Pertama Kalinya, Esports Dipertandingkan di Ajang D’Youth Festival: Pertandingkan 2 Games

Iklan Home Page

Lumintang, baliwakenews.com

D’Youth Festival 3.0 tahun ini menghadirkan berbagai komunitas anak-anak muda, salah satunya komunitas esports. Acara D’Youth Festival ini dibuka pada 20-21 Oktober 2023 yang berpusat di Lapangan Lumintang, Denpasar.

Ketua Umum Pengkot ESI Denpasar, I Nyoman Adikarya Nugraha, Kamis 19 Oktober 2023 saat dikonfirmasi mengatakan keterlibatan esports di ajang D’Youth Festival ini merupakan yang pertama kalinya. Dan di ajang nanti penyelenggaraannya bersifat fun esports untuk pelajar SMA/SMK dan juga umum.

“Sesuai dengan konsepnya, D’Youth Festival adalah ajangnya anak-anak muda. Begitu juga Esports yang lebih banyak digeluti anak-anak muda,” kata Adikarya Nugraha.

Baca Juga:  Rencana Penambahan Lebih dari 40 Cabor di Porprov Bali 2025, KONI Bali Tegas Ikuti Kesepakatan

Untuk sistem pertandingannya, semua digelar secara offline atau di tempat. Oleh karena itu, Pengkot ESI Denpasar menggunakan lokasi videotron di Lapangan Lumintang sebelah timur sebagai ‘main venue’ mereka.

“Sudah pernah di videotron secara offline, tapi waktu itu di ajang Denpasar Gaming League. Sekarang yang pertama di acara D’Youth Festival,” ungkapnya.

“Selain itu sebagai bentuk sosialisasi juga kepada masyarakat dan mereka bisa melihat secara langsung bagaimana komunitas esports di Kota Denpasar,” sambung Adikarya.

Baca Juga:  Gung Bram Blak-blakan: Soekarno Cup Jadi “Pabrik” Talenta Bali, PDIP Dinilai Konsisten Bina Sepak Bola Usia Muda

Terkait games yang dipertandingkan termasuk target peserta, Adikarya mengatakan games atau divisi yang dipertandingkan hanya 2 yakni Mobile Legend dan Tekken 7.

“Untuk Mobile Legend itu khusus pelajar SMA/SMK non atlet Porprov atau PON dengan melibatkan 64 tim. Sementara Tekken 7 itu khusus untuk komunitas,” tegasnya.

Pemilihan dua games itu juga beralasan. “Kalau untuk Mobile Legend tujuannya regenerasi. Sedangkan Tekken 7 sebagai evaluasi atau tahap ujicoba untuk persiapan Denpasar Gaming League tahun depan,” bebernya.

Baca Juga:  Karya Ngenteg Linggih di Pura Begawan Penyarikan Banjar Kerobokan, Munggu

Dengan konsep ini ESI Denpasar ingin membuat Kota Denpasar menjadi komunitas esports terdepan di Bali sekaligus mengusung konsep ‘Esport untuk Semua’.

“Kami rasa peserta nanti antusias karena event seperti ini yang mereka tunggu. Sekaligus ajang ini kami gunakan sebagai pemantauan atlet pemula,” tandasnya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR