seleksi dari seluruh Bali, yang dipilih hanya 20 tenant. Yang luar biasa dari seleksi ini, sambung Wilyadewi adalah ada 3 tenant dari komunitas difabel yang lolos seleksi. Mereka akan digembleng dalam bootcamp untuk meningkatan kapasitas startup tersebut.

“Memang ini menjadi konsent kami di UNHI memberikan ruang kepada kawan – kawan komunitas difabel. Ini juga menjadi perhatian dari KemenkopUKM untuk memberikan kesempatan kepada komunitas difabel, karena karya mereka tidak kalah dari yang lain,” ucap Wilyadewi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Wayan Ekadina, SE., M.Si., memberi apresiasi atas terselenggaranya bootcamp bagi para startup yang mengambil tema “Increasing Business Capacity For Millennial Start-Ups”. Dikatakan, inkubasi ini untuk menjamin para startup untuk memiliki proses bisnis yang baru yang lebih efisien dan efektif. “Sasaran kegiatan ini kan startup, sehingga akan bisa mendongkrak rasio wirausaha kita di tingkat nasional maupun lokal Bali, ” tandasnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Akses Penanganan Jantung Nonbedah, RSUD Bali Mandara Buka Layanan Proctorship

Lebih lanjut dikatakan inkubasi sejalan dengan kebijakan ekonomi Pemerintah Provinsi Bali, yaitu Peta Jalan Ekonomi Kertih Bali, yang digagas Gubernur Bali, Wayan Koster. “Dalam Peta Jalan Ekonomi Kertih Bali tersebut ada yang disebut dengan berkualitas, ada yang memiliki nilai tambah, ada yang memiliki daya saing, unggul dan berkelanjutan,” tuturnya.

Terkait dengan produk yang dipamerkan oleh para startup dikatakan sudah sangat berkualitas, namun perlu diberikan narasi terhadap produk tersebut. “Kita tidak bisa hanya memajang produk tanpa ada kata-kata, produk ini bahan bakunya apa, membuatnya seperti apa dan fungsinya apa. Sehingga konsumen tahu tentang produk dan apa kegunaannya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kerja di Salon, Enam WNA Diamankan Imigrasi

Pada kesempatan tersebut Asisten Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Cristina Agustin, A.Pi, MM., bersama Ketua Bidang Pengembangan Inkubasi Wirausaha, Keumala Dewi, SE.,MM., memberi apresiasi terhadap produk para startup dan diharapkan nantinya dapat bekerjasama dengan pihak Australia, Jepang dan Korea yang akan dihadirkan oleh KemenkopUKM dalam sesi selanjutnya.BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR