Penutupan PKB XLIV Kunjungan Tembus 1,5 Juta Orang

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke- 44 resmi ditutup Gubernur Bali, Wayan Koster, Minggu 2022 Malam. Dalam sambutannya Gubernur Koster mengatakan berdasar hitung manual oleh Panitia pada pintu-pintu masuk, jumlah pengunjung selama PKB berlangsung tahun ini mencapai lebih dari 1,5 juta orang.

Lebih lanjut dipaparkan, kunjung tersebut dengan rata-rata lebih dari 50.000 pengunjung per hari. “Meskipun jumlah pengunjung PKB sangat besar, astungkara, ternyata tetap tertib dan patuh pada protokol kesehatan, terutama tetap disiplin mengenakan masker. Titiang pun hadir angsungkara bersama keluarga menonton Parade Gong Kebyar sebanyak enam kali, Duta Kabupaten Gianyar, Jembrana, Badung, Buleleng, Karangasem, dan Bangli, serta menonton pergelaran Gong Kebyar Legendaris dan Arja sebanyak dua kali. Titiang sebenarnya sangat berkeinginan untuk menyaksikan langsung Parade Gong Kebyar Duta seluruh Kota dan Kabupaten, namun pada saat bersamaan ada tugas penting yang berkaitan dengan persiapan   pelaksanaan pertemuan Presidensi G20, sehingga ada tiga Duta Kota/Kabupaten yang Titiang tidak sempat hadir langsung,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Pameran IKM/UMKM menampilkan beragam produk lokal hasil seni kerajinan Krama Bali yang berkualitas dengan harga pantas serta berdaya saing. Ditata dengan tampilan yang apik, elegan, dan indah, sehingga pengunjung menjadi nyaman dan terpikat untuk belanja. “Titiang mendapat laporan, omset penjualan/transaksi Pameran IKM/UMKM mencapai Rp 10 miliar lebih,” ungkapnya.

Baca Juga:  Keyakinan Konsumen Bali Turun pada September 2026, BI Ungkap Sinyal Pelemahan Kondisi Ekonomi

Mantan DPR RI Tiga Periode ini, mengatakan bahwa PKB tahun ini juga menghadirkan cukup banyak pedagang kuliner khas Bali, yang ternyata hasil penjualannya dilaporkan mencapai Rp 3 miliar lebih, serta Pameran Anggrek penjualannya mencapai Rp 586 juta lebih. “Bagi Titiang, hasil penjualan IKM/UMKM dan pedagang kuliner sungguh mengagetkan, membanggakan, dan membahagiakan kita semua,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menyampaikan pesan dan harapan sebagai evaluasi dalam penyelenggaraan PKB ke-45 Tahun 2023 ke depan. Ia mengingatkan, bahwa PKB merupakan wahana pelestarian seni tradisi. Boleh berkreasi, berinovasi, dan berimprovisasi, namun harus tetap menjaga pakem seni tradisi. Pada acara Pawai, agar dirancang sesuai tema, keterpaduan dalam rangkaian peserta pawai yang mengedepankan kreasi, inovasi, dan kualitas, jumlah Peserta yang selektif, serta durasi waktu Pawai maksimum 2 jam.

Lebih lanjut Gubernur Koster mengatakan bahwa tema “Danu Kerthi: Huluning Amreta, Memuliakan Air Sumber Kehidupan” telah diaktualisasikan dengan cukup konsisten dalam karya seni oleh para peserta pawai dan saat pergelaran seni selama PKB berlangsung. Namun, ia memberikan catatan bahwa masih ada sebagian kecil pergelaran seni yang belum sepenuhnya mengaktualisasikan makna tema PKB ke-44.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Tinjau Posko Penyekatan Mudik

Meskipun demikian, Gubernur Koster merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada penampilan Sekaa-sekaa Sebunan yang merupakan basis seniman di desa adat terbukti mampu tampil sangat kreatif, inovatif, menarik, memukau, sekaligus menginspirasi. Inilah yang senyata-nyatanya menjadi fondasi utama kekuatan seni budaya Bali yang kaya, unik, dan unggul.

Selain itu, ia juga mengingatkan pergelaran sepatutnya tetap memperhatikan dan menjaga kesantunan, etika, serta estetika. Khususnya tentang humor untuk menghibur penonton, memang sangat diperlukan, tetapi hendaknya ditimbang agar tidak porno dan tidak jorok. Tampilan, gerak, dan humor seniman hendaknya bersifat mendidik, mencerdaskan, dan elegan.

Gubernur Koster berharap agar para seniman untuk terus meningkatkan kualitas tema, materi kegiatan, materi sajian, dan tata kelola penyelenggaraan PKB berorientasi pada pelestarian dan pengembangan seni tradisi. Karya seni konsisten mengekspresikan tema, semakin berkualitas, maju, dan membanggakan. Tata kelola penyelenggaraan besinergi dengan para pihak secara bergotong-royong. Mampu melahirkan maestro dan seniman yang semakin banyak, berkualitas, dan mendunia. Kehadiran penonton/pengunjung yang tertib, disiplin, dan terhormat. Secara bersama-sama berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membawa sampah dan tidak menggunakan produk berbahan plastik sekali pakai.

Oleh karena itu, Gubernur Koster berkeyakinan seni-budaya Bali tidak akan pernah redup, tidak akan pernah mati, dan tidak akan pernah punah. Namun, sebaliknya semakin bersemai, hidup, tumbuh, dan berkembang dengan subur, nyebun di tengah-tengah masyarakat sepanjang zaman menghadapi arus-deras dinamika global. “Inilah sejati-jatinya kekuatan inheren alam, manusia, dan kebudayaan Bali, sehingga Bali menjadi pulau yang dikagumi, dicintai, dibanggakan, dan dihormati oleh masyarakat Bali, masyarakat Indonesia, dan masyarakat dunia, sejak dahulu sampai kini hingga sepanjang zaman,” tandasnya.

Baca Juga:  PT. Pegadaian Kanwil VII Denpasar Gelar Panggung Emas Ramadan 2024

Dengan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, Gubernur Koster berkomitmen sungguh-sungguh menjadikan Kebudayaan sebagai hulu pembangunan Bali, guna mewujudkan  Gumi dan Krama Bali benar-benar Berkepribadian dalam Kebudayaan sesuai Prinsip Trisakti Bung Karno.

“Dengan itikad dan tekad kuat titiang memastikan diri senantiasa berada di garda terdepan dalam kerja penguatan dan pemajuan adat istiadat, tradisi, seni-budaya dan kearifan lokal Bali sebagai fondasi kekayaan, keunikan, dan keunggulan kebudayaan Bali. ltikad dan tekad kuat ini, telah dengan tuntas Titiang tuangkan ke dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur Bali, serta telah diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan melalui berbagai kebijakan serta program,” pungkasnya.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR