Mangupura, baliwakenews.com
Petugas Trantib dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) BKO Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (5/11/2024) menertibkan parkir di Jalan Pratama, Tanjung Benoa. Sebenarnya, pembinaan terhadap parkir liar di sejumlah kawasan di Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel) sudah berulang kali dilakukan Petugas gabingan ini.
Sayangnya pembinaan yang dilakukan seakan tidak diindahkan dan mereka sering melakukan aksi “kucing-kucingan” seolah menantang petugas untuk mengambil langkah tegas.
Hal ini membuat geram Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Kuta Selatan, Kadek Alit Juwita dan Danru Pol.PP Kutsel I Wayan Suharyana. Karenanya belakangan mereka gencar turun bersama jajarannya melakukan penertiban di lapangan.
Dalam pengawasan yang dilakukan Trantib bersama Pol.PP ini, ada 3 kendaraan kedapatan parkir melanggar. Karena bukan hanya mencaplok badan jalan, tapi ada pula yang naik hingga memenuhi trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.
“Tentu ini hal yang sangat kami sayangkan. Sudah berulang kali kami laksanakan pembinaan, tapi hal-hal seperti ini tetap saja muncul kembali,” ucap Alit sembari menambahkan fenomena parkir sembarangan belakangan ini memang terbilang sering terjadi dan banyak dikeluhkan masyarakat.
Diantaranya ada di Jalan Pratama, Jalan Terompong, Jalan Pintas Lagoon, Jalan Pintas Siligita sekitar RS Surya Husada, Jalan Raya Kampus Unud dekat Hotel Paragon, serta Jalan Uluwatu menuju Pura Luhur Uluwatu.
Diakuimya, langkah penertiban melalui pembinaan, sudah berulang kali dilakukan. Sayangnya hal tersebut tidak lantas membuat para pelaku jera. “Pelanggaran serupa masih sering terjadi, dan kebanyakan pelakunya adalah sopir taksi online,” ungkapnya. sembari berharap.
Pihaknya memang masih melaksanakan langkah pembinaan. Namun ke depan, dia memastikan akan ada langkah yang lebih tegas, atas kolaborasi berbagai pihak terkait untuk menindak pelanggar. “Sementara ini kami memang masih lakukan langkah pembinaan. Begitu kami tegur dan berikan pemahaman, mereka sudah langsung pergi meninggalkan lokasi,” tuturnya
Kebanyakan mereka parkir di lokasi tersebut untuk beristirahat, sekaligus pula menunggu orderan berikutnya. “Selama ini kami sering diajak kucing-kucingan. Sekarang kami bina, begitu kami pergi meninggalkan lokasi, mereka datang lagi,” akunya. BWN-04

































