Badung, baliwakenews.com
Babak kualifikasi (BK) PON atau yang lebih dikenal dengan Pra-PON sejatinya digulirkan pada tahun 2023 ini. Sejumlah cabang olahraga (cabor) dan patriot olahraga yang diikuti Provinsi Bali berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik sekaligus mengincar kuota untuk bisa tampil pada ajang prestisius PON 2023 di Aceh-Sumut mendatang.
Sayangnya, berapa, siapa, dan bagaimana perkembangan wakil Bali di pentas nasional itu kurang di update dan sepertinya KONI Bali kurang gercep menyebar luaskan informasi itu ke masyarakat. Hal itu diutarakan oleh Ketua Umum KONI Badung, I Made Nariana sekaligus memberikan masukan untuk KONI Bali.
Nariana yang dulunya pernah menjadi Ketua Umum KONI Bali ini menilai, pemberitaan dan sosialisasi terhadap hasil BK PON masih minim. Oleh karenanya Tim Humas dan Tim IT KONI Bali diharapkan segera bergerak untuk menyebarkan informasi hasil-hasil BK PON tersebut.
“Humas KONI Bali dan Tim IT nya harus gencar memberitakan dan menyebarluaskan hasil-hasil kualifikasi cabor. Karena saya di Badung, pastinya atlet, pelatih, maupun cabor yang diikuti Badung yang saya utamakan, tetapi masyarakat kan perlu juga informasi menyeluruh,” ujar Made Nariana, Minggu 30 Juli 2023.
Made Nariana mengatakan semestinya momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh KONI Bali selaku induk seluruh cabang olahraga agar memperoleh dukungan masyarakat. Melalui sosialisasi masif di berbagai media, maka masyarakat luas akan mengetahui perjuangan para patriot olahraga Bali dalam merebut tiket PON.
“Keinginan Bali supaya kepentingan PON Bali didukung masyarakat, salah satu caranya ya menyebarkan melalui media baik itu media sosial, maupun media elektronik maupun online”, tegasnya.
Meski bukan tanggung jawabnya, Nariana bersama jajaran pengurus tetap intens memantau perkembangan atlet Badung untuk merebut tiket PON 2024. BWN-06

































