Sinergi ASEAN Menguat, Erick Thohir Bidik Ekonomi Lewat Olahraga

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Sinergi pemuda dan olahraga di kawasan Asia Tenggara kian diperkuat. Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara ASEAN untuk menjawab tantangan global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis olahraga.

Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan menteri dan delegasi pemuda-olahraga se-Asia Tenggara yang digelar di The Meru Sanur, Senin (4/5).

Erick Thohir menyatakan, kerja sama antarnegara ASEAN harus diarahkan pada program konkret yang berdampak langsung bagi generasi muda.“Pemuda ASEAN harus siap menghadapi tantangan global, mulai dari transformasi digital hingga isu kesehatan mental. Karena itu, kolaborasi ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah nyata untuk menciptakan generasi yang kompetitif,” tegas Erick.

Baca Juga:  Sirekap “Eror, Pleno Rekap Suara di Kutsel Ditunda

Ia juga menyoroti pentingnya benchmarking antarnegara sebagai strategi saling belajar dalam mengembangkan potensi pemuda.

“Tidak ada negara yang paling hebat. Justru kita harus saling mengisi. Dengan kolaborasi, kita bisa menghadirkan solusi nyata bagi pemuda di kawasan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menempatkan sejumlah isu krusial sebagai agenda utama, di antaranya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), penguatan kesehatan mental, serta penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Pendekatan lintas sektor dinilai menjadi kunci agar program kepemudaan tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dengan kebutuhan industri dan perkembangan global.

Selain isu kepemudaan, sektor olahraga dipandang sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara. Dengan populasi lebih dari 650 juta jiwa, kawasan ini dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan industri olahraga dan sport tourism.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Terima Audiensi Perbekel dan Bendesa Se-Klungkung

Erick Thohir menyebut, berbagai inisiatif tengah disiapkan untuk memperkuat daya tarik kawasan, seperti pengembangan seri maraton lintas negara, ajang balap sepeda internasional, hingga penguatan standar SEA Games agar mampu menjadi batu loncatan menuju level global seperti Asian Games dan Olimpiade.

Delegasi negara-negara ASEAN turut menyatakan komitmen untuk mendukung agenda kolaborasi ini. Perwakilan Timor Leste bahkan mengusulkan integrasi ajang seperti Dili International Marathon dan Tour de Timor ke dalam kalender besar olahraga Asia Tenggara.

Menpora Filipina, Patrick Gregorio menegaskan pentingnya promosi bersama kawasan.“Kita satu kawasan. Dengan bersatu, kita bisa membawa Asia Tenggara tampil lebih kuat di mata dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  TPAKD Badung Perkuat Literasi ASN, Waspadai Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

Sebagai tindak lanjut, forum ini akan bermuara pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup tiga sektor utama, yakni kepemudaan, olahraga, dan sinkronisasi agenda kawasan.

Indonesia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Youth Camp pada Oktober mendatang, yang akan membahas implementasi teknologi AI dan isu kesehatan mental bagi pemuda ASEAN sebagai langkah konkret dari kolaborasi tersebut. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR