Cegah Covid 19, Ungasan Perketat Pengawasn Bedeng dan Kos-Kosan Satgas Rutin Lakukan Penyemprotan

0
Bergerak Bersama: Satgas GR Covid 19 Desa Adat Ungasan saat mendpat pengarahan sebelum turun ke lapangan.

Ungasan, baliwakenews.com
Bendesa Adat Ungasan, Wayan Disel Astawa bersama Aparat Desa Dinas dan unsur terkait lainnya benar-benar berupaya keras menjaga wilayahnya agar tehindar dari penyebaran Covid 19. Selain gencar melalukan sosialisasi ke masyarakat lewat Satgas gotong royong Covid 19 Ungasan yang telah dibentuk, dia juga mengeluarkan sejumlah imbauan ke masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah.
Bahkan dia memperketat pengawasan terhadap para penghuni kontarakan dan kos-kosan serta bedeng yang banyak ada di Ungasan. Lewat surat edaran yang disebar dia mengingatkan kepada mereka agar tidak bertamu maupun menerima tamu selama darurat covid 19 ini.
“Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan, maka kami minta selama darurat Covid ini agar tidak menerima tamu ataupun bertamu,” tegasnya, Selasa (14/4).

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah WhatsApp-Image-2020-04-14-at-4.50.04-PM-1024x602.jpeg
Pihaknya bersama desa dinas terus mengambil langkah pencegahan covid 19 di wilayahnya. Selain melalukan penyemprotan disinfektan melalui Satgas dan unsur terkait lainnya, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke pasar-pasar. Selain mengimbau agar mengenakan masker, pedagang dan pembeli juga diminta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
Sedangkan untuk pekerja migran yang baru datang, pihaknya menyarankan diakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.
“Selama karantina akan diawasi olah Pak Kelian Banjar dan Dinas dan ini sudah berjalan,” ujar Anggota Dewan Propinsi Bali ini.
Upaya yang dilakukan ini sambung Disel juga melibatkan berbagai komponen, termasuk sejumlah pengusaha dan dua annggota Dewan Badung asal Ungasan Wayan Sugita Putra dan Ketut Suweni.
Sedangkan untuk pengawasan jam buka pedagang yaitu Pukul 21.00 Wita terus dilakukan Satgas bersama unsur keamanan lainnya baik dari desa adat maupun desa dinas.
Bukan itu saja, pihaknya juga sudah menyiapkan skema, jika covid 19 ini masih berlangsung lewat 21 April, akan dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada warga yang terdampak secara ekonomi.
“Kami sudah rancang nantinya bersama koperasi akan memberikan sembako ke krama ngarep jika lewat 21 April darurat covid ini masih berlangsung,” papar Disel sembari mengharapkan kepada masyarakat agar mematuhi imbauan yang disampaikan pemerintah maupun desa adat agar Penyebaran covid 19 ini bisa dicegah dan dunia terbebas dari wabah ini.
Ketua Satgas GR Covid 19 Desa Adat Unagsan, Wayan Suata menambahkan pihaknya selaku satgas terus bergerak melakukan pencegahan di lapangan. Salah satunya dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan baik di jalan utama maupun gang-gang dan rumah warga. “Syukur hingga kini di Ungasan tidak ada warga yang positif covid 19. Kami harap warga jangan resah dan percaya dengan berita yang tidak jelas,” ajaknya.
Penyemprotan yang dilakukannya dimulai sehari setelah Satgas dibentuk. Dengan koordinasi bersama desa adat dan dinas pihaknya melakukan penyemprotan mengunakan mobil Pecalang dan Limas. Sedangkan peralatan penyemprotan meminjam dari warga. “Kami tidak kenal lelah dan tidak akan pernah menyerah, karena mencegah lebih baik dari pada kita terpapar. Semua demi desa dan masyarkat agar terhindar dari wabah ini,” tegas Suata. BW-04

“Kulminasi II”, Ajakan Berdonasi dari Dialog Dini Hari

0
"Kulminasi II", Ajakan Berdonasi dari Dialog Dini Hari

Denpasar, bakiwakenews.com
Apabila banyak aksi sosial yang dilakukan dengan berdonasi uang ataupun barang, trio musisi berbakat yang tergabung dalam band Dialog Dini Hari, memilih cara berdonasi yang beda. Mereka merilis single baru berjudul “Kulminasi II”, yang berhasil digarap di tengah keterbatasan aktifitas di luar rumah akibat pandemi Covid-19. Sebelumnya, mereka telah mengeluarkan album pada Juli 2019, berjudul “Parahidup”.
Temanya seputaran pandemi Covid-19. Lagu ini mendokumentasikan perjalanan umat manusia menghadapi pandemi yang secara global mengubah cara hidup kita semua. Ini dikatakan sang penyanyi dan pemain gitar, yang akrab dengan sebutan Pohon Tua. “Lagu ini membawa pesan untuk terus bersolidaritas membantu penyediaan APD bagi tim medis yang beraksi di garis depan menghadapi pandemi ini,” ujarnya Senin (14/4).
Kata dia, melalui single ini, Dialog Dini Hari mengajak semua pihak untuk berdonasi. “Sebagai seniman, ini yang bisa kami lakukan. Ini yang paling masuk akal bisa kami kerjakan dari rumah,” lanjut Pohon Tua. Memaknai pandemi ini, kata dia, kolektif manusia menjalani peristiwa yang belum kelihatan ujungnya ini, juga membuat mereka melakukan refleksi sekaligus memahami peradaban setelah semuanya berlalu.
“Mungkin ada tatanan yang berubah, tentang bagaimana manusia satu melihat manusia lainnya. Aku antara penasaran dan khawatir juga. Kita yang orang timur pada dasarnya kan sulit untuk menerima social distancing,” tambahnya. Untuk diketahui, Kulminasi II telah dirilis pada 14 April 2020 di kanal Youtube Dialog Dini Hari dan segera menyusul di sejumlah kanal musik digital. BW-06

Tebar Falsafah “Tatwam Asi” *Sabhayowana MA Lakukan Ini saat Wabah Covid-19

0
BANTUAN-Ketua Umum Sabhayowana Manca Agung Provinsi Bali I Dewa Nyoman Alit Swastika, Sos., M.I.Kom menyerahkan bantun APD di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (14/4).

Denpasar,baliwakenews.com
Dampak wabah covid-19, sangat dirasakan oleh dunia, begitu juga dengan masyarakat di Bali. Untuk membangkitkan kebersamaan gotong royong membantu sesama, sejumlah pemuda Bali terus melakukan gerakan sosial. Kali ini adalah organisasi pemuda dari Sabhayowana Manca Agung (MA) Provinsi Bali melakukan gerakan falsafah hindu yakni Tatwam Asi ke masyarakat di Bali. Mulai dari membantu sejumlah alat pelindung diri untuk tim medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah virus covid-19 hingga pembagian masker kepada pedagang pasar tradisional serta para ojek online.
Ketua Umum Sabhayowana Manca Agung Provinsi Bali I Dewa Nyoman Alit Swastika, Sos., M.I.Kom yang dihubungi, Selasa (14/4) mengatakan, Sabhayowana Manca Agung Provinsi Bali ikut berkontribusi untuk masyarakat meski terlihat kecil, namun gerakan pemuda ini perlu untuk dilakukan saat wabah Covid-19 melanda Bali. “Batuan yang kami berikan yakni berupa suplemen/vitamin, sembako, dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis atau Pra Hospital yang bertugas di lapangan seperti BPBD Kota Denpasar, PMI Kota Denpasar, UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali. Selain itu, Kami juga menyerahkan ratusan masker kain ke Perusahan Daerah Pasar Kota Denpasar untuk dibagikan kepedagang pasar tradisional yang ada di kota Denpasar dan Ojek online,”ujarnya.
Lebih lanjut alumni Pascasarjana IHDN Denpasar ini juga mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai program sosial kemasyarakatan Yowana Manca Agung, disamping juga merupakan bentuk apresiasi Yowana kepada rekan-rekan tim medis dalam melaksanakan tugas dilapangan. “Kegiatan ini kami lakukan tidak sekedar kegiatan yang hanya mencari panggung dalam musibah ini, namun sebagai bukti nyata kontribusi kami kepada sesama dalam musibah kemanusiaan ini. Kami mengajak seluruh organisasi-organisasi kepemudaan untuk bersama saling bahu-membahu, gotong royong membantu antarsesama yang membutuhkan,”terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Sabhayowana Manca Agung memberikan donasinya berupa 800 buah Alat Pelindung Diri (APD), 500 masker untuk pedagang tradisional dan ojek online, 500 botol suplemen/vitamin dan sembako. “Keseluruhannya ini kami dapatkan dari donasi semeton dan masyarakat serta sebagain dari kas Yowana. Kami berharap kedepan masyarakat yang mampu atau ekonomi mapan agar ikut berperan aktif memberikan sumbangsihnya tidak saja bagi tim medis, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan yang ada didaerahnya masing-masing. Kami juga berharap peran desa adat yang ada di seluruh Bali agar memperketat daerahnya masing-masing, buatkan perarem yang benar-benar bisa ditaati bersama untuk memutus penyebaran copid-19 ini yang kian hari mengkawatirkan,”terangnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat bisa meningkatkan kedisiplinannya untuk ikut berperan aktif dalam memutus penyebaran covid-19, yakni dengan tetap tinggal dirumah. “Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, kalau keluar rumah agar tetap memperhatikan keamanan seperti membawa masker & antiseptik, rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun ketika dan sesudah beraktifitas dan tidak lupa juga tetap eling nunas Ica ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar musibah ini cepat berlalu,”papar pria yang gemar berkegiatan seni dan budaya tersebut. BW-05

Komunitas Mash Denpasar Produksi Pelindung Wajah untuk Tenaga Medis

0
PELINDUNG WAJAH - Founder Mash Denpasar, Fransiska Prihadi, saat membuat alat pelindung wajah.

Denpasar, baliwakenews.com

Komunitas kreatif yang bergerak di bidang film pendek, Mash Denpasar bersama Rotary Connect The World memproduksi sejumlah face shield (pelindung wajah). Mereka membuat APD ini, guna diberikan kepada tenaga medis dalam menangani pasien covid-19.

Founder Mash Denpasar, Fransiska Prihadi, mengatakan APD ini diproduksi untuk membantu memenuhi kebutuhan APD di Rumah Sakit Sanglah. Pelindung wajah ini, didistribusikan untuk tenaga medis di RS Sanglah lewat lembaga sosial Rotary Connect The World. “Ini nanti disumbangkan ke RS Sanglah. Kami serahkan ke rotary, nanti rotary yang salurkan ke sana,” kata Prihadi, Selasa (14/4).

Perempuan yang akrab disapa Cika itu, menceritakan awal pembuatan alat pelindung wajah ini. Mulanya ia hanya membuat untuk membuat salah satu teman yang berprofesi sebagai dokter. Salah satu temannya itu, tengah bertugas di RS Sanglah dan kerap menangani pasien. Maka wajib baginya menggunakan APD lengkap termasuk menggunakan pelindung wajah. “Awalnya ada teman yang butuh APD. Lalu saya bilang, kalau cuma face shield saya bisa buat. Ternyata ada yang lain juga yang buat. Tapi bedanya mereka jualan, kami tidak. Kami sumbangkan nanti ke sana lewat rotary itu,” ujarnya.

Per hari, lanjut Cika, Mash Denpasar mampu memproduksi face shield hingga 150 pcs dalam waktu 4 jam dengan 3 orang relawan. Bahan-bahan yang digunakannya pun cukup sederhana, di antaranya plastik mika, spon padat, double tip, rubber (karet), steples dan gunting. “Face shield yang kami buat ini sifatnya darurat. Karena kan sekali pakai,” ucapnya, seraya menyebutkan Mash Denpasar sudah memproduksi 1.800 lebih face shield yang sudah didistribusikan juga ke berbagai tempat. BW-02

Melintas Depan Kejari Denpasar, Masyarakat Bisa Ambil Nasi Bungkus Gratis

0
Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar membagikan ratusan nasi bungkus terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Denpasar, baliwakenews.com

Wabah Covid-19 yang melanda sejumlah wilayah, membuat 46 ribu pekerja di Bali dirumahkan. Prihatin dengan kondisi seperti itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar membagikan ratusan nasi bungkus terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kasi Pidum Kejari Denpasar Eka Widanta mengatakan, selama wabah Corona ini, pihaknya memberikan bantuan 350 nasi bungkus ke masyarakat yang terdampak. “Dimulai hari ini. Dibagikan mulai pukul 12.00 sampai habis,” ucapnya, Selasa (14/4).

Titik pengambilan, sambung Eka Widanta, di depan gerbang Kantor Kejari Denpasar di Jalan Sudirman No. 58, Dauh Puri, Denpasar Barat (Denbar). Banyak masyarakat termasuk ojek online yang berdatangan mengambil nasi bungkus sebagai makan siang atau dibawa pulang untuk keluarganya. “Kami berharap bantuan nasi bungkus ini bisa meringankan beban masyarakat ditengah ekonomi sulit akibat pandemi Corona,” bebernya.

Pembagian nasi bungkus ini akan kembali dilaksanakan esok hari hingga beberapa pekan mendatang. Bantuan nasi tersebut mendapatkan antusias dari masyarakat. Bahkan salah satu driver ojek online mengaku sangat terbantu dan bisa menghemat pengeluaran untuk makan siang. “Kini orderan sepi. Nasi bungkus ini sangat membantu dan beban kami bisa berkurang,” ucapnya, salah satu driver ojek online. BW-03

Satgas GR Kerobokan Pasang 50 Baliho Berisi 14 Jurus Jitu Cegah Covid 19

0
Pasang Baliho: Satgas GR pencegahan Covid 19 Desa Adat Kerobokan saat memasang Baliho di sejumlah kawasan banjar yang ada di Kerobokan.

Kerobokan, Baliwakenews.com
Satgas Gotong Royong (GR) Desa Adat Kerobokan bersama komponen terkait lainnya seolah tidak kenal lelah mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Kerobokan.
Selain menyasar 14 Pasar untuk sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB) dan membagi ratusan sembako, Tim ini juga memasang puluhan baliho di sejumlah tempat strategis.
“Pemasangan Baliho kami lakukan di 50 banjar desa adat kerobokan pada pada lokasi strategis,” ujar Kasatgas Covid GR 19 Desa Adat Kerobokan AA Bagus Bayu Joni Saputra, Selasa (14/4).
Tujuan pemasangan baliho ini sambung dia, untuk menyadarkan dan mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin menjalankan himbauan. “Karena pandemi ini akan berakhir kalau kita semua mencegah mata rantai penyebarannya,” tegasnya.
Ada 14 poin penting yang menjadi ajakan Satgas untuk dilakukan masyarakat untuk kesehatan bersama. Dengan bergotong royong saling menyadarkan diharapkannya covid 19 ini bisa dicegah dan kehidupan bisa berjalan normal.
“Niki Ide dari satgas covid 19 desa adat kerobokan yang dirangkum dari narasumber yang terpercaya baik pemerintah maupun WHO,” pungkasnya. BW-04

IWAPI Badung Berkontribusi Di Tengah Pandemi Covid-19 Bagikan Masker dan Sabun Cuci Tangan Kepada Masyarakat

0
IWAPI Badung ikut membagikan masker dan sabun cuci tangan gratis kepada warga masyarakat di Kabupaten Badung, Minggu ( 12/4).

Mangupura,baliwakenews.com
Dalam rangka upaya mitigasi pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI ) Cabang Badung ikut memberikan kontribusi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Hal ini terbukti pada Minggu ( 12/4), IWAPI Kabupaten Badung melaksanakan baksos yang bertajuk “1000 gerakan penuh sinergi untuk energi” dengan membagikan masker dan sabun cuci tangan gratis kepada warga masyarakat di Kabupaten Badung.

Ketua IWAPI Kabupaten Badung Ni Putu Sari Nuratningsih didampingi Sekum Kadek Ayu Hetty Indra Dewi dan anggota Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi yang sekaligus anggota DPRD Badung, mengatakan pembagian masker dan sabun cuci tangan gratis kepada warga masyarakat di beberapa titik SPBU di wilayah Kabupaten Badung merupakan program kerja IWAPI Badung dalam membantu Pemkab untuk memerangi Pandemi Covid-19. “Kami sudah salurkan masker dan sabun cuci tangan gratis kepada setiap pengunjung SPBU di Kabupaten badung yang meliputi SPBU Lukluk, Kapal, Abianbase, Pererenan dan Kerobokan dalam rangka pencegahan Covid-19 “ ungkapnya.

Pihaknya menambahkan bahwa apa yang dilakukan inisebagai wujud sinergitas dan komitmen IWAPI Badung untuk mendukung program kerja Pemkab dalam upaya pencegahan dan percepatan penanggulangan Covid-19 di tengah masyarakat, dengan berpartisipasi aktif mensosialisasikan pentingnya pencegahan Covid-19 melalui menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga.

Dirinya juga menghimbau warga masyarakat agar menjaga kebersihan dengan mencuci tangan yang bersih, makan makanan bergizi dan minum air hangat yang banyak demi mencegah Virus Covid-19.

“Masker ini digunakan saat beraktivitas di luar rumah dan masyarakat harus rajin mencuci tangan dengan sabun pakai air mengalir. Harapan kami, agar gerakan kecil yang kami lakukan mampu memberi motivasi kepada semua pihak agar kita bisa saling bersinergi dan gotong royong untuk mengikuti semaksimal mungkin intruksi pemerintah dalam memerangi covid 19 . Ayo lawan covid 19, Bersama kita bisa !!” serunya

Acara ini juga dihadiri oleh beberapa klian atau kepala lingkungan di wilayah masing-masing SPBU. BW-05

Denpasar Distribuskan Bantuan Sembako ke Terdampak Covid-19

0
I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliwakenews.com

Goncangan perekonomian akibat dampak mewabahnya pandemi covid-19 sangat dirasakan masyarakat. Guna memberikan meringankan beban wargannya sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, Pemkot Denpasar segera akan mendistribusikan bantuan sembako dengan menyasar enam kelompok sasaran.

Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (14/4/2020), mengatakan Pemkot Denpasar memiliki komitmen dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan memberikan bantuan sembako. Terdapat enam kelompok sasaran yang turut disasar, yakni keluarga penerima manfaat yang telah ditetapkan pemerintah pusat, lansia dan disabilitas, orang dalam pemantauan (ODP), keluarga pasien dalam pengawasan (PDP), pekerja harian, pekerja pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pekerja yang dirumahkan. “Sesuai dengan analisis dan pendataan di lapangan, ada enam kelompok sasaran yang rentan mengalami gangguan sosial dan ekonomi saat penanganan wabah covid-19 ini, termasuk ODP,” kata Dewa Rai.

Ditambahkan Dewa Rai, guna merealisasikan bantuan ini, Pemkot Denpasar telah merancang skema pembiayaan mulai dari APBN (PKH, KPM dan Kartu Prakerja), APBD, serta APBDes. Bantuan ini akan terus bergerak sepanjang proses pendataan di tingkat desa/kelurahan yang akan disesuaikan dengan data dinas sosial. “Dalam Minggu ini, rencananya kita akan distribusikan secara bertahap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan bersama Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan dan Desa Adat di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sesuai dengan data di Kota Denpasar, terdapat 11.812 KPM yang telah terdata sesuai nama dan alamat yang terdiri atas 3.058 KPM, 1.569 KPM tambahan dan 7.185 KPM yang masih diusulkan untuk ditetapkan pemerintah pusat. “Secara teknis sembakonya sudah siap, khusus untuk yang ODP diberikan tambahan selain sembako seperti sabun, detergen, vitamin, masker dan sarana sterilisasi,” ucapnya.

Bantuan ini, diharapkan Dewa Rai dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid 19, serta mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti imbauan pemerintah dalam upaya percepatan penanganan virus corona. BW-02

TMMD di Buleleng Tuntas Tepat Waktu, Ternyata Begini Tantangannya

0
TMMD di Buleleng Tuntas Tepat Waktu, Ternyata Begini Tantangannya

Denpasar, baliwakenews.com
Ketahanan para Tentara Kodim 1609/Buleleng, yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 di Buleleng, memang harus diakui. Bekerja dan waspada terhadap ancaman Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, bukanlah persoalan gampang. Namun pengabdian kepada masyarakat berada pada prinsip yang pertama, sehingga dapat menuntaskan pembangunan tepat waktu.
Menandai tuntasnya pembangunan di Desa Panjianom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng itu, akan dilakukan penyerahan hasil TMMD dari Dandim 1609/Buleleng selaku Dansatgas kepada Bupati Buleleng, pada Selasa (14/4) di Makodim Buleleng. Ini turut dihadiri beberapa pejabat TNI dan unsur Pemkab Buleleng. Ini dikatakan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G pada Senin (13/4/2020) di Denpasar.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena dengan segala upaya yang dilakukan oleh para Dandim selaku Dansatgas TMMD akhirnya sehari menjelang penutupan dapat terselesaikan sesuai sasaran dan target waktu yang sudah direncanakan,” ujar Kapendam. Menurutnya, pelaksanaan TMMD kali ini cukup berkesan dan cukup menguji ketahanan personel. Tidak saja mengikuti protokol pencegahan Covid-19 dengan menjaga kesehatan.
Para personel juga dihadapkan dengan hujan yang cukup rutin. Kendati demikian, menurut Kapend, kesuksesan pelaksanaan TMMD ini juga tidak lepas dari keterlibatan warga setempat yang sangat antusias mendukung moral maupun tenaga. Adapun sasaran fisik yang telah rampung, antara lain pembuatan jalan sepanjang 857 meter, pembangunan fasilitas umum berupa 5 unit fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Selain itu, satgas telah merampungkan pipanisasi air bersih sepanjang 8.630 meter. Penyaluran air bersih ini nantinya bisa dinikmati oleh warga Dusun Abasan, Pancoran, Lebahsiung dan Batupulu. Sedangkan sasaran non fisik, berupa sosialisasi secara terbatas berkenaan pencegahan penularan Covid-19. BW-06

Pencuri Gasak Laptop dan Masker di Rumah Fotografer

0
Pencuri melepas jendela dapur dan meletakan di teras depan rumah korban.

Mangupura, baliwakenews.com

 

Warga yang tinggal di Perumahan Taman Giri, Jalan Asri Jati, Lingkungan Mumbul, Kuta Selatan, Badung, mengalami peristiwa pencurian, Senin (13/4/2020) dini hari. Pelaku menggasak uang dan barang berharga pemilik rumah yang diketahui bernama Kadek Dwi Mertiana.

Korban yang berprofesi sebagai fotografer itu diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Barang yang dicuri, laptop, uang hingga masker kain yang dijemur di teras belakang,” kata sumber petugas yang dikonfirmasi, kemarin siang.

Menurut sumber, pelaku diperkirakan melancarkan aksinya sekitar pukul 03.00 saat pemilik rumah sedang terlelap. Sebab warga sekitar sempat mendengar gonggongan anjing di sekitar rumah korban. “Pelaku diduga kuat masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu,” ucapnya.

Korban mengetahui aksi pencurian tersebut sekitar pukul 06.00 saat bangun tidur. Dia kaget melihat dompet serta tas istrinya berserakan di dapur.  “Selain pintu yang tercongkel, ternyata jendela dapur terlepas dan berada di teras depan. Pelaku juga mengambil sejumlah masker di teras belakang,” bebernya.

Sementara Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih mengecek laporan korban ke anggotanya. “Saya cek dulu ke bagian Reskrim. Nanti saya kabari lagi,” tegasnya. BW-03

Masuk Pecatu Wajib Pakai Masker Satgas GR Covid 19 Pecatu Dirikan Pos di Perbatasan

0
Harus Pakai Masker: Bendesa adat Pecatu Made Sumertha bersama Satgas GR Covid 19 Pecatu dan unsur kepolisian saat mengedukasi warga senantiasa mengenakan masker.

Kutsel, baliwakenews.com
Sejumlah pengendara dihentikan di perbatasan pintu masuk keluar kawasan Desa Pecatu. Penghentian ini dilakukan Satgas Gotong Royong (GR) Covid 19 Desa Adat Pecatu bersama jajaran terkait lainnya karena pengendara tidak mengenakan masker. Setelah diedukasi dan diberikan pemahaman beberapa pengendara termasuk wisatawan langsung mengenakan masker yang sudah dibawa. Beberapa diantaranya ada yang terpaksa balik haluan untuk mengambil masker.
Langkah sosialisasi dan edukasi pemakaian masker ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan jajaran terkait di Desa Pecatu untuk memutus rantai penyebaran Covid 19.

Bendesa Adat Pecatu Made Sumertha memaparkan pendirian pos edukasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman ke masyarakat akan pentingnya kesehatan dalam mencegah penyebaran covid 19. Dimana sesuai anjuran pemerintah masyarakat dan wisatawan yang terpaksa keluar rumah harus menggunakan masker.
“Ini berlaku bagi masyarakat dan wisatawan yang keluar masuk Desa Pecatu, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan,” tegas Bendesa yang juga anggota Dewan Badung ini saat memantau di lokasi, Senin (13/4).
Ditegaskanya pula tujuannya utamanya pendirian pos edukasi ini adalah untuk memutus penyebaran covid 19 dan bukan lockdown kawasan, tetapi untuk edukasi masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona yang lagi mewabah
Selain itu, masyarakat yang tidak terlalu beekepentingan juga diimbau untuk tidak datang ke Pecatu agar mencegah terjadinya kerumunan. “Petugas yang berjaga juga sudah kami infokan untuk selalu sopan dan tidak arogan, agar tujuan edukasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Demikian juga masyarakat dan wisatawan diharapkannya bisa memaklumi karena kondisi saat ini untuk kesehatan bersama.
Langkah pencegahan penyebaran covid di Pecatu sendiri sudah lama dilakukan diawali dengan penyemprotan disinfektan ke kawasan dan rumah penduduk.
Termasuk juga di areal pasar, sekaligus mengedukasi pedagang untuk menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB). Seperti selalu mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Artinya semua yang masuk ke pasar harus mengenakan masker, baik pembeli mapun pedagang tidak ada terkecuali. Kalau melanggar tidak boleh bertransaksi,” tegasnya. BW-04

Digerebek Polisi, Pemuda Asal Sembung Buang SS

0
I Gede Teguh Septiawan alias Dolir (22), digerebek di kosnya di Banjar Sunia, Werdhibuana, Mengwi, lantaran menyimpan satu paket sabu-sabu (SS).

Mangupura, baliwakenews.com

Seorang supir I Gede Teguh Septiawan alias Dolir (22), ditangkap aparat Sat. Resnarkoba Polres Badung. Pria asal Banjar Sembung Sobangan, Mengwi, Badung itu, digerebek di kosnya di Banjar Sunia, Werdhibuana, Mengwi, lantaran menyimpan satu paket sabu-sabu (SS), Kamis (2/4/2020) malam. Karena ketakutan, tersangka sempat membuang barang bukti untuk mengelabui petugas.

Menurut Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Wayan Sujana, Senin (13/4/2020), kasus tersebut terungkap berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan jika penghuni kos di Banjar Sunia, kerap bertransaksi narkoba. Kemudian petugas menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan pada Kamis sekitar pukul 18.30 kos tersebut digerebek dan tersangka ditangkap tanpa perlawanan. “Dari tangan tersangka diamankan satu paket SS seberat 0,57 gram,” beber AKP Sujana.

Setelah tersangka diintrogasi, SS itu didapat dari seseorang bernama Ajik Tabanan dengan cara mengambil tempelan di pinggir jalan. “Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Badung guna penyidikan lebih lanjut,” beber perwira asal Tabanan ini.

Dikatakan AKP Sujana, tersangka dijerat dengan pasal 112 UURI No.35 /2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. “Kami masih buru orang yang memberikan tersangka SS itu. Alasan tersangka mengkonsumsi SS agar tak mengantuk saat bekerja sebagai supir,” tegasnya. BW-03

Halau Peselancar, Balawista Gelar Patroli Laut dan Darat

0
Pantau Peselancar: Anggota Balawista Badung sektor Uluwatu saat bersiap melakukan pemantuan peselancar di kawasan Pantai di Pecatu.

Pecatu, Baliwakenews.com
Pengawas Balawista Badung sektor Uluwatu yang membawahi sejumlah pantai di Kuta Selatan, Senin (13/4) pagi turun melakukan pemantauan terhadap peselancar di kawasan Pecatu.
Hal ini menindaklanjuti laporan masyarakat masih adanya peselancar beraksi di pantai, walau pintu masuk sudah ditutup.
Selain melalukan pengecekan lewat darat, sebanyak 12 Anggota Balawista juga melakukan pemgecekan lewat laut.
Untuk pemantauan lewat darat dilakukan bersama pihak BPD Pecatu dan Pengelola Objek Wisata Labuan Sait. Termasuk diikuti seorang relawan asing yang ikut memantau lewat laut.
“Kami melakukan pemantauan di darat menelusuri jalan tikus yang dimanfaatkan wisatawan menuju Pantai. Termasuk di laut menggunakan boat,” ujar pengawas Balawista Badung Selatan meliputi Uluwatu dan beberapa pantai lainnya, Wayan Somer Senin (13/4).
Somer menuturkan, pihaknya sempat mendapat laporan kalau ada beberapa bule peselancar yang beraksi di kawasan Pecatu.
Menyikapi hal ini dia bersama anggotanya melakukan pengecekan lewat jalan darat. Selain itu juga beberapa lewat laut menggunakan dua boat.
Terkait jalan tikus yang dimanfaatkan peselancar, Somer menegaskan kalau
Pihaknya tidak mempunyai kewenangan menutup. Namun nantinya jalur tikus ini akan dipetakan dan dilaporkan ke pihak Desa Adat dan Dinas.
“Kami akan menyuruh mereka keluar menggunakan peluit dan membuntuti wisatawan ini sehingga jalur tikus yang dimanfaatkan bisa kami ketahui,” ujar pria asal Pecatu ini.
Dia bersama jajarannya senantiasa siap mendukung program pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 dengan mengurangi kerumunan di laut.
Anggota senior Balawista Badung asal Pecatu ini tidak memungkiri
Kalau pantai yang dikelilingi tebing karang, banyak terdapat celah untuk terjun ke Pantai.
“Menutup celah inilah yang kini harus kita lakukan bersama komponen terkait di desa adat maupun dinas,” ajaknya. (BW-04)

Giri Prasta Keluarkan Enam Kebijakan Strategis Tanggulangi Dampak Covid-19

0
PERTEMUAN-Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa disaat Jumpa Media terkait perkembangan dan kebijakan mitigasi Covid-19 di Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati Badung, Senin (13/4).

Mangupura,baliwakenews.com
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung menggelar Jumpa Media dalam rangka menginformasikan terkait perkembangan dan kebijakan mitigasi Covid-19 di Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati Badung, Senin (13/4).
Dihadapan awak media cetak dan elektronik, Bupati Giri Prasta yang didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa menyampaikan bahwa setelah beberapa kali mendapatkan arahan melalui Teleconference dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait, KPK, Kejaksaan maupun BPKP, pihaknya mengambil 6 kebijakan strategis yang menjadi prioritas dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanggulangan covid-19 di Badung diantaranya :
Pertama, Pemkab Badung akan menggratiskan pembayaran PDAM kepada masyarakat Badung untuk rumah tangga dan sosial selama 3 bulan kedepan. Selanjutnya yang kedua memberikan sembako kepada keluarga penerima manfaat. Ketiga, memberikan insentif kepada tenaga kerja yang di PHK atau dirumahkan sesui data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yang dilaporkan oleh perusahaan. Keempat bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dari Badung dan mahasiswa Kabupaten Badung yang datang dari luar negeri disiapkan rumah singgah karantina mandiri dengan pengawasan. Kelima, bagi masyarakat Badung yang BPJS tidak lagi ditanggung oleh perusahaan dan atau peserta mandiri yang tidak mampu membayar tagihan dibayarkan oleh Pemkab sesui dengan standar dan ketentuan yang berlaku dan yang keenam, berkenaan dengan Alat Pelindung Diri (APD), rapid test dan masker sesui SOP, akan di dahulukan di berikan kepada tenaga medis dan satgas yg bertugas di garda terdepan di lapangan. “Itu kebijakan yang kami ambil dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung,” tegasnya seraya mengatakan Pemkab Badung juga sudah menggerakkan UKM untuk berperan serta memproduksi masker kain sejumlah 100 ribu pcs yang akan didistribusikan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta juga mengucapkan terimakasih kasih kepada tokoh dan seluruh masyarakat serta seluruh tim satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung yang sudah bergotong royong, bahu membahu dalam memerangi Covid-19 di kabupaten Badung. Walau demikian pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Badung agar selalu taat dan patuh pada penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 seperti social distancing, physical distancing, tetap menjaga asupan gizi, rajin olahraga, termasuk cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, maupun menggunakan masker saat aktivitas di luar rumah.

Berkaitan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna menanggulangi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung, Giri Prasta menyampaikan bahwa Kabupaten Badung belum mengajukan ke pemerintah pusat, agar roda perekonomian di Kabupaten Badung tetap hidup dan berputar demi menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat.
“Sudah barang tentu kami selaku Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tetap berusaha menjaga kestabilan ekonomi masyarakat di Kabupaten Badung. Jangan sampai masyarakat kita lapar karena itu akan mengakibatkan dampak sosial yang lebih parah dari Covid-19. Untuk itu Pemkab akan mengatur upaya pemenuhan segala kebutuhan dasar masyarakat. Semoga musibah ini lekas berlalu sehingga kehidupan sosial masyarakat kita kembali normal dan pariwisata Kabupaten Badung segera pulih,” harap Bupati seraya mengajak ikut mendoakan agar Semeton yang kena Covid-19 bisa segera sembuh dan pulih kembali serta seluruh warga agar ikut arahan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 karena ini merupakan ujian bersama. BW-05

Dealer Artha Karya Mandiri Bagikan Sembako ke Perajin dan Pedagang Seni

0
BAGIKAN SEMBAKO - Astra Motor Bali, bersama Dealer Artha Karya Mandiri saat membagikan paket sembako kepada pedagang.

Gianyar-baliwakenews.com

Untuk meringankan beban masyarakat terutama kebutuhan pokok, Astra Motor Bali bersama Dealer Artha Karya Mandiri sebagai salah satu jaringan resmi sepeda motor Honda di wilayah Gianyar, menggelar kegiatan sosial, Sabtu (11/4/2020). Kegiatan yang merupakan salah satu aktivitas CSR di bawah naungan program “Honda Untuk Bali” ini, menyasar pekerja pariwisata terutama perajin dan pedagang barang seni, khususnya di wilayah Tampaksiring dan Tegallalang Gianyar.

Dalam kegiatan tersebut, dua banjar yang dipilih untuk pembagian sembako, di antaranya Banjar Penaka, Tampaksiring dan Banjar Dlod Blungbang, Kenderan, Tegallalang. Paket sembako yang dibagikan sebanyak 60 paket yang berisi beras, minyak goreng, telor dan mie instan.

Pimpinan Dealer Artha Karya Mandiri, Edy Sukirno, mengatakan untuk pembagian sembako ini, pihaknya langsung turun ke lapangan membagikannya kepada krama banjar yang terkena dampak dari kondisi saat ini. Menurut Edy Sukirno, setelah di berlakukannya social distancing (jaga jarak) dan selalu diam di rumah, beberapa kawasan wisata di Gunung Kawi Tampaksiring secara resmi ditutup dari keramaian, sehingga kini masyarakat pekerja pariwisata kehilangan sumber pendapatan karena tidak ada wisatawan yang berkunjung. Pihaknya berharap, apa yang diberikan dapat membantu meringankan, serta bermanfaat bagi para pekerja.

Kegiatan pembagian sembako ini juga didampingi perwakilan Astra Motor Bali, yang turut memantau kelancaran acaranya.

Sementara Manager Marketing Astra Motor Bali, Henry Setiawan, menyatakan dengan semangat satu hati berbagi, bersama dengan seluruh jaringan resmi dealer sepeda motor Honda, Astra Motor Bali akan terus melakukan gerakan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak dalam situasi saat ini. Tidak hanya dari sektor pariwisata, namun juga sektor lainnya. “Pembagian sembako ini semoga dapat meringankan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya perajin dan pedagang barang seni. Semoga semua segera berlalu dan konsidi pariwisata dapat pulih kembali,” ujar Henry.

Salah seorang perajin di Tegallalang, Made Arta, mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Honda. Bantuan ini, lanjut dia, sangat membantu di tengah kondisi pariwisata yang sedang sepi saat ini. Bahkan banyak karyawan yang harus dirumahkan. Pihaknya berharap, kondisi ini bisa pulih dan bisa kembali normal. “Terimakasih Honda atas bantuannya, semoga kondisi ini bisa cepat pulih,” harapnya.

Sebelumnya, Astra Motor Bali bersama dealer resminya juga sudah menyalurkan bantuan berupa wastafel di sejumlah pasar dan tempat umum di Denpasar, Gianyar dan Klungkung. Sementara untuk membantu meringankan beban masyarakat, juga sudah dilakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, supir angkot, driver ojek online, para medis di rumah sakit Sanglah dan pekerja harian dan karyawan jasa penyeberangan, di Dermaga Sanur yang terdampak. BW-02