Denpasar, Bali Wake News
Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Anggis Devaki memilih tetap berkarya. Pada bulan April ini, penyanyi muda asal Bali ini mengeluarkan lagu Jatuh Padamu”. Hanya saja, kemunculan Covid-19 membuatnya belum merampungkan video klip. Tak kekurangan trik, untuk sementara ia menampilkan video lirik dengan pilihan konsep sederhana. Agar tetap menarik, video tersebut diberi sentuhan animasi dan menggunakan warna-warna uang ringan.
“Video ini sudah dapat dinikmati di Channel Youtube Anggis Devaki,” ujarnya paada Selasa (8/4) melalui telepon. Ia menerangkan, pemilihan warna ungu itu karena warga tersebut identik dengan sikap independent seorang wanita, feminim dan memiliki makna yang menimbulkan kenyamanan. Lagu ini sekaligus lagu keempat setelah “Cinta Terbalas Nanti” dan “Dekat denganmu” yang dirilis pada tahun 2019 lalu, dan Tutup Hati yang dikenalkannya pada tahun 2020.
Pada tahun 2020 juga, Belia yang meniti karir mulai dari The Voice Kids Indonesia Season 2 sebagai Runner Up 1 ini juga telah merilis web series berjudul “Tahun Ketiga”. Tentang lagu barunya, Anggia menjelaskan bahwa Jatuh Padamu menceritakan seseorang yang sedang jatuh cinta, dimana seseorang ini sudah dekat dan saling memberikan perhatian satu sama lain. Membuat seseorang ini selalu merasakan indahnya hari-hari dan membuatnya senang dikala sendu.
“Lagu ini diproduseri oleh Rayendra Sunito dan Irvnat sebagai vocal director. Lagu Jatuh Padamu ini yang berbeda dari single sebelumnya karena ceria dan nada yang up-beat,” ungkapnya Penyandang kategori Penyanyi Solo Wanita Terbaik Anugerah Musik Bali 2020 ini mengatakan, Jatuh Padamu masih mengusung tentang percintaan remaja. Ia menambahkan, lagu ini memiliki makna yang mendalam bagi Anggis yang sekaligus sebagai penulis lagu tersebut. (BW-06)
Tak Kurang Trik, Anggis Pilih Video Lirik
Badung Realokasi Anggaran Dana Tanggap Darurat Rp 114 Milyar
Mangupura,baliwakenews.com
Dalam upaya menggenjot pencegahan Covid-19, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sangat mendukung langkah dari Kementerian Desa dimana dana desa bisa digunakan untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang pandemi saat ini. Bahkan pihaknya menegaskan sudah merealokasi anggaran dana tanggap darurat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat Badung sebesar Rp. 114 Milyar.
“Untuk dana desa, silakan alokasinya diatur dalam musyawarah desa, yang penting gerak cepat. Selain itu, program padat karya tunai tetap perlu dilakukan untuk menggerakkan ekonomi desa, dengan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Kami selaku pimpinan di Kabupaten Badung sudah melakukan realokasi anggaran dana tanggap darurat sebesar Rp. 114 M dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok Semeton Badung di semua desa di wilayah Kabupaten Badung. Inilah komitmen kami untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Badung” ujarnya saat menggelar rapat koordinasi virtual bersama seluruh camat, perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung beberapa waktu lalu.
Rapat koordinasi virtual itu juga melibatkan Kajari Badung Hari Wibowo untuk memberikan arahan dan pemahaman kepada perangkat desa/lurah terkait adanya aturan dari Kementerian Desa tentang realokasi dan refocusing penggunaan dana desa untuk percepatan penanggulangan Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung
Lebih lanjut Giri Prasta juga meminta perbekel dan lurah agar selalu berkoordinasi dengan desa adat yang ada di wilayahnya untuk senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 sehingga ada satu kesamaan pola pikir dan langkah dalam penanganan virus yang tengah mewabah saat ini.
“Silahkan saudara Perbekel dan Lurah untuk senantiasa bersinergi dengan desa adat. Karena dalam pencegahan Covid-19 ini kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tapi secara menyeluruh tentang pentingnya pembatasan sosial dan fisik maupun upaya pencegahan lainnya. Sehingga risiko penyebaran Covid-19 di masyarakat bisa ditekan,” ujar Giri Prasta.
Sementara itu Kejari Badung sangat mengapresiasi langkah cepat yang ditempuh Pemda Badung dalam hal realokasi dan refocusing penggunaan dana desa guna mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19.
“Saya sangat memberi apresiasi atas langkah dan gerak cepat Bapak Bupati Badung dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini. Yang diperlukan saat ini memang kecepatan agar kita tidak kehilangan momentum dalam memutus rantai pandemi Covid-19. Kami selalu siap bergotong royong membantu dan mendampingi Pemda Badung dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Mari kita bahu membahu memerangi pandemi Covid-19. Semua masalah pasti ada jalan keluarnya dan kami yakin badai ini akan cepat berlalu” ujar Hari Wibowo ujarnya seraya menambahkan agar perbekel/lurah jangan ragu dan bimbang dalam menggunakan dana desa untuk membantu masyarakat desa dalam menghadapi situasi sulit seperti saat ini.
“Jika perangkat desa mengalami kendala terkait regulasi realokasi dan refocusing dana desa silahkan koordinasi langsung dengan Dinas PMD agar bisa segera dikonsultasikan dengan kami di Kejari. Kami selalu siap untuk memberikan pendampingan agar desa/lurah aman dalam mengeksekusi dana desa tersebut” tambah Kejari Badung.(BW-05)
Rai Mantra Video Conference Bersama Mendagri Bahas Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19

Denpasar, baliwakenews.com
Guna memastikan program percepatan penanganan covid-19 terlaksana di daerah, Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin Mendagri RI, Tito Karnavian, melaksanakan video conference bersama kepala daerah diseluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijay Mantra, didampingi Sekda AA Ngurah Rai Iswara, dan beberapa kepala OPD terkait turut mengikuti video conference dari Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Selasa (7/4/2020).
Dalam kesempatan tersebut ikut dalam video conference Ketua KPK RI, Firli Bahuri; Ketua LKPP, Roni Dwi Susanto, dan Ketua BPKP, Muhammad Yusuf Ateh.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan pelaksanaan rapat koordinasi via teleconference ini sebagai upaya untuk memastikan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait program percepatan penanganan covid-19. Beberapa topik yang turut menjadi pembahasan, di antaranya tentang alokasi anggaran guna mempercepat penanganan covid-19 di masing-masing daerah, namun harus tetap mengikuti peraturan dan perundangan-undangan yang ada. “Walaupun dalam situasi tanggap darurat covid-19 dalam pengadaan barang dan jasa tetap harus mengikuti aturan perundang-undangan yang ada,” kata Tito.
Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian juga mengingatkan kepala daerah supaya senantiasa berkordinasi dengan pemerintah pusat dalam rangka mengambil kebijakan selama penanganan covid-19 ini. Pihaknya juga menekankan di beberapa daerah berbagai inovasi telah dilakukan dalam menyikapi penanganan covid-19 ini. Selain itu, perlu adanya percepatan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu (refocusing) dan perubahan alokasi anggaran untuk meningkatkan kapasitas penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, penyediaan jaring pengamanan sosial/ social safety net, serta memastikan dan mengawasi kecukupan dan kelancaran distribusi sembako di daerah.
Sementara Walikota Rai Mantra, usai pelaksanaan video conference mengatakan, Pemkot Denpasar pada prinsipnya siap mengikuti arahan pusat berkenaan dengan percepatan penanganan covid-19 ini. Berbagai upaya juga dimaksimalkan Pemkot Denpasar dalam mendukung percepatan penanganan wabah virus corona mulai dari upaya pencegahan secara mandiri yang terus digalakkan, PHBS, CTPS dan gerakan penggunaan masker. “Kami juga telah merancang program lumbung pangan, kemiteraan dunia usaha serta strategi perlindungan sosial dan ekonomi,” ujarnya. (BW-02)
Perempuan Jakarta Tewas Usai Hantam Pintu Mobil

Ubung, baliwakenews.com
Pengendara motor, Ratih Krisyulianti akhirnya meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di Jalan Cokroaminoto, tepatnya di depan Penjahit Elba, Denpasar, Rabu (8/4/2020) pagi. Perempuan asal Jakarta itu mengalami cedera kepala berat usai menghantam pintu mobil yang dibuka secara tiba-tiba oleh pengemudinya.
Kanit Laka Lantas Polresta Denpasar Iptu Ni Luh Tiviasih mengatakan, peristiwa lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30. Ratih Krisyulianti saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda Genio DK 5358 ACC melaju dari arah selatan ke utara. “Di depan motor korban, melaju mobil Toyota Avanza DK 1700 QQ yang dikemudikan oleh Joko Sartono (60),” ucapnya.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mobil yang tinggal di Jalan Gunung Andakasa, Penamparan Indah II, Denpasar Barat itu menepikan mobilnya. “Lalu pengemudinya membuka pintu tanpa memperhatikan kendaraan yang melaju dibelakangnya,” ucap Iptu Tiviasih.
Akhirnya, Ratih Krisyulianti yang mendahului dari arah kanan mobil, menghantam pintu yang terbuka. Korban lantas terpental hingga depan mobil. “Korban meninggal di lokasi akibat cedera parah di kepala. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Sanglah,” bebernya.
Dilanjutkan Iptu Tiviasih, pengemudi mobil saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Denpasar. “Penyebab kecelakaan lantaran pengemudi mobil kurang berhati-hati saat membuka pintu,” tegasnya. BW-03
Semakin Langka, Gde Agung Serahkan Logistik APD Ke RSD Mangusada
Mangupura, baliwakenews.com
Kekurangan alat pelindung diri bagi para medis menjadi prioritas utama dalam logistic bantuan yang dibutuhkan di sejumlah rumah sakit. Untuk membantu hal tersebut anggota DPD RI Dapil Bali, AA Gde Agung bergerak turun ke rumah sakit membantu memberikan alat pelindung diri bagi para medis yang berjuang dalam penaggulangan pasien covid-19. Kalini RSD yang disasar adalah RSD Mangusada Badung. Puluhan alat pelindung diri untuk medis ini diserahkan ke manajemen rumah sakit, Rabu (8/4).
AA Gde Agung mengatakan, penyerahan alat pelindung diri untuk petugas dirumah sakit ini adalah bagian dari gotong-royong dirinya untuk melawan penyebaran Covid-19. “Ada hungungan emosional dan histori saya secara pribadi di RSD Mangusada ini, saya sempat dirawat selama enam hari disini dan sebagai sumbangsih saya selaku wakil rakyat dari Bali dan asal Badung, kami ikut prihatin dengan melihat perjungan para medis disini untuk merawat paisen dengan pengawasan (PDP) wabah covid-19, untuk itu kita bantu sejumlah alat pelindung diri yang terstadar medis ini,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pihaknya mengimbau pada krama Badung bergotong royong melawan wabah covid-19 ini. Taatilah aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah . “Memang selama ini acara adat dan keagaman sudah bisa menyesuaikan dan saya apresiasi . namun tetap perlu saya tegaskan agar masyarakat ikut mendukung maklumat Kapolri agar tidak berkum pul lebih dari lima orang. Mari kita lakukan langkah nyata, jangan hanya bisa mengkritisi pemerintah semata ,”paparnya.
Terkait wacana Nyipeng selama tiga hari ini , Gde Agung yang juga Penglingsir Puri Mengwi ini mengatakan, hal itu sebenarnya belum diputuskan mari kita tunggu keputusan stakeholder pemerintah. “Menurut hemat saya, imbanuan tersebut tidak sama dengan Nyepi, kalau memang sipeng ya sipeng saja, jangan disebut nyepi. Nyepi ini adalah bagian dari kegiatan keagaman sangat sacral, jadi berbeda sipeng dengan nyepi,”tegasnya.
Sementara Dirut RSD Mangusada, dr. Ketut Japa mengatakan, pihaknya berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini, pihaknya mengakui stok APD di RSD mangusada memang sudah menipis dan cukup hanya seminggu. “Kami berterimakasih atas batuan ini dan stok APD kita bisa bertambah atas donator yang diberikan dari AA Gde Agung,”terangnya.
Ia juga mengatakan, yang urgen dibutuhkan saat ini adah alat pelindung diri bagi para medis. “Temen –temen dari hotel dan masyarakat juga ada memberian bantuan berupa makanan dan makanan kering. Dan yang paling dibutuhkan adalah APD ini, kami tidak akan memberikan pelayanan jika ada masyarakat yang terkena covid-19 ini tanpa APD maka dari itu, kami bekerjasama dengan satgas Covid-19 kabupaten Badung untuk memaksimalkan pemberian APD ini,”ungkapnya. (BW-05)
Astra Motor Bali dan Asia Motor Berikan Paket Sembako ke Pekerja Pariwisata

ASTRA Motor Bali, bersama dealer Asia Motor sebagai salah satu jaringan resmi sepeda motor Honda di Denpasar, menggelar kegiatan sosial, Selasa (7/4/2020). Kegiatan yang merupakan aksi sosial dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah covid-19 merupakan salah satu aktivitas CSR dibawah payung “Honda Untuk Bali” yang kali ini menyasar pekerja pariwisata terutama karyawan jasa penyeberangan, di Dermaga Sanur.
Ditemui di sela-sela kegiatan, PIC Dealer Asia Motor, Mario Pangestu, mengatakan pihaknya membagikan sebanyak 50 paket sembako. Untuk kali ini, sembako diberikan kepada pekerja pariwisata, terutama porter dan pekerja lain yang ada di dermaga penyeberangan Sanur. Pihaknya berharap, apa yang diberikan ini meski sedikit, namun bisa bermanfaat bagi para pekerja di tengah kondisi wabah covid-19. “Semoga apa yang diberikan ini, dapat bermanfaat,” harap Mario Pangestu.
Kedepan lanjut Mario, pihaknya dari Dealer Honda Asia Motor bersama Astra Motor Bali, akan terus melakukan gerakan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah ini. Tidak hanya dari sektor pariwisata, namun juga sektor lainnya.
Sementara salah seorang pekerja pariwisata di Dermaga Sanur, Kadek Juliarta, menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan Honda. Bantuan ini, lanjut dia, sangat membantu di tengah kondisi pariwisata yang sedang sepi akibat wabah covid-19. Bahkan banyak karyawan yang harus dirumahkan. Pihaknya berharap, kondisi ini bisa pulih dan bisa kembali normal. “Terimakasih Honda atas bantuannya, semoga kondisi ini bisa cepat pulih,” ucapnya.
Sebelumnya, Astra Motor Bali juga sudah menyalurkan bantuan berupa wastafel di sejumlah pasar dan tempat umum di Denpasar. Tidak hanya itu, di kawasan Gianyar juga dilakukan kegiatan sama. Sementara untuk membantu meringankan beban masyarakat, juga sudah dilakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, sopir angkot, driver ojek online dan pekerja harian lainnya yang terdampak. (BW-02)
Sopir Angkot dan Petugas Kebersihan Terima Paket Sayur dari Honda Big Bike Bali

TURUT berempati terhadap situasi yang terjadi saat ini, sejak wabah corona membawa dampak ekonomi terhadap warga kurang mampu, khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari. Hal ini menarik perhatian Honda Big Bike untuk melakukan kegiatan sosial, dengan turun langsung ke jalan membagikan paket sayur mayur. Pembagian ini dilakukan di area rank satu Main Dealer Astra Motor Bali, dengan menyasar petugas kebersihan dan sopir angkot.
Aksi bagi-bagi paket sayur mayur tersebut, dilakukan seluruh front line people (FLP) Honda Big Bike Bali.
Paket sayur mayur yang dibagikan tersebut, merupakan hasil panen dari petani di wilayah Bedugul yang dikemas menjadi paket dengan beberapa jenis sayuran, di antaranya kol, sawi, tomat, wortel, paprika merah, daun seledri dan lain-lain.
Big Bike Manager Astra Motor Bali, Arki Prayogi, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan ingin berkontribusi secara langsung kepada masyarakat yang menghadapi situasi ini. “Kami berharap bantuan yang kami berikan ini dapat memotivasi mereka untuk tidak patah semangat menghadapi situasi yang kurang baik ini. Paket sayur mayur yang dibagikan ini, kami beli dari petani binaan dari Honda yang sebelumnya juga pernah di support dalam kegiatan CSR di bawah payung Honda Untuk Bali, dan kini telah memanen hasil ladangnya,” kata Arki.
Sementara salah satu petugas kebersihan, Ketut Ayu, mengaku tak menyangka mendapatkan paket sayur mayur dan mengucapkan terimaksih kepada Honda Big Bike Bali. “Saya tidak menyangka akan diberikan paket sayur mayur oleh Honda. Terimakasih sudah peduli dan memperhatikan kami,” ujar Ketut Ayu. (BW-02)
“Terimakasih Honda”, Ungkapan Pengemudi Ojol yang Diberikan Paket Sembako

AKSI peduli kembali dilakukan Astra Motor Bali, dengan membagikan 200 paket sembako ke pengemudi ojek online (Ojol) wilayah Denpasar. Kegiatan ini sebagai bentuk corporate sosial responsibility (CSR) Honda Untuk Bali, di tengah mewabahnya virus corona (covid-19) yang menghentikan banyak aktivitas orang dan melihat kebijakan physical distanching (jaga jarak fisik), sehingga berdampak pada pendapatan ojol yang turun drastis.
Mengambil dua lokasi di Astra Motor Cokroaminoto dan Astra Motor Gunung Agung, pembagian sembako ini dilakukan secara bertahap dari pukul 09.00 Wita hingga 16.00 Wita, Sabtu (4/4/2020), dengan pembagian sebanyak 100 paket sembako di Astra Cokroaminoto untuk pengemudi Grab, serta 100 paket sembako dibagikan kepada pengemudi Gojek.
Group Customer Supervisor Astra Motor Bali, Abdul Hafiz Mugni, mengatakan ditengah kondisi pandemik corona, mitra ojol saat ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan jasa antarjemput. Untuk meringankan beban para mitra driver ini, Astra Motor Bali membagikan paket sembako gratis yang berisikan beras, minyak, telor dan sayur.
Untuk sembako yang dibagikan lanjut Hafiz, diambil dari para petani yang ada di daerah Bedugul yang juga merupakan binaan Astra. Karena menurut dia, petani di Bedugul mulai kesulitan untuk menyalurkan hasil sayur mayur mereka. “Jadi kita ambil sayur mayur hasil petani di daerah Bedugul,” kata Hafiz Mugni, di sela-sela pembagian sembako.
Ditambahkan Hafiz Mugni, sesuai dengan misi Astra dan kampanye #SatuHatiBerbagi, untuk membantu sesama dan untuk para driver ojol juga tetap #CariAman di jalan. Pihaknya berharap dengan bantuan dari Honda ini, bisa membantu keluarga driver ojol dengan tajuk #bersamaHonda.
Salah seorang driver Grab, Sukarmin, yang menerima bantuan sembako ini menyampaikan terimakasih kepada pihak Honda. Kedepan pihaknya berharap, program seperti ini bisa berlanjut. Karena dengan adanya bantuan ini, tentu sangat membantu di tengah kondisi seperti sekarang.
Hal senada juga disampaikan driver Grab asal Tabanan, Putu Suantika. Dengan adanya bantuan sembako ini, dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada pihak Honda. “Senang sekali, karena sudah dibantu, semoga kedepan ada lagi program serupa. Terimakasih Honda,” ujarnya. (BW-02)
Buruh Terbatas, Tentara Turun Tangan Siapkan Ruang Isolasi

Semarapura, baliwakenews.com
Penyiapan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung sempat terkendala keterbatasan jumlah buruh. Kondisi ini terjadi lantaran kecemasan masyarakat, termasuk buruh, terhadap penularan Covid-19 saat ini. Kendala tersebut akhirnya teratasi, setelah para Tentara Kodim 1610/Klungkung turun tangan. Mereka turut terlibat dalam penyiapan ruang isolasi pada Minggu (5/4).
Penyekatan ruang isolasi itu melibatkan sepuluh orang, dan telah rampung pada Selasa (7/4). Wakil Direktur Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia RSUD Kabupaten Klungkung, dr. Wayan Suatama, M.Kes., mengapresiasi dan berterimakasih atas kesigapan Tentara dalam mendukung fungsi pelayanan kesehatan. “Semoga Keluarga besar Kodim 1610/Klungkung selalu dalam keadaan sehat wal’afiat,” ungkapnya.
Suatama mengatakan, pihaknya sempat cemas karena kesulitan mendapatkan buruh. “Sebelumnya kami pihak RSUD Klungkung sangat kesulitan mencari tukang karena dihantui dengan rasa takut dan was-was terhadap Covid-19,” sebutnya. RSUD Klungkung merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali sebagai rujukan pasien Covid-19. Ruang isolasi tersebut dibangun di basement rumah sakit.
Dandim 1610/ Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr.(Han)., dalam kesempatan ini menyampaikan sangat mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung. “Semoga apa yang diberikan oleh Kodim 1610/Klungkung sangat berguna bagi masyarakat Klungkung,” terangnya. Ia memandang bahwa urusan kemanusiaa merupakan kewajiban bersama.
Ia mengatakan pihaknya senantiasa akan membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan Pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung. “Semoga kita terus bahu membahu dalam mengatasi berbagai permasalahan termasuk dalam situasi menghadapi penanganan Covid-19,” pungkas Dandim. (BW-06)
Badung Siap Sukseskan Grand Strategi Nasional Penanggulangan Covid-19

Mangupura, baliwakenews.com
Persoalan Covid-19 masih menjadi perhatian utama Pemerintah. Disaat pandemik menyerang hampir seluruh negara di dunia, Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus tersebut di tanah air. Berkaitan dengan hal itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa mengikuti rapat terbatas melalui Teleconference yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian terkait seperti Menperin, Kepala BKPM, Mentan, Menteri Perdagangan, Menteri Kelautan, Menaker, Menteri BUMN serta Apindo dan Kadin dari Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung, Selasa (7/4). Rapat terbatas yang juga diikuti oleh Sekda Provinsi dan Bupati/Walikota se-Indonesia ini, membahas tentang strategi optimalisasi industri di bidang kesehatan dan di bidang kebutuhan dasar masyarakat termasuk ketahanan pangan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan berbagai upaya telah dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 diantaranya kebijakan mengeluarkan PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 yang mengatur tentang Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Sejalan dengan kebijakan itu, jajaran Kemendagri juga telah melakukan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19 di daerah dengan mencetuskan Grand Strategi Nasional Hadapi Covid-19. “Persoalan Covid-19, sudah menyebar ke hampir semua wilayah dan berimbas ke berbagai sendi kehidupan sosial dan ekonomi kita. Pandemik Covid-19 sudah menjadi masalah nasional, yang harus ditangani secara komprehensif dan terpadu. “Kita membutuhkan Grand Strategi Nasional untuk menghadapinya,” tegas Tito.
Dijelaskannya, terdapat empat pilar strategi yang satu sama lain saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan dari Grand Strategi Nasional. Pertama adalah strategi pencegahan penularan Covid-19 itu sendiri. Kedua, menyangkut peningkatan sistem ketahanan tubuh, baik di tingkat indvidual maupun di tingkat komunitas masyarakat untuk menghadapi Virus Corona.
Ketiga, peningkatan kapasitas sistem kesehatan, baik di tingkat Pusat maupun di seluruh daerah di Indonesia. Keempat adalah mengoptimalkan kapasitas produksi industri, khususnya di bidang kesehatan serta produksi kebutuhan dasar masyarakat termasuk ketahanan pangan. Dimana petani, peternak dan nelayan harus diproteksi agar mampu melipatgandakan produksi pangan. “Keempat komponen strategi tersebut harus dilakukan secara bersamaan di atas langkah-langkah yang operasional,” kata Mendagri.
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), misalnya, dapat dikategorikan ke dalam strategi nomor satu, yaitu pencegahan penularan. Penerapan strategi ini memiliki implikasi ke bidang lain, seperti sosial dan ekonomi sehingga harus direspon dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat termasuk pangan yang dicakup di dalam strategi keempat.
Disamping itu, untuk mencapai kapasitas sistem kesehatan seperti penyediaan Alat Perlindungan Diri (APD), kecukupan ventilator di rumah sakit rujukan serta alat kesehatan lainnya, maka dibutuhkan optimalisasi industri dalam negeri di bidang kesehatan.
“Artinya, sektor dunia usaha dan industri kesehatan perlu didorong untuk berproduksi mencukupi kebutuhan yang berhubungan dengan Covid-19,” lanjut Mendagri.
Dalam Teleconference tersebut, Bupati Giri Prasta maupun Wabup Suiasa menyatakan kesiapan Pemkab Badung untuk melaksanakan dan menyukseskan Grand Strategi Nasional penanggulangan covid-19 yang dicetuskan oleh pemerintah pusat.
Bahkan dikatakan lebih lanjut bahwa apa yang sudah dilaksanakan dan yang dicanangkan Pemkab Badung sudah sejalan dengan poin-poin arahan yang disampaikan oleh Mendagri.
“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah strategis dan tepat sasaran sebagai komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di saat adanya pandemi Covid-19 ini. Pertama berkaitan dengan strategi industri pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat, Pemkab mendorong sektor UMKM untuk memproduksi masker kain yang akan didistribusikan ke masyarakat dan sentral produksi pangan kita di Badung sudah siap untuk mengantisipasi kondisi ini. Kedua berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat apabila sampai terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kami sudah melakukan realokasi APBD untuk membackup dana desa yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Badung. Kami akan selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Badung,” ungkap Giri Prasta.
Ditambahkan pula oleh Bupati Badung, bahwa sehari sebelumnya pihaknya juga bersama semua Camat dan Perbekel se- Badung dalam rapat kordinasi melalui teleconference untuk memberikan arahan kepada masing-masing desa agar satu komando dengan Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayahnya.
Turut mendampingi Bupati, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan I Made Widiana, Kadis Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana, Kadis Perikanan I Nyoman Suardana, Asisten II dr. Putra Suteja dan Direktur PD Pasar Giri Mangu Sedana I Ketut Golak.(BW-5)
Baru Keluar Penjara Akibat Corona, Residivis Kembali Dibekuk
Denpasar, baliwakenews.com
Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, menggagalkan penyelundupan ganja lintas pulau. Petugas menangkap dua tersangka, Bayu Tama Pangestu (24) dan Ikhlas alias Iqbal (29) saat mengambil paketan di perusahaan jasa ekspedisi di Jalan Pura Demak II, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 11.00.
Kepala BNNP Bali Brigjen Putu Gede Suastawa mengatakan, terungkapnya penyeludupan ganja tersebut berdasarkan informasi dari BNNP Riau dan Direktorat Interdiksi BNN RI. “Ganja seberat dua kilo gram itu dipesan oleh jaringan Fuad napi di LP Kerobokan. Ganja tersebut lantas dikirim menggunakan jasa ekspedisi. Setelah paket tiba, kedua tersangka bertugas mengambil,” ucapnya.
Kemudian mulai Selasa pagi, petugas memantau perusahaan ekspedisi di Jalan Pura Demak II itu. Sekitar pukul 11.00 kedua tersangka mengambil paketan tersebut. Namun sebelum paket diberikan, mereka buru-buru keluar menuju jalan raya. Tak buang kesempatan, petugas lantas menangkap tersangka.
Dari tangan tersangka Bayu Tama Pangestu asal Cirebon dan Iqbal asal Pekanbaru, diamankan dua peket bungkusan besar dibalut lakban warna coklat berisi ganja dengan berat 2.013 gram atau 2 Kg. “Kami masih dalami keterangan kedua tersangka dan memburu napi di LP Kerobokan yang diduga sebagai pengendalinya. Kedua tersangka baru lepas dari lapas karena wabah Covid-19,” tegasnya. (ww)



























