Kerobokan, Baliwakenews.com
Satgas Gotong Royong (GR) Desa Adat Kerobokan bersama komponen terkait lainnya seolah tidak kenal lelah mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Kerobokan.
Selain menyasar 14 Pasar untuk sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB) dan membagi ratusan sembako, Tim ini juga memasang puluhan baliho di sejumlah tempat strategis.
“Pemasangan Baliho kami lakukan di 50 banjar desa adat kerobokan pada pada lokasi strategis,” ujar Kasatgas Covid GR 19 Desa Adat Kerobokan AA Bagus Bayu Joni Saputra, Selasa (14/4).
Tujuan pemasangan baliho ini sambung dia, untuk menyadarkan dan mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin menjalankan himbauan. “Karena pandemi ini akan berakhir kalau kita semua mencegah mata rantai penyebarannya,” tegasnya.
Ada 14 poin penting yang menjadi ajakan Satgas untuk dilakukan masyarakat untuk kesehatan bersama. Dengan bergotong royong saling menyadarkan diharapkannya covid 19 ini bisa dicegah dan kehidupan bisa berjalan normal.
“Niki Ide dari satgas covid 19 desa adat kerobokan yang dirangkum dari narasumber yang terpercaya baik pemerintah maupun WHO,” pungkasnya. BW-04
Satgas GR Kerobokan Pasang 50 Baliho Berisi 14 Jurus Jitu Cegah Covid 19

IWAPI Badung Berkontribusi Di Tengah Pandemi Covid-19 Bagikan Masker dan Sabun Cuci Tangan Kepada Masyarakat

Mangupura,baliwakenews.com
Dalam rangka upaya mitigasi pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI ) Cabang Badung ikut memberikan kontribusi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Hal ini terbukti pada Minggu ( 12/4), IWAPI Kabupaten Badung melaksanakan baksos yang bertajuk “1000 gerakan penuh sinergi untuk energi” dengan membagikan masker dan sabun cuci tangan gratis kepada warga masyarakat di Kabupaten Badung.
Ketua IWAPI Kabupaten Badung Ni Putu Sari Nuratningsih didampingi Sekum Kadek Ayu Hetty Indra Dewi dan anggota Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi yang sekaligus anggota DPRD Badung, mengatakan pembagian masker dan sabun cuci tangan gratis kepada warga masyarakat di beberapa titik SPBU di wilayah Kabupaten Badung merupakan program kerja IWAPI Badung dalam membantu Pemkab untuk memerangi Pandemi Covid-19. “Kami sudah salurkan masker dan sabun cuci tangan gratis kepada setiap pengunjung SPBU di Kabupaten badung yang meliputi SPBU Lukluk, Kapal, Abianbase, Pererenan dan Kerobokan dalam rangka pencegahan Covid-19 “ ungkapnya.
Pihaknya menambahkan bahwa apa yang dilakukan inisebagai wujud sinergitas dan komitmen IWAPI Badung untuk mendukung program kerja Pemkab dalam upaya pencegahan dan percepatan penanggulangan Covid-19 di tengah masyarakat, dengan berpartisipasi aktif mensosialisasikan pentingnya pencegahan Covid-19 melalui menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga.
Dirinya juga menghimbau warga masyarakat agar menjaga kebersihan dengan mencuci tangan yang bersih, makan makanan bergizi dan minum air hangat yang banyak demi mencegah Virus Covid-19.
“Masker ini digunakan saat beraktivitas di luar rumah dan masyarakat harus rajin mencuci tangan dengan sabun pakai air mengalir. Harapan kami, agar gerakan kecil yang kami lakukan mampu memberi motivasi kepada semua pihak agar kita bisa saling bersinergi dan gotong royong untuk mengikuti semaksimal mungkin intruksi pemerintah dalam memerangi covid 19 . Ayo lawan covid 19, Bersama kita bisa !!” serunya
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa klian atau kepala lingkungan di wilayah masing-masing SPBU. BW-05
Denpasar Distribuskan Bantuan Sembako ke Terdampak Covid-19
Denpasar, baliwakenews.com
Goncangan perekonomian akibat dampak mewabahnya pandemi covid-19 sangat dirasakan masyarakat. Guna memberikan meringankan beban wargannya sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, Pemkot Denpasar segera akan mendistribusikan bantuan sembako dengan menyasar enam kelompok sasaran.
Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (14/4/2020), mengatakan Pemkot Denpasar memiliki komitmen dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan memberikan bantuan sembako. Terdapat enam kelompok sasaran yang turut disasar, yakni keluarga penerima manfaat yang telah ditetapkan pemerintah pusat, lansia dan disabilitas, orang dalam pemantauan (ODP), keluarga pasien dalam pengawasan (PDP), pekerja harian, pekerja pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pekerja yang dirumahkan. “Sesuai dengan analisis dan pendataan di lapangan, ada enam kelompok sasaran yang rentan mengalami gangguan sosial dan ekonomi saat penanganan wabah covid-19 ini, termasuk ODP,” kata Dewa Rai.
Ditambahkan Dewa Rai, guna merealisasikan bantuan ini, Pemkot Denpasar telah merancang skema pembiayaan mulai dari APBN (PKH, KPM dan Kartu Prakerja), APBD, serta APBDes. Bantuan ini akan terus bergerak sepanjang proses pendataan di tingkat desa/kelurahan yang akan disesuaikan dengan data dinas sosial. “Dalam Minggu ini, rencananya kita akan distribusikan secara bertahap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan bersama Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan dan Desa Adat di Kota Denpasar,” ujarnya.
Sesuai dengan data di Kota Denpasar, terdapat 11.812 KPM yang telah terdata sesuai nama dan alamat yang terdiri atas 3.058 KPM, 1.569 KPM tambahan dan 7.185 KPM yang masih diusulkan untuk ditetapkan pemerintah pusat. “Secara teknis sembakonya sudah siap, khusus untuk yang ODP diberikan tambahan selain sembako seperti sabun, detergen, vitamin, masker dan sarana sterilisasi,” ucapnya.
Bantuan ini, diharapkan Dewa Rai dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid 19, serta mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti imbauan pemerintah dalam upaya percepatan penanganan virus corona. BW-02
TMMD di Buleleng Tuntas Tepat Waktu, Ternyata Begini Tantangannya
Denpasar, baliwakenews.com
Ketahanan para Tentara Kodim 1609/Buleleng, yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 di Buleleng, memang harus diakui. Bekerja dan waspada terhadap ancaman Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, bukanlah persoalan gampang. Namun pengabdian kepada masyarakat berada pada prinsip yang pertama, sehingga dapat menuntaskan pembangunan tepat waktu.
Menandai tuntasnya pembangunan di Desa Panjianom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng itu, akan dilakukan penyerahan hasil TMMD dari Dandim 1609/Buleleng selaku Dansatgas kepada Bupati Buleleng, pada Selasa (14/4) di Makodim Buleleng. Ini turut dihadiri beberapa pejabat TNI dan unsur Pemkab Buleleng. Ini dikatakan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G pada Senin (13/4/2020) di Denpasar.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena dengan segala upaya yang dilakukan oleh para Dandim selaku Dansatgas TMMD akhirnya sehari menjelang penutupan dapat terselesaikan sesuai sasaran dan target waktu yang sudah direncanakan,” ujar Kapendam. Menurutnya, pelaksanaan TMMD kali ini cukup berkesan dan cukup menguji ketahanan personel. Tidak saja mengikuti protokol pencegahan Covid-19 dengan menjaga kesehatan.
Para personel juga dihadapkan dengan hujan yang cukup rutin. Kendati demikian, menurut Kapend, kesuksesan pelaksanaan TMMD ini juga tidak lepas dari keterlibatan warga setempat yang sangat antusias mendukung moral maupun tenaga. Adapun sasaran fisik yang telah rampung, antara lain pembuatan jalan sepanjang 857 meter, pembangunan fasilitas umum berupa 5 unit fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Selain itu, satgas telah merampungkan pipanisasi air bersih sepanjang 8.630 meter. Penyaluran air bersih ini nantinya bisa dinikmati oleh warga Dusun Abasan, Pancoran, Lebahsiung dan Batupulu. Sedangkan sasaran non fisik, berupa sosialisasi secara terbatas berkenaan pencegahan penularan Covid-19. BW-06
Pencuri Gasak Laptop dan Masker di Rumah Fotografer
Mangupura, baliwakenews.com
Warga yang tinggal di Perumahan Taman Giri, Jalan Asri Jati, Lingkungan Mumbul, Kuta Selatan, Badung, mengalami peristiwa pencurian, Senin (13/4/2020) dini hari. Pelaku menggasak uang dan barang berharga pemilik rumah yang diketahui bernama Kadek Dwi Mertiana.
Korban yang berprofesi sebagai fotografer itu diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Barang yang dicuri, laptop, uang hingga masker kain yang dijemur di teras belakang,” kata sumber petugas yang dikonfirmasi, kemarin siang.
Menurut sumber, pelaku diperkirakan melancarkan aksinya sekitar pukul 03.00 saat pemilik rumah sedang terlelap. Sebab warga sekitar sempat mendengar gonggongan anjing di sekitar rumah korban. “Pelaku diduga kuat masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu,” ucapnya.
Korban mengetahui aksi pencurian tersebut sekitar pukul 06.00 saat bangun tidur. Dia kaget melihat dompet serta tas istrinya berserakan di dapur. “Selain pintu yang tercongkel, ternyata jendela dapur terlepas dan berada di teras depan. Pelaku juga mengambil sejumlah masker di teras belakang,” bebernya.
Sementara Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih mengecek laporan korban ke anggotanya. “Saya cek dulu ke bagian Reskrim. Nanti saya kabari lagi,” tegasnya. BW-03
Masuk Pecatu Wajib Pakai Masker Satgas GR Covid 19 Pecatu Dirikan Pos di Perbatasan

Kutsel, baliwakenews.com
Sejumlah pengendara dihentikan di perbatasan pintu masuk keluar kawasan Desa Pecatu. Penghentian ini dilakukan Satgas Gotong Royong (GR) Covid 19 Desa Adat Pecatu bersama jajaran terkait lainnya karena pengendara tidak mengenakan masker. Setelah diedukasi dan diberikan pemahaman beberapa pengendara termasuk wisatawan langsung mengenakan masker yang sudah dibawa. Beberapa diantaranya ada yang terpaksa balik haluan untuk mengambil masker.
Langkah sosialisasi dan edukasi pemakaian masker ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan jajaran terkait di Desa Pecatu untuk memutus rantai penyebaran Covid 19.
Bendesa Adat Pecatu Made Sumertha memaparkan pendirian pos edukasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman ke masyarakat akan pentingnya kesehatan dalam mencegah penyebaran covid 19. Dimana sesuai anjuran pemerintah masyarakat dan wisatawan yang terpaksa keluar rumah harus menggunakan masker.
“Ini berlaku bagi masyarakat dan wisatawan yang keluar masuk Desa Pecatu, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan,” tegas Bendesa yang juga anggota Dewan Badung ini saat memantau di lokasi, Senin (13/4).
Ditegaskanya pula tujuannya utamanya pendirian pos edukasi ini adalah untuk memutus penyebaran covid 19 dan bukan lockdown kawasan, tetapi untuk edukasi masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona yang lagi mewabah
Selain itu, masyarakat yang tidak terlalu beekepentingan juga diimbau untuk tidak datang ke Pecatu agar mencegah terjadinya kerumunan. “Petugas yang berjaga juga sudah kami infokan untuk selalu sopan dan tidak arogan, agar tujuan edukasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Demikian juga masyarakat dan wisatawan diharapkannya bisa memaklumi karena kondisi saat ini untuk kesehatan bersama.
Langkah pencegahan penyebaran covid di Pecatu sendiri sudah lama dilakukan diawali dengan penyemprotan disinfektan ke kawasan dan rumah penduduk.
Termasuk juga di areal pasar, sekaligus mengedukasi pedagang untuk menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB). Seperti selalu mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Artinya semua yang masuk ke pasar harus mengenakan masker, baik pembeli mapun pedagang tidak ada terkecuali. Kalau melanggar tidak boleh bertransaksi,” tegasnya. BW-04
Digerebek Polisi, Pemuda Asal Sembung Buang SS

Mangupura, baliwakenews.com
Seorang supir I Gede Teguh Septiawan alias Dolir (22), ditangkap aparat Sat. Resnarkoba Polres Badung. Pria asal Banjar Sembung Sobangan, Mengwi, Badung itu, digerebek di kosnya di Banjar Sunia, Werdhibuana, Mengwi, lantaran menyimpan satu paket sabu-sabu (SS), Kamis (2/4/2020) malam. Karena ketakutan, tersangka sempat membuang barang bukti untuk mengelabui petugas.
Menurut Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Wayan Sujana, Senin (13/4/2020), kasus tersebut terungkap berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan jika penghuni kos di Banjar Sunia, kerap bertransaksi narkoba. Kemudian petugas menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan pada Kamis sekitar pukul 18.30 kos tersebut digerebek dan tersangka ditangkap tanpa perlawanan. “Dari tangan tersangka diamankan satu paket SS seberat 0,57 gram,” beber AKP Sujana.
Setelah tersangka diintrogasi, SS itu didapat dari seseorang bernama Ajik Tabanan dengan cara mengambil tempelan di pinggir jalan. “Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Badung guna penyidikan lebih lanjut,” beber perwira asal Tabanan ini.
Dikatakan AKP Sujana, tersangka dijerat dengan pasal 112 UURI No.35 /2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. “Kami masih buru orang yang memberikan tersangka SS itu. Alasan tersangka mengkonsumsi SS agar tak mengantuk saat bekerja sebagai supir,” tegasnya. BW-03
Halau Peselancar, Balawista Gelar Patroli Laut dan Darat

Pecatu, Baliwakenews.com
Pengawas Balawista Badung sektor Uluwatu yang membawahi sejumlah pantai di Kuta Selatan, Senin (13/4) pagi turun melakukan pemantauan terhadap peselancar di kawasan Pecatu.
Hal ini menindaklanjuti laporan masyarakat masih adanya peselancar beraksi di pantai, walau pintu masuk sudah ditutup.
Selain melalukan pengecekan lewat darat, sebanyak 12 Anggota Balawista juga melakukan pemgecekan lewat laut.
Untuk pemantauan lewat darat dilakukan bersama pihak BPD Pecatu dan Pengelola Objek Wisata Labuan Sait. Termasuk diikuti seorang relawan asing yang ikut memantau lewat laut.
“Kami melakukan pemantauan di darat menelusuri jalan tikus yang dimanfaatkan wisatawan menuju Pantai. Termasuk di laut menggunakan boat,” ujar pengawas Balawista Badung Selatan meliputi Uluwatu dan beberapa pantai lainnya, Wayan Somer Senin (13/4).
Somer menuturkan, pihaknya sempat mendapat laporan kalau ada beberapa bule peselancar yang beraksi di kawasan Pecatu.
Menyikapi hal ini dia bersama anggotanya melakukan pengecekan lewat jalan darat. Selain itu juga beberapa lewat laut menggunakan dua boat.
Terkait jalan tikus yang dimanfaatkan peselancar, Somer menegaskan kalau
Pihaknya tidak mempunyai kewenangan menutup. Namun nantinya jalur tikus ini akan dipetakan dan dilaporkan ke pihak Desa Adat dan Dinas.
“Kami akan menyuruh mereka keluar menggunakan peluit dan membuntuti wisatawan ini sehingga jalur tikus yang dimanfaatkan bisa kami ketahui,” ujar pria asal Pecatu ini.
Dia bersama jajarannya senantiasa siap mendukung program pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 dengan mengurangi kerumunan di laut.
Anggota senior Balawista Badung asal Pecatu ini tidak memungkiri
Kalau pantai yang dikelilingi tebing karang, banyak terdapat celah untuk terjun ke Pantai.
“Menutup celah inilah yang kini harus kita lakukan bersama komponen terkait di desa adat maupun dinas,” ajaknya. (BW-04)
Giri Prasta Keluarkan Enam Kebijakan Strategis Tanggulangi Dampak Covid-19

Mangupura,baliwakenews.com
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung menggelar Jumpa Media dalam rangka menginformasikan terkait perkembangan dan kebijakan mitigasi Covid-19 di Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati Badung, Senin (13/4).
Dihadapan awak media cetak dan elektronik, Bupati Giri Prasta yang didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa menyampaikan bahwa setelah beberapa kali mendapatkan arahan melalui Teleconference dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait, KPK, Kejaksaan maupun BPKP, pihaknya mengambil 6 kebijakan strategis yang menjadi prioritas dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanggulangan covid-19 di Badung diantaranya :
Pertama, Pemkab Badung akan menggratiskan pembayaran PDAM kepada masyarakat Badung untuk rumah tangga dan sosial selama 3 bulan kedepan. Selanjutnya yang kedua memberikan sembako kepada keluarga penerima manfaat. Ketiga, memberikan insentif kepada tenaga kerja yang di PHK atau dirumahkan sesui data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yang dilaporkan oleh perusahaan. Keempat bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dari Badung dan mahasiswa Kabupaten Badung yang datang dari luar negeri disiapkan rumah singgah karantina mandiri dengan pengawasan. Kelima, bagi masyarakat Badung yang BPJS tidak lagi ditanggung oleh perusahaan dan atau peserta mandiri yang tidak mampu membayar tagihan dibayarkan oleh Pemkab sesui dengan standar dan ketentuan yang berlaku dan yang keenam, berkenaan dengan Alat Pelindung Diri (APD), rapid test dan masker sesui SOP, akan di dahulukan di berikan kepada tenaga medis dan satgas yg bertugas di garda terdepan di lapangan. “Itu kebijakan yang kami ambil dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung,” tegasnya seraya mengatakan Pemkab Badung juga sudah menggerakkan UKM untuk berperan serta memproduksi masker kain sejumlah 100 ribu pcs yang akan didistribusikan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta juga mengucapkan terimakasih kasih kepada tokoh dan seluruh masyarakat serta seluruh tim satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung yang sudah bergotong royong, bahu membahu dalam memerangi Covid-19 di kabupaten Badung. Walau demikian pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Badung agar selalu taat dan patuh pada penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 seperti social distancing, physical distancing, tetap menjaga asupan gizi, rajin olahraga, termasuk cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, maupun menggunakan masker saat aktivitas di luar rumah.
Berkaitan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna menanggulangi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung, Giri Prasta menyampaikan bahwa Kabupaten Badung belum mengajukan ke pemerintah pusat, agar roda perekonomian di Kabupaten Badung tetap hidup dan berputar demi menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat.
“Sudah barang tentu kami selaku Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tetap berusaha menjaga kestabilan ekonomi masyarakat di Kabupaten Badung. Jangan sampai masyarakat kita lapar karena itu akan mengakibatkan dampak sosial yang lebih parah dari Covid-19. Untuk itu Pemkab akan mengatur upaya pemenuhan segala kebutuhan dasar masyarakat. Semoga musibah ini lekas berlalu sehingga kehidupan sosial masyarakat kita kembali normal dan pariwisata Kabupaten Badung segera pulih,” harap Bupati seraya mengajak ikut mendoakan agar Semeton yang kena Covid-19 bisa segera sembuh dan pulih kembali serta seluruh warga agar ikut arahan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 karena ini merupakan ujian bersama. BW-05
Dealer Artha Karya Mandiri Bagikan Sembako ke Perajin dan Pedagang Seni

Gianyar-baliwakenews.com
Untuk meringankan beban masyarakat terutama kebutuhan pokok, Astra Motor Bali bersama Dealer Artha Karya Mandiri sebagai salah satu jaringan resmi sepeda motor Honda di wilayah Gianyar, menggelar kegiatan sosial, Sabtu (11/4/2020). Kegiatan yang merupakan salah satu aktivitas CSR di bawah naungan program “Honda Untuk Bali” ini, menyasar pekerja pariwisata terutama perajin dan pedagang barang seni, khususnya di wilayah Tampaksiring dan Tegallalang Gianyar.
Dalam kegiatan tersebut, dua banjar yang dipilih untuk pembagian sembako, di antaranya Banjar Penaka, Tampaksiring dan Banjar Dlod Blungbang, Kenderan, Tegallalang. Paket sembako yang dibagikan sebanyak 60 paket yang berisi beras, minyak goreng, telor dan mie instan.
Pimpinan Dealer Artha Karya Mandiri, Edy Sukirno, mengatakan untuk pembagian sembako ini, pihaknya langsung turun ke lapangan membagikannya kepada krama banjar yang terkena dampak dari kondisi saat ini. Menurut Edy Sukirno, setelah di berlakukannya social distancing (jaga jarak) dan selalu diam di rumah, beberapa kawasan wisata di Gunung Kawi Tampaksiring secara resmi ditutup dari keramaian, sehingga kini masyarakat pekerja pariwisata kehilangan sumber pendapatan karena tidak ada wisatawan yang berkunjung. Pihaknya berharap, apa yang diberikan dapat membantu meringankan, serta bermanfaat bagi para pekerja.
Kegiatan pembagian sembako ini juga didampingi perwakilan Astra Motor Bali, yang turut memantau kelancaran acaranya.
Sementara Manager Marketing Astra Motor Bali, Henry Setiawan, menyatakan dengan semangat satu hati berbagi, bersama dengan seluruh jaringan resmi dealer sepeda motor Honda, Astra Motor Bali akan terus melakukan gerakan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak dalam situasi saat ini. Tidak hanya dari sektor pariwisata, namun juga sektor lainnya. “Pembagian sembako ini semoga dapat meringankan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya perajin dan pedagang barang seni. Semoga semua segera berlalu dan konsidi pariwisata dapat pulih kembali,” ujar Henry.
Salah seorang perajin di Tegallalang, Made Arta, mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Honda. Bantuan ini, lanjut dia, sangat membantu di tengah kondisi pariwisata yang sedang sepi saat ini. Bahkan banyak karyawan yang harus dirumahkan. Pihaknya berharap, kondisi ini bisa pulih dan bisa kembali normal. “Terimakasih Honda atas bantuannya, semoga kondisi ini bisa cepat pulih,” harapnya.
Sebelumnya, Astra Motor Bali bersama dealer resminya juga sudah menyalurkan bantuan berupa wastafel di sejumlah pasar dan tempat umum di Denpasar, Gianyar dan Klungkung. Sementara untuk membantu meringankan beban masyarakat, juga sudah dilakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, supir angkot, driver ojek online, para medis di rumah sakit Sanglah dan pekerja harian dan karyawan jasa penyeberangan, di Dermaga Sanur yang terdampak. BW-02
15 Calon ABK Brebes yang Diamankan Dishub Dikarantina
Denpasar-baliwakenews.com
Sebanyak 15 orang calon anak buah kapal (ABK) asal Brebes, Jawa Tengah diamankan Dinas Perhubungan Kota Denpasar, di Pelabuhan Benoa, Senin (13/4/2020). ABK yang diamankan ini, sebelumnya lolos pemeriksaan identitas di Pelabuhan Gilimanuk. Setelah diamankan, semua calon ABK dikarantina di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar.
Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, mengatakan pengamanan ABK ini dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19 di Kota Denpasar.
Calon ABK ini, lanjut dia, datang dari Brebes ke Benoa untuk bekerja sebagai ABK pada perusahaan kapal penangkap ikan di Pelabuhan Benoa. “Mereka datang ke Denpasar dan kami buntuti, dan mereka menuju ke Pelabuhan Benoa. Karena itu kami amankan mereka,” kata Sriawan.
Ditambahkan Sriawan, mereka datang dari daerah terjangkit covid-19, sehingga langsung dilaksanakan karantina sementara, sebelum kemudian mereka akan dipulangkan ke daerah asalnya. Di Pelabuhan Benoa, pemantauan dilakukan dengan bekerjasama dengan KSOP Pelabuhan Benoa.
Sementara Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, meminta perusahaan penangkapan ikan di Pelabuhan Benoa tidak mendatangkan ABK dari luar daerah. “Di masa masih suasana seperti ini, kami minta perusahaan penangkap ikan untuk tidak mendatangkan ABK dari luar daerah. Apalagi dari daerah yang terjangkit untuk menekan penyebaran virus covid-19 ini,” tandasnya. BW-02
12 Wilayah di Denpasar Masuk Zona Merah Covid-19
Denpasar-baliwakenews.com
Berdasarkan data kasus positif covid-19 di Kota Denpasar, zona merah telah menyebar di 12 wilayah dari 43 desa/kelurahan di Kota Denpasar. Dari data penyebarannya pada, Minggu (12/4/2020), wilayah yang masuk zona merah itu, yakni Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Tonja, Kelurahan Kesiman, Desa Pemecutan Kaja, Desa Tegal Kerta, Desa Pemogan, Desa Sidakarya, Desa Sanur Kauh, Desa Dauh Puri Kelod, Desa Sumerta Kaja, Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Penatih.
Ke-12 Wilayah yang masuk zona merah ini, karena masing-masing memiliki pasien positif covid-19. Paling banyak di Kelurahan Peguyangan dengan 3 positif covid-19, disusul Kelurahan Kesiman dan Kelurahan Tonja (masing-masing 2 positif). Selanjutnya, Desa Pemecutan Kaja, Desa Tegal Kerta, Desa Pemogan, Desa Sidakarya, Desa Sanur Kauh, Desa Dauh Puri Kelod, Desa Sumerta Kaja, Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Penatih masing-masing 1 positif covid-19.
Dari data itupula, untuk orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 24 (4 sehat dan 20 OTG), 196 orang dengan pengawasan (137 sehat dan 59 ODP), 18 pasien dengan pengawasan (1 hasil lab negatif dan 17 menunggu hasil lab), serta 25 positif (9 sembuh dan 16 masih dirawat).
Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (13/4/2020), mengatakan penambahan jumlah kasus positif di Denpasar ini, tak lepas dari posisi Kota Denpasar sebagai pusat atau ibukota provinsi. “Ini tidak bisa dilepaskan dari posisi kita sebagai ibukota provinsi sebagai pusat perdagangan dan pusat perekonomian. Kasus yang muncul tidak hanya warga asli Denpasar, tapi ada dari luar daerah, luar kota bahkan luar negeri terjadi di Denpasar sehingga tercatat sebagai kasus yang terjadi di Denpasar,” kata Dewa Rai.
Pihaknya meminta masyarakat kalau tidak penting supaya bisa tetap tinggal di rumah karena covid-19 ini disebarkan ketika terjadi kontak. Selain itu, masyarakat tetap melakukan upaya pencegahan ketika keluar rumah dengan menggunakan masker, melakukan physical distancing (jaga jarak fisik) dan menghindari kerumunan. “Akan sangat rentan sekali, karena semua berpotensi sebagai carrier,” ujar Dewa Rai. BW-02
Cegah Covid-19, Satgas TMMD Semprot Disinfektan dan Sediakan Wastafel
Isolasi PMI Asal Denpasar, Pemkot Siapkan Ini

Denpasar, baliwakenews.com
Para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang tiba di wilayah Denpasar, akan diisolasi atau dikarantina terlebih dahulu. Untuk isolasi, Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan Gedung KNPI Bali, dan 12 hotel. “Kami melakukan pendataan pada pintu masuk ke Bali dan Denpasar dengan melakukan screening pada pekerja migran yang baru datang,” kata Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (13/4/2020).
Ditambahkan Dewa Rai, yang juga Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar,
para PMI asal Denpasar yang tiba di pintu masuk Bali akan menjalani tes kesehatan dan pencatatan pendataan nama-nama pekerja migran tersebut. “Intinya kami sudah jajaki Gedung KNPI. Sekarang kan milik provinsi dan kami sudah lakukan koordinasi dengan provinsi agar PMI dari Kota Denpasar bisa mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya.
Semua orang yang datang dari negara terjangkit juga melakukan isolasi mandiri di Gedung KNPI. Selain itu, pihaknya juga menjajaki 12 hotel untuk dijadikan tempat isolasi bagi PMI asal Denpasar. “Beberapa hotel ada yang sudah mau dan beberapa juga ada yang masih menunggu keputusan manajemen,” ucapnya.
Untuk protapnya, lanjut Dewa Rai, PMI yang baru datang akan langsung diarahkan ke tempat karantina, serta tidak diperbolehkan pulang ke rumahnya. Sebagian PMI yang datang dan awalnya dinyatakan negatif, tiba-tiba menjadi positif. Karena itu, pihaknya meminta PMI yang baru datang untuk jujur dan melakukan isolasi. “Kalau yang pulang lewat agen mudah kami pantau. Nah yang pulang sendiri lalu dijemput keluarga itu, yang agak sulit sehingga kami minta kejujurannya dan melakukan isolasi mandiri secara ketat di rumah masing-masing,” tandasnya. BW-02
Anggota DPRD Denpasar Serahkan 2.500 Masker
Denpasar, baliwakenews.com
Anggota DPRD Kota Denpasar yang sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Drs. I Kompyang Gede, Minggu (12/4/2020), menyerahkan bantuan berupa 2.500 masker kain kepada Kelian Adat dan Kepala Dinas/Kewilayahan Banjar Samping Buni dan Banjar Tenten, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Selanjutnya masker kain ini akan didistribusikan oleh prajuru adat dan kelian dinas, serta seka teruna ke seluruh warga di dua banjar tersebut.
Kompyang Gede mengatakan, pembagian maskerk ain kepada seluruh warga Banjar Samping Buni dan Tenten, adalah dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) di dua wilayah tersebut. Karena sampai saat ini (Minggu, 12 April 2020, red), menurut situs safecity.denpasarkota.go.id, di Desa Pemecutan Kelod sudah terdapat 8 ODP dan 1 PDP. ‘’Inilah yang mendorong kami untuk memberikan bantuan masker ini,’’ kata Kompyang Gede.
Disamping itu, Kompyang Gede juga menyampaikan kepada prajuru adat, dinas dan saka teruna yang akan mendistribusikan masker tersebut, agar mengingatkan kepada seluruh warga untuk tetap diam di rumah. Kalaupun keluar rumah agar selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, setelah datang dari aktivitas di luar rumah. Serta tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. BW-01






























