Denpasar, baliwakenews.com
Puluhan ribu pemudik mulai meninggalkan Bali sejak beberapa hari terakhir. Mencegah aksi pencurian khususnya rumah-rumah warga yang ditinggal mudik, aparat kepolisian melibatkan pecalang dan linmas untuk menjaga keamanan di masing-masing wilayah.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, didampingi Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas usai melepas ratusan pemudik gratis yang digelar Polresta Denpasar di Simpang Uma Anyar, Denpasar, Kamis (28/4). “Di malam atau siang hari untuk rumah yang ditinggal mudik tentunya akan diawasi. Pecalang dan linmas juga bertanggungjawab mengamankan di daerahnya masing-masing,” kata Irjen Putu Jayan.
Kapolda mengimbau bagi pemudik tidak merisaukan tentang keamanan di rumahnya. Karena pecalang dan linmas serta polisi akan menjaga di wilayahnya masing-masing. “Warga yang mudik tidak merasa resah rumahnya ditinggal mudik. Situasi Kamtibmas sampai saat ini terkendali. Tak ada yang menonjol,” ucap Irjen Putu Jayan.
Dikonfirmasi terpisah, Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana mengatakan, tahun ini Polresta Denpasar mengadakan program mudik gratis. Yakni membiayai transportasi bus gratis untuk ratusan pemudik. “Mudik menggunakan dua bus dengan total 150 orang pemudik syarat harus sudah divaksin. Mereka akan turun di dua tujuan di Jember dan Banyuwangi,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Jiartana, jika jumlah permintaan mudik gratis menibgkat, maka kemungkinan Polresta Denpasar akan menambah armada bus mudik gratis tersebut menjelang lebaran nanti. “Kami melihat animo masyarakat. Apabila masyarakat masih butuh mudik gratis ini kami akan berikan pelayanan,” tegasnya. BWN-01

































