UMKM di Badung Capai 32 Ribu, Baru 10 Persen yang “Go Digital”

Iklan Home Page

Kutsel, baliwakenews.com

UMKM di Badung tumbuh pesat di tengah pandemi. Bahkan hingga Nopember 2021 ini jumlah UMKM di Badung mencapai 32 ribu lebih. Namun sayangnya yang sudah Go digital atau memanfaatkan teknologi bari 10 persen. Hal itu diungkapkan Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Made Widiana, Senin (22/11).

Widiana mengingatkan digitalisasi UMKM memang hal yang tidak bisa ditunda-tunda saat ini. “Karena melalui digitalisasi, pangsa pasar bagi UMKM akan semakin luas dan masyarakat akan lebih mengetahui eksistensi mereka,” ujar Mantan Camat Kutsel tersebut. Hanya saja kata dia terkadang para UMKM ini masih dihadapkan dengan kendala kemampuan SDM untuk menguasai tekhnologi yang terus dinamis. “UMKM kita di Badung masih berkembang, jumlahnya ada 32 ribu lebih. Kebanyakan yang baru muncul karena dampak pengaruh pandemi,” akunya sembari menambahkan kendati berkembang cukup banyak, namun masih sedikit UMKM yang sudah go digital. Dimana jumlahnya tidak lebih dari 10 persen dan perlu terus ditingkatkan.

Baca Juga:  BKPSDM Badung Gelar Rakor Kepegawaian Tahun 2025, Komitmen Tingkatkan Layanan terhadap Pegawai

Pemkab Badung sendiri berkomitmen dalam mendukung perkembangan UMKM ke sektor digital. Dibuktikan dengan membangun jaringan internet fiber optik dari Badung Selatan ke Badung Utara, ke banjar hingga lingkungan. Kondisi ini juga diakui salah seorang pelaku UMKM di Badung, Rahmi Fajar Harini. Menurutnya digitalisasi saat ini tidak bisa dielakan bagi UMKM untuk maju dan terus berkembang. Oleh karena itu dia bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam komunitas Bali In Your Hands terus berupaya melakukan pelatihan dan pendampingan para UMKM untuk menuju ke arah digital. “Jadi selain edukasi, juga perlu diingatkan. Kalau tidak kita lakukan itu, ya pasar kita disitu-situ saja,”ujarnya.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi Halal Bihalal sekaligus HUT IPSI Ke-74  

Pihaknya terus melakukan edukasi melalui e-learning dan mencari pembicara yang expert di market digital. Dengan harapan melalui sharing pengalaman itu, para anggotanya nantinya bisa belajar menimbu ilmu di sana. “Anggota kami ada juga yang belum mengerti bagaimana pasar digital ini. Jadi kita lakukan pelatihan dan pendampingan dan memotivasi,” pungkasnya. BWN-04

Baca Juga:  Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta Hadiri Karya Pitra Yadnya Banjar Adat Kerta, Petang

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR