Gianyar, baliwakenews.com
Ibu hamil merupakan kelompok rentan mengalami kekurangan nutrisi terutama di masa pandemi Covid-19 ini, sehingga diperlukan edukasi tentang cara memenuhi nutrisi selama hamil. Untuk itu Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menyasar ibu hamil yang berada di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.
Tim Pengabdian dengan Ketua dr. Rima Kusuma Ningrum, MMedEd., memaparkan Pandemi Covid-19 memberikan efek yang besar dalam kehidupan masyarakat secara global, termasuk Indonesia. Aspek ekonomi dan kesehatan merupakan aspek yang terdampak besar saat pandemi ini. Pemulihan ekonomi dan kesehatan penting untuk diperhatikan agar masyarakat bisa bertahan melewati masa pandemi.
“Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kesehatan ibu hamil. Program Community Oriented Medical Education (COME) 1000 Hari Awal Kehidupan (HAK) merupakan program mahasiswa untuk mendampingi ibu hamil agar dapat mengurangi prevalensi stunting atau anak kerdil terutama pada masa pandemi, ” papar dr. Rima Kusuma Ningrum didampingi dr. Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini, M.Si dan dr. Anak Agung Sagung Ayu Santhi Sueningrum, MPd.Ked.
Agenda yang mengangkat tema ”Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Selama Pandemi COVID-19 di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, tim dibantu dua orang mahasiswa kedokteran, memberikan edukasi tentang pemenuhan nutrisi selama hamil. Sehingga akan memberikan banyak pengetahuan mengenai bagaimana cara untuk memenuhi nutrisi selama hamil.
Berdasarkan wawancara, ibu hamil sangat memerlukan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan dimasa pandemi dan edukasi tentang cara memenuhi nutrisi yang baik dan seimbang selama kehamilan. Dengan diadakan pendampingan dan edukasi mengenai cara pemilihan nutrisi yang baik sehingga kesehatan mereka tetap terjaga dengan baik dan pertumbuhan anak di dalam kandungan dapat berkembang secara optimal. Mitra juga sangat ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kebutuhan nutrisi yang baik pada masing – masing tahap kehamilan.
“Berdasarkan wawancara tersebut, lebih lanjut kami ingin memberikan edukasi mengenai nutrisi yang baik dalam kehamilan. Selama ini, masyarakat di Desa Melinggih Kelod khususnya mitra sangat mengharapkan adanya pendampingan ataupun pengabdian masyarakat seperti ini sehingga masyarakat lebih teredukasi dalam meningkatkan kesehatan di Desa Melinggih Kelod, ” ungkapnya.
Rima mengatakan, salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang manusia adalah nutrisi/gizi. Kebutuhan akan gizi pada ibu hamil sangatlah penting untuk pertumbuhan serta perkembangan anak selama berada di dalam kandungan.”Setiap makanan memiliki nutrisi yang berbeda-beda dan diperlukan pada saat masa kehamilan tersebut. Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki manfaatnya masing-masing bagi tubuh, ini dikarenakan kandungan nutrisi pada makanan berbeda-beda sehingga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makan yang beragam dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, ” tukas dr. Rima.
Peran orang tua tidak hanya saat anak lahir ke dunia namun dimulai pada saat anak berada di dalam kandungan. Tantangan terbesar bagi para calon orang tua adalah masalah gizi pada ibu hamil karena hal ini sangat berpengaruh pada penurunan prevalensi balita pendek (stunting). Salah satu upaya pencegahannya itu adalah pemberian nutrisi yang baik juga sebagai upaya untuk mewujudkan rencana pemerintah yaitu menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, imbuh dr. Rima, ada beberapa kendala lainnya yaitu banyak ibu hamil yang sudah melahirkan dan banyak ibu hamil yang menjadi mitra sudah memasuki kehamilan trimester ke dua dan ke tiga. Kendala terbesar adalah situasi pandemi ini menyebabkan tim tidak bisa melakukan evaluasi secara langsung. Tim hanya bisa melakukan follow up melalui media sosial seperti WA, telepon dan terus melakukan komunikasi dengan kader desa.
“Tujuan dilaksanakannya PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang nutrisi ibu selama kehamilan dan keterampilan ibu hamil dalam menyiapkan nutrisi selama pandemi Covid-19,” jelasnya.
Target luaran, lanjut dr. Rima, yang ingin dicapai dari program PKM ini yaitu agar masyarakat khususnya ibu hamil yang berada di Desa Melinggih Kelod mendapatkan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengenai nutrisi selama proses kehamilan. Dengan demikian dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan dapat mengurangi prevalensi balita pendek (stunting) untuk terwujudnya Generasi Emas 2045.
Sementara itu, Sekdes Desa Melinggih Kelod, I Nyoman Karya menyambut baik pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Warmadewa ini. Dengan adanya pengabdian ini masyarakat khususnya ibu hamil mendapatkan ilmu sekaligus pengetahuan lebih mengenai nutrisi yang baik selama kehamilan khususnya pada masa pandemi Covid-19 untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh ibu selama hamil.
“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Universitas Warmadewa ini,” ucapnya.
Nyoman Karya berharap apa yang sudah diberikan tentang edukasi nutrisi ini dapat menjadikan masyarakat, khususnya ibu hamil menjadi lebih mengetahui nutrisi yang baik selama kehamilan dan memiliki ketrampilan lebih di dalam menyiapkan nutrisi selama pandemi Covid-19.BWN-03
































